The Silver Of D

The Silver Of D
Chapter 23 - Keluarga


__ADS_3

Anggota party Fahr masih berkumpul di dekat kabut level F yang beres di taklukan.


"aku tidak menyangka kita mendapat hasil banyak di raid pertama kita dan tanpa ada seorang pun korban" ujar ratu dengan ekspresi cerianya yang dikeluarkan dari seorang gadis


"iya aku juga, dengan begini aku akan cepat menabung dan dapat membeli sepeda motor hehe"ujar Rika yang mengeluarkan senyum manis sama seperti Ratu


"lebih baik beli armor dulu, akan sangat tidak menghargai Fahr nanti kalau kita tidak memiliki armor yang lengkap.."Reni pun ikut berbicara


pembicaaran yang dilakukan oleh ketiga wanita tersebut membuat teman-teman pria yang lainnya tidak ingin mendengar dan berusaha menghindar, karena biasanya jika gadis sudah berkumpul ujung-ujungnya gosip . (Huhahahaha)


"hei Jun, kita sebaiknya segera mendapatkan armor jika sudah terkumpul uang. kita tidak ingin selalu merepotkan Fahr bukan ..?" Rafi berbicara kepada anggota laki-laki.


"iya kamu benar fi, kita tidak mungkin selamanya merepotkan Fahr di masa depan nanti," raffa menyahut omongon Rafi yang merupakan kakak kandungnya.


"kalian benar , oleh karenanya kita harus banyak latihan strategi formasi, kordinasi dan komunikasi,.. yosh sudah di putuskan setelah ini kita harus cepat-cepat memiliki jadwal untuk latihan" ujar Junar yang bersemangat


sementara itu di pinggiran meja Bima yang masih canggung dengan teman barunya belum berani mengobrol dengan lincah seperti mereka.


anggota party pria dan wanita yang sedang asik mengobrol, Fahr yanh setelah beres menghitung jumlah batu dan barang-barang lain segera menghampiri anggotanya.


"Ehhm., semuanya , bisa kita berkumpul dulu, ada yang ingin saya ucapkan.."Fahr yang seperti biasa berbicara datar.


ke 9 anggota party segera berkumpul dan memandangi wajah Fahr, yang membuat Fahr sedikit agak canggung juga tapi tidak dirasakan oleh ke 9 orang tersebut.


lalu fahr mulai berbicara .


" hasil yang kita dapatkan cukup memuaskan, tapi ini masih kurang banyak menurut saya. jadi saya sudah memesan kabut lain untuk kita masuki di 2 hari selanjutnya.." terpancar senyum misterius dan jahat dibalik maskernya Fahr


anggota yang belum reda karena keterkejutan akan hasil yang menurut mereka sudah banyak, tapi kali ini di kejutkan lagi karena 2 hari berikutnya akan segera melakukan raid kembali.


"Hah..."


"ehh.."


suara teriakan keterkejutan ke 9 anggota party mulai keluar..


"seperti biasa ini tidak bisa dibatalkan, " ujar Fahr


"ya baìk ketua saya mengerti,," ujar Junar dengan pasrah dan menundukan kepalanya.


anggota yang lain menggangguk tanda tidak mampu membantah , dan hanya bisa pasrah.


hari pun sudah mulai gelap, Fahr, Bima dan Junar bertugas untuk menjual hasil item kepada serikat.


setelah hasil sudah di terima, Fahr segera mengirimkan bagian untuk masing-masing anggota partynya.


Junar segera memberitahu di group whats opp bahwa hasil sudah dikirim lewat rekening.


Bima pun tampak senang, dan akhirnya mereka bertiga segera berpamitan untuk segera pulang. sebelum pulang Bima dan Fahr dimasing-masing jalan pulang nya menyempatkan ke toko kue dan toko makanan, untuk membeli makanan yang akan dibawa sebagai oleh-oleh kepada adiknya masing-masing.


setelah sampai di rumah Fahr seperti biasa tampak bahagia melihat kedua adiknya yang tersenyum.


begitupun di kediaman rumah Bima yang baru kali ini dapat membawa oleh-oleh untuk adiknya.

__ADS_1


"kakak pulang ?" ujar bima kepada adik nya di sebuah rumah yang kecil yang hanya ditinggali oleh 2 bersaudara tersebut.


"kakak sudah pulang, apa sudah makan ?" ujar Ina, adik Bima


"iya kakak sudah pulang, tadi beres raid.. oh iya dan ini ada sedikit oleh-oleh ?" Bima mengeluarkan bungkusan makanan yang tampak banyak dimata Ina


"kakak, uang darimana ?" Ina yang menghawatirkan keuangan kakanya, seperti adiknya Fahr


"kakak kali ini mendapat teman baru yang baik-baik dan membentuk party dan hasilnya lumayan besar. jadi sekarang kamu jangan khawatir .. ayo kita makan sebelum basi . hehe" ujar bima dengan senyum bahagianya


Suasana malam ini di kediaman Bima tampak berubah drastis dengan hanya sedikit perubahan di keuangan mereka.


-------


dua hari kemudian jadwal raid di kabut level F .


Party Fahr sudah ada didalam kabut, kali ini kordinasi yang di komandani oleh Junar agak lebih baik daripada kemarin.


untuk Fahr sendiri tidak perlu baginya di komandani karena dia peka akan lingkungan sekitarnya berkat persepsi energi sihir yang dia keluarkan, sehingga dapat menganalisa sekitarnya dengan baik, dan pergerakannya dapat menyesuaikan dengan arahan Junar kepada 8 orang anggota lainnya.


hari demi hari, hingga tidak terasa 1 bulan party Fahr sudah melakukan banyak raid di kabut level F.


cukup beruntung bagi Fahr untuk dapat membeli hak kabut level F secara cepat, walaupun terkadang ada kabut-kabut yang harus didatangi di luar kota. tapi hal tersebut bukan masalah bagi Fahr.


Fahr hanya fokus melatih anggota party nya dan tentu saja untuk lebih menambah kas keuangan partynya.


Party Fahr sebenarnya belum memiliki tempat tetap untuk bisa berkumpul secara bersama, meskipun tidak ada jadwal raid.


bisa dibilang itu adalah sebuah camp ataupun kantor untuk mereka tempati secara bebas.


selama 1 bulan banyak melakukan raid, dimana 1 minggu bisa 3 kali, tentu saja itu membuat semua anggota lelah kecuali Fahr.


dan hampir 80% kemenangan mereka bisa diraih berkat kemampuan yang dikeluarkan oleh Fahr.


"Hah ketua kita benar-benar niat untuk membunuh kita," ujar Rafi yang kelelahan


"haha, yah walaupun ketua seperti itu, tapi kita bisa melihat hasilnya walaupun masih sedikit, kordinasi kita semakin membaik, dan kemampuan kita pun meningkat.." ujar raffa


"yah kamu memang benar raf, coba saja kalau kita dari awal jadi petualang sudah bertemu dengan ketua, mungkin kita sudah berada di rank C atau B" ujar Rafi


"belum tentu juga fi, yang saya tau ketua itu pernah di juluki silemah yang 1,5 tahun tidak pernah naik rank, sementara kita beruntung masih dibawah 1 tahun bisa naik level dengan cepat". ujar junar yang mengetahui sedikit latar belakang kehidupan Fahr dahulu


"wah yang benar Jun ?.." rafa dan rafi bertanya dengan terkejut kepada junar yang tidak mempercayai akan hal tersebut karena dengan kekuatanya dan kemampuan nya sekarang itu tidak tergambar dari informasi yang telah diberitakan


"iya itu benar, coba saja kalian pikir, mengapa ketua ingin kita tutup mulut akan kemampuan yang luar biasanya itu, yang dimana dia mampu mengalahkan bos-bos kabut level F dibawah 10 menit seorang diri.?" junar menjelasakan dengan rasional


"secara logika masuk akal juga, .." Jawab Rafi


"tapi darimana yah kekuatan yang didapat oleh ketua sehingga bisa merubahnya 180° " ujar Bima yang tiba-tiba ikut bicara yang sedaritadi diam hanya mendengar


"hah iya , aku juga baru terfikirkan tentang itu bim" ujar raffa.


"siapa yang tahu, mungkin ketua mendapat berkah lebih dari tuhan?" ujar Junar yang masih berfikir dari pernyataan Bima dengan penasaran juga tentang kekuatan Fahr... namun tidak di ungkapkan.

__ADS_1


setelah mereka berbincang-bincang di sebuah taman karena janjian bareng dan karena hari ini cukup spesial karena Fahr mengundang seluruh anggota party nya untuk merayakan kantor baru untuk partynya. (yah walaupun itu hanyalah sebuah rumah sewaan, tapi difungsikan sebagai kantor oleh Fahr)


seluruh anggota party Fahr telah hadir dan juga ada kedua adiknya Fahr. tidak lupa juga Bima mengajak adiknya untuk bisa lebih dekat dengan adik-adiknya Fahr. (ini bukan kisah loli dan jangan di bayangkan juga)


dan setelah mereka berkumpul Rika dan Tora anggota yang pertama kali sampai di lokasi dan lalu mereka bergegas memberikan kepada semua anggota party nya alat-alat kebersihan dengan ekspresi pasrah. (Adik dari mereka tidak diberi alat kebersihan)


"ehhh" semua anggota kembali berteriak Fahr dengan tanpa masker hitamnya terlihat tersenyum jahat dan misterius.


"yah hari ini mari kalian bersih - bersih untuk kantor baru kita" ujar Fahr.


Semua anggota party pun pasrah dan segera ikut bersih-bersih.. sementara Fahr dan ketiga adiknya (yang satunya adiknya Bima). duduk dan teras dan berbincang-bincang tanpa ikut membantu.


anggota party selama membersihkan, walaupun pasrah dan membuat ekspresi jengkel tapi di dalam hatinya mereka merasa bahagia dan bersemangat.


hanya butuh waktu kurang dari 2 jam untuk mereka membersihkan total semua rumahnya... lelahpun masih dirasakan mereka. ada yang langsung berbaring di lantai, ada pula yang di kursi dan sofa.


hanya selang beberapa menit dari mereka selesai bersih-bersih, Fahr dan ketiga adiknya dibantu oleh ojek online membawa banyak makanan yang dibungkus dan menaruhnya di tengah ruangan.


Ketiga adiknya yang sudah cukup akrab, membantu menyiapkan piring untuk wadah makanan yang masih ada di dalam bungkus.


mereka pun akhirnya berpesta atau lebih tepatnya syukuran untuk rumah barunya dan keluarga barunya.


perasaan tenang, riang dan gembira dan ada pula yang meneteskan air mata saat mereka berkumpul seperti itu, dan itu semua karena satu orang mereka bisa seperti itu, yah itu semua karena Fahr...


Fahr yang sebenarnya tidak ada unsur perencanaan namun karena keberuntungan dan ketidak sengajaan dapat merubah suasana seperti itu. bisa dibilang ini adalah salah satu takdir kecil Fahr yang akan menuju takdir yang lebih besar lagi.


________________________________________


Fahr (Arc,35)


Junar(pj,29) Reni(pp,25) Bima(tk,23) Ratu(ph,21) Rika(hl,21) Hopi(pp,25)


Raffa(wr,22) Rafi(tk,22) Tora(ph,23)




Note :


•Arc : Archer


•WR : Warior


•PJ : Pedang Panjang


•PP : Pedang Pendek


•PH : Penyihir


•TK : Tanker


•HL : Healer

__ADS_1


__ADS_2