Tidak Ada

Tidak Ada
Chaoter 28 : Pembantaian.


__ADS_3

Matahari semakin larut tapi tidak ditengah hutan,pasukan yang terdiri dari serigala,dan elang berbaris rapi,bersiap untuk diberi perintah.


"Tuan kami telah menyebar peringatan kepada seluruh kota."kata elang yang baru datang.


"Baiklah,hari ini kita akan melakukan penyerangan,bagi yang tidak yakin silahkan mundur sekarang."perintah Taki,semuanya diam tak ada yang menjawab.


"Bagus,aku sangat bangga pada kalian terima kasih karna slalu setia padaku."kata Taki.


[Selamat anda mendapatkan skill dari Kaisar kematian.


Kaisar kematian: Hahaha aku suka gaya mu nak basmilah dan bunuhlah orang yang berkhianat,aku akan mengirimkan sedikit bantuan ku kepadamu.


[Selamat anda mendapatkan skill Berkah Kematian.


[Berkah kematian


Kabut yang dapat diberikan kepada sebuah pasukan dapat meningkatkan all status sebanyak 70% dan keganasan sebanyak 30%]


"Oke....Kaisar kematian telah mendukung kita untuk menghancurkan para pengkhianat itu,kalian tutuplah mata akan kuberi sebuah hadiah yang hebat."Semua pasukan pun menutup mata mereka.


"Berkah kematian"ucap Taki.


Seketika itu Kabut hitam menyelimuti para pasukan membuat mereka meronta ronta kesakitan,tapi itu hanya 5 menit saat kabut itu hilang sesuatu yang menakjubkan terjadi para seeigala telah ber evolusi hingga sebesar kuda walau level merak tak bertambah sedangkan para elang telah berevolusi menjadi sebesar kambing.


"Terima kasih tuan."kata mereka serempak.


"Baiklah mari kita serang."ucap Taki lalu mengandeng Saki lalu melesat ke arah kota.


---


"Hmmm.....mereka begitu keras kepala ya!"gumam Taki saat melihat banyaknya penjagaan dirumah bangsawan itu.


"Ang segera lemparkan racunnya."perintah Taki,Ang mengangguk lalu pergi bersama pasukannya dan melemparkan racun racun dari atas,pasukan penjagaan yang ada dirumah itu kaget dan tentu saja panik.

__ADS_1


Sekitar 10 menit kemudian racun racun dirumah itu telah habis menyisakan sepertiga pasukan penjagaan.


"Baiklah semuanya SERANG!!!"seru Taki lalu melesat kedepan. Para penjaga yang baru terkena racun tentu saja terkejut karna serangan itu,mereka tak menyangka serangan itu terjadi sangat cepat.


Taki dan Saki yang menggunakan Jubah warna hitam dan putih serta topeng Musang dan kucing mulai menyerang.


"Shadow slash."


"The poison rick."


"Lets dead."


"Pen Shadow."


Taki mulai membunub satu persatu orang yang ada layaknya dewa kematian.


"mereka hanya berdua,kepung mereka."kata Salah satu penjaga Para penjaga pun mulai mengepung Taki dan Saki. Taki hanya tersenyum tipis sedangkan Saki masih sama sekali belum menyerang.


"Aura kematian."sebuah Aura keluar dari tubuh Taki membuat orang yang disekitar tersebut ciut nyalinya.


"Light shoot."


"No life."


"Sky rick."


Pipo juga sesekali menyerang dengan bambu tajam yang ia bawa membuat pasukan satu persaru terkoyak lalu mati.


Dalam sekejap mata pasukan yang mengepung mereka mati tak tersisa.


Disisi selatan Fast dan Mika serta Ang dan Nef mulai beeubah bentuk Dan menyerang para penjaga dengan ganas.


Malam itu kediaman keluarga Fan telah terjadi pertumpahan darah,Taki semakin gencar menyerang para penjaga tanpa menyisakan sedikitpun.

__ADS_1


"Hah...hah...hah....akhirnya selesai juga."ucap Saki. Taki mengangguk lalu pergi mencari ruang harta tak lama ia menemukan dan mendobrak masuk,didalam sana terdapat 3 gunung emas serta satu gunung item item. Taki lalu menyimpan 2 gunung emas diinventorynya,lalu memanggil para pasukan.


"Ada apa tuan?"tanya pasukan itu."


"Kalian pilihlah Item yang berguna bagi kalian disana."ucap Taki sambil menunjuk gunung item itu.


"Lebih baik tuan dulu yang mengambil."Kata Pipo diangguki seluruh pasukan. Taki pun menghela nafas lalu berjalan menuju gunung item tersebut.


Awalnya ia tak tertarik pada item tersebut tapi ia segera berubah pikiran saat melihat 2 Kitab yang berwarna Hitam Dan Putih serta sebuah Batu berbentuk Love berwarna merah.


Taki hanya mengambil itu dan memberikan sisanya untuk pasukannya,para pasukannya bingung dan meninta Taki untuk mengambil lebih banyak lagi,Taki tak mau lalu berkata agar mereka memilih agar suatu saat jika ada perang lagi setidaknya mereka siap.


"Hei Saki kau tak mau memilih?"Tanya Taki melihat Saki terdiam.


"Gak,tak ada yang membuatku tertarik disana."kata Saki.


[Kitab Alchemy kuno.


Kitab yang merangkum segala jenis potion,dibuat seribu tahun yang lalu oleh dewa obat kitab ini menjadikan yang mempelajarinya sebagai Raja obat.]


Taki melihat kitab purih itu,lalu memberikannya kepada Saki. Saki terkejut melihat kitab itu lalu memeluk Taki sambil mengucapkan terima kasih.


[Kitab Dark alchemy kuno.


Kitab yang merangku. segala jenis racun dan poison,serta penawarnya. Kiatb ini dibuat oleh Dewa racun untuk menjadikan pewaeianya ahli racun yang hebat.]


Taki tercengang melihat itu dan langsung menyimpan kitab itu.


'apakah keluarga Fan tak pernah memeriksa item yang ada sampai membuat kitab hebat ini masih belum dipakai'pikir Taki.


Setelah semua memilih item,para paaukan segera berterima kasih,Taki mwngqngguk kemudian membubarka pasukan karna penyerangan malam ini sukses besar.


----------------------

__ADS_1


**Makasih udah dukung jangan lupa VOTE DAN LIKE YA.....


LETA READ AND ENJOYYYYYYY**..........


__ADS_2