The Silver Of D

The Silver Of D
Chapter 8 - Area 2 ~ Pembantaian


__ADS_3

"hei apa kau tidak takut dengan keadaan sekarang, aku masih muda dan masih ingin hidup.." pengangkut yang memakai jaket dengan hoodie di kepalanya mencoba berbincang dengan pengangkut yang menggunakan masker dan terlihat seperti ketakutan terdengar dari nada bicaranya.


"siapa yang tidak takut dengan kondisi yang seperti ini, 3 King Monster sekaligus dan masih tersisa 27 pengawal King Monster tapi diantaranya masih ada pengawal elit" ujar pengangkut yang menggunakan masker hitam


"hah betapa lemahnya diriku ini.." gumam willy


Semantara itu willy yang masih di obati hanya bisa menonton dari kejauhan sedangkan teman-teman partynya yang hanya 16 orang melawan 27 pengawal king monster.


"trang , sling, trang" suara pertempuran epic sedang berlangsung


baku hantam antara petualang dan para pengawal 3 king monster tidak terelakan, betapa dahsyatnya. bahkan bagi para petualang tersebut hal itu merupakan pertama kalinya bagi mereka namun saat mereka melihat Gita dan Ketua Party... mereka hanya bisa tercengang.


"Gita tolong bantu anggota yang disebelah kanan, aku akan membantu yang disebelah kiri.." ketua party memberikan komando


"okay.." gita menjawab dengan nada datar sambil berlari menuju anggota yang ada di sebelah kanan


"Tank coba tahan lebih lama, archer coba tembakan panah sihirnya juga,." Komando ketua party yang menambah semangat anggota


"baik..." tank dan archer menjawab


"cepat beri kami buff healer " ujar raka kepada healer


Gita yang hanya ada di level 68 tapi lebih dari kekuatan tempur ketua party dan satu anggota party lain yang di level 70.

__ADS_1


dengan bantuan Gita dan ketua party mereka bisa sedikit menyingkirkan para monster dengan mudahnya..


saat Gita hendak menyerang salah satu pengawal king monster lagi, serangan nya dengan mudah di hentikan.


Gita mencoba menyerang lagi dan dengan mudah dihentikan lagi. mungkin ini adalah lawan yang cukup sulit bagi gita.


terlihat ternyata yang melawan Gita adalah pengawal king monster Kop dengan armor lengkap dan dengan kedua kapak nya yang terlihat gagah dan kuat.


satu lawan satu pun terjadi antara Gita dan pengawal tersebut.


tapi sesaat Pengawal Elit King Monster Kop menyerang Gita, datang salah satu tank yang berlari dan menahan serangan nya dan Gita jadi ada di belakang tank tersebut.


"Gita aku akan menahan beberapa serangan nya, setelah ada celah coba serang .." tank memberi bantuan kepada gita


"tak apa walaupun aku mengganggu pertempuranmu, yang aku inginkan adalah kami semua selamat, dan aku sadar bahwa kau adalah salah satu yang bisa menyelamatkan kami..." ujar tank tersebut tanpa rasa dendam


"lakukan sesukamu.." ujar gita.


Pengawal King Monster Kop yang beramor lengkap dengan kedua kapak nya terus melancarkan serangan kepada tank,


sedikit demi sedikit perisai tanker mulai terkikis oleh serangan kapak nya, dan stamina tanker mulai terkuras drastis pula akibat menahan serangan monster tersebut.


"aku harus cepat-cepat mendapatkan celah agar Gita dapat melancarkan serangan nya.." ujar tanker

__ADS_1


"skill Graaab Pussh" teriakan tanker menggunakan skill nya yang mendorong lawan sesaat senjata lawan bersentuhan dengan perisai.


dan terdoronglah kapak dan tangan monster tersebut sehingga membuka celah bagi Gita untuk menyerang.


Gita dengan sigap melancarkan skill Triber Slash nya sambil meloncat melewati tanker dan menghentakan kakinya keperisai sang tanker sehingga menambah daya dorong lompatan lurus kearas pengawal elit king monster Kop.


kedua pedang Gita berputar mengikuti gerakan tubuh nya sehingga menambahkan daya kerusakan kepada lawan.


dan akhirnya Git membelakangi pengawal elit monster yang terlihat dari belakang monster ada lubang di perutnya sehingga tanker bisa melihat Gita.


Gita yang masih berdiri tegak sambil menghentakan pedang nya akibat darah yang menempel di pedangnya agar mengkilap kembali.


Kedua pedang yang berkilau setelah dibersihkan lalu diangkat dan diarahkan untuk menunjuk kepada 3 King Monster yang masih berada di singgah sana nya.


dan itu adalah tanda Gita sedang memprovokasi lawan nya, dan dia memprovokasi seorang Raja.


dengan ekspresi marah setelah matinya pengawal elit, 3 King Monster lebih meraung dengan keras... "kyaaaAAakk".


jeritan tersebut membuat telinga para petualang merasa sedikit sakit walaupun hanya sesaat.


berdirilah 3 king monster tersebut dan terlihat hanya menyisakan beberapa ekor pengawal elit yang tersisa akibat perbuatan dari serangan Gita dan kedua petualang yang Levelnya 70.


Aura mengintimidasi dan mengerikan keluar dari ketiga king monster tersebut dan menyerang pikiran para petualang.

__ADS_1


__ADS_2