The Silver Of D

The Silver Of D
Chapter 21 - Teman Baru


__ADS_3

Setelah mengetahui kabar bahwa anggota party sudah lengkap berjumlah 10, Fahr mengundang mereka untuk berkumpul di sebuah cafe xxx disekitaran alun-alun kota jam 15.00.


Junar dan ketujuh orang lainnya sudah berkumpul di cafe xxx sebelum jam 15.00.


tepat jam 15.00 Fahr dan Bima datang bersama dan langsung duduk di cafe tersebut.


tempat berkumpul mereka telah disiapkan Junar pas untuk 10 orang berkumpul dan meja yang tidak terlalu banyak pengunjungnya.


mereka mulai berkumpul bersama dan mulai melakukan rapat yang dipimpin oleh Fahr, karena dia yang mengundang mereka semua.


Fahr merasa sedikit canggung untuk memulai pembicaraan, karena tidak terbiasa dengan hal-hal seperti ini dan untung saja ada Junar yang bisa mencairkan suasana.


"Hmm, baiklah mungkin ini pertama kalinya kalian bertemu. Jadi lebih baik kita mulai perkenalan dulu agar lebih akrab dimasa mendatang" Ujar Junar dengan senyum lebar di wajahnya.


perkenalan mulai berlangsung, mulai dari Junar.


---


Nama : Junar Rob(L), Umur:17, Job : Pedang Panjang, Lvl : 23


---


Nama : Ratu Rob(P),Umur:16,Job : Penyihir Angin, Level : 13


---


Nama : Bima (L),Umur:18,Job : Tanker, Level : 16


---


Nama : Rafi(L),Umur:18,Job : Tanker, Level : 15


---


Nama : Tora(L),umur:17,Job : Penyihir Air, Level : 16


---


Nama : Hopi(L),umur:17,Job : Pedang Pendek, Level : 18


---

__ADS_1


Nama : Reni (P),umur:18,Job : Pedang Pendek, Level : 18


---


Nama : Rika (P),umur:16,Job : Healer & Buff, Level : 13


---


Nama : Raffa(L),umur:17,Job : Warior, Level : 15


---


"Perkenalkan Nama saya Fahr , Fahr Andi, umur:18, Job : Archer Level : 29" Perkenalan singkat yang Fahr sebutkan


Melihat dari level para petualang yang Junar kenalkan tidak membuat Fahr kecewa, tapi sebaliknya membuat Fahr bersemangat untuk memacu ambisinya yang lebih besar lagi.


"Maaf Jika level sangat rendah" ujar Ratu Rob yang merupakan adik perempuan Junar, dia meminta maaf sambil tertunduk malu.


"Maaf kami juga level rendah" hampir semua rekrutan baru meminta maaf tertunduk malu.


dengan semangat yang menurun tersebut membuat Fahr tidak enak hati, dan bingung harus menjawab apa.


tapi Fahr berfikir untuk menyemangati mereka, karena salah satu tujuan Fahr bersemangat dengan level mereka yang masih rendah adalah untuk membuktikan kepada dunia level hanyalah sebatas angka.


mendengarkan pidato Fahr tersebut membuat teman-teman barunya mulai bersemangat dan mulai menunjukan rasa hormatnya kepada Fahr.


sorot mata dari ke 9 orang tersebut hanya tertuju kepada Fahr yang seakan-akan mengisyaratkan, setidaknya kali ini kami akan mengikuti kamu Fahr.


untuk menambah rasa percaya diri ke 9 orang tersebut, Fahr mentraktir mereka makan dan minum di cafe tersebut.


keuangan Fahr kali ini cukup mapan, karena keuangannya itu pula dia berani membentuk sebuat party.


karena saat akan memasuki kabut, ada uang kompensasi , pajak dan biaya-biaya lain yang harus di setor kan kepada serikat.


layaknya seorang pembeli yang sedang membeli barang kepada penjual. prosedur ini legal dan sudah berlaku di seluruh dunia, namun tidak ada satupun serikat, guild maupun pejabat-pejabat yang memonopoli urusan kabut itu.


prinsip seluruh dunia terkait kabut adalah suka duka yang diakibatkan adanya kabut adalah milik semua orang.


Harga untuk memasuki kabut terbilang murah dan penjualan bersistem siapa cepat dia dapat atau ada pula yang bisa menjual hak kepemilikan memasuki kabut.


____

__ADS_1


Melihat kawan-kawan barunya ini membuat Fahr mengenang dirinya dulu, seorang petualang rendah yang selalu mendapatkan hinaan dan tidak bisa membalas.


setelah beberapa menit mereka makan, minum dan berbincang-bincang agar lebih akrab lagi. Fahr segera memberitahu mereka bahwa besok ada jadwal untuk raid di kabut level F.


mendengar kabar tersebut membuat semua anggota terjekut dan bahkan ada yang menjatuhkan kaleng minuman bersodanya.


"kalian kenapa ?" tanya Fahr dengan bingung


"Tunggu, Tunggu Fahr, kamu serius besok kita langsung melakukan raid ?" tanya Junar dengan serius


"iya saya serius, dan itu tidak bisa dibatalkan, kalau tidak saya dapat pinalty dari serikat" Fahr menjawab Junar sambil menunjukan Smartphone yang dimana tertulik Hak kabut level F atas nama Fahr Andi, maksimal harus memasuki Raid besok.


Semua orang yang ada dimeja tersebut mulai panik tidak karuan, dan mulai ada yang takut. dan itu menbuat Fahr bingung.


"Fahr setidaknya kita harus membicarakan strategi dan latihan kordinasi" ujar Bima agar mempertimbangkan keputusan yang diambil Fahr.


"iya oleh sebab itu saya mengundang kalian ke cafe ini, salah satunya untuk membicarakan stategi penempatan posisi dan untuk latihan kordinasinya kita bisa langsung mencoba di dalam kabut" dengan datar Fahr menjelaskan maskudnya yang lain.


Kepanikan kawan-kawan barunya tidak mereda, tapi saat itu pula Junar mulai mengambil sikap dan memecahkan suasana lagi.


"Tenanglah kalian, saya sudah pernah melihat kemampuan Fahr dengan mata kepala saya sendiri, dan dia bahkan lebih hebat dari pada petualang yang levelnya 20 kali diatas dia, oleh sebab itu saya percaya dengan Fahr, saya akan ikut" ujar Junar memecahkan suasana.


pernyataan Junar tersebut telah membuat suasana kembali tenang dan mulai serius. lalu mulai rapat untuk strategi penempatan posisinya.


sebenarnya yang mereka khwatirkan adalah karena pengalaman mereka ikut tim raid bukan sebagai tim raid tapi hanya sebatas tim pengangkut saja.


sehingga kemampuan tempur mereka sangat rendah. tapi dengan kepercayaan diri yang telah di berikan oleh Fahr dan Junar membuat mereka semangat kembali.


setelah beberapa jam mereka membahas penempatan posisi, dan hari sudah mulai gelap akhirnya mereka beres dan pulang ke rumah masing-masing agar segera mempersiapkan untuk raid besok hari.


Fahr yang tidak terlalu terganggu akan kepanikan kawan-kawan barunya, terus berlatih mengontrol energi sihirnya bahkan saat di rumah sebelum tidur.


raid besok Fahr yakin bahwa dengan dirinya sendiri mampu melindungi kawan-kawan barunya itu di kabut level F.


_______________________________________


Junar(pj,23) Reni(pp,18) Bima(tk,16) Ratu(ph,13) Rika(hl,13) Hopi(pp,18)


Raffa(wr,15) Rafi(tk,15) Tora(ph,16)


 

__ADS_1


 


__ADS_2