
Mereka terus berjalan hingga sampai disalahin satu rumah.
'Tok....tok...tok...' Ibu itu mengetuk pintu.
"Masuk!"seru suara dari dalam rumah. Ibu itu pun membuka pintu dan mengajak Taki dan lainnya masuk. Didalam terlihat seorang tua duduk dikursi goyang sambil memainkan sebuah benda ditangannya.
"Ada apa Kes?"tanya orang tua itu.
"Pak, orang ywng diramalkan sudah datang!"kata ibu kes semangat. Orang tua yang tadi fokus memainkan benda itu akhirnya mengalihkan pandangannya kearah Taki dan Lainnya.
Kakek itu langsung bangkit dan berjalan menuju Taki,kemudian bersujud membuat Taki dan yang lainnya kaget.
"Yang mulia,tolong hamba."ucapnya,Taki yang kaget langsung membangunkan kakek tua itu,menyuruhnya berdiri.
"Maaf kek,Maksud ramalan itu apa? terus kenapa minta tolong ke kami?"tanya Taki.
"Ah....itu, Sebelum itu mari yang mulia ada yang mau hamba tunjukkan."ucapnya lalu berjalan kesalahan satu pintu dirumah itu,Taki dan Saki mengikuti dari belakang.
'Tuan,hamba merasakan energi familiar dari ruangan itu.' ucap Nef lewat telepati.
'Energi seperti apa?'tanya Taki.
__ADS_1
'Maaf Hamba tidak ingat tuan tapi hamba yakin itu bukan energi jahat.'balasnya.
'Hmmm.....baiklah ayo kita lihat.'Mereka masuk keruangan itu,dirunagan itu hanya terdapat sebuah meja dan kursi yang tersusun rapi tapi berdebu. Kake itu langsung membersihkan debu dimeja dan kursi itu lalu mempersilahkan mereka untuk duduk.
Setelah duduk kakek itu pergi kesalahan satu sisi tembok,menekan tembok itu lalu tembok itu berlubang dan menampilkan sebuah kotak Berwarna pelangi.
Kakek itu mengambil kotak itu lalu membawanya kedepan Taki dan yang lainnya. Saat kotak itu datang Nef langsung keluar dari bayangan dengan ekspresi terkejut.
"Ko-kotak ini."katanya terbatas bata.
"Ah....yang mulia ternyata telah menemukan salah satu dari 7 pahlawan."kata Kakek itu tersenyum.
"Begini yang Mul-"kata katanya terputus,karna tiba tiba Pipo datang dengan ekspresi tak kalah terkejutnya dengan Nef.
"Ah...aku salah yang mulia telah menemukan 2 dari 7 pahlawan."ralat kakek itu.
"Aku tak mengerti maksudmu?"tanya Taki lagi.
"Begini yang mu-"kata katanya terputus.
"Biar hamba yang menjelaskan tuan!"kata Pipo.
__ADS_1
"Kalau begitu cepat jelaskan."
"Be-begini tuan,100 tahun yang lalu kami, 7 pahlawan alam melawan seorang Raja iblis, pertarungan itu terjadi selama 7 hari 7 malam,kami semua kelelahan begitu juga raja iblis itu,akhirnya kami serempak mengeluarkan jurus terakhir kami begitu pula dengan raja iblis,setelah mengeluarkan jurus terakhir itu kami benar benar kritis tapi Raja iblis itu tewas membuat kami lega,tapi itu tak bertahan lama karna secara perlahan tubuh kami berubah menjadi hewan seperti ku yang menjadi panda tapi yang paling parah adalh Nef,ia hampir kehilangan semua ingatannya dan insting hewan buasnya aktif dan bertambah,saat itu Guru kematian dan Guru Kehidupan turun dari langit."jelas Pipo.
"Guru-guru turun lalu menyembuhkan kami walau kehilangan banyak tenaga,tapi kami bersyukur bisa selamat walau wujud kami berubah. Tapi Guru kematian mengeluarkan sebuah kotak itu lalu berkata " kalian bisa menjadi manusia lagi namun hanya setelah kalian memakai cincin di dalam kotak itu. Kami langsung memohon tapi Guru hanya menggeleng lalu menjelaskan bahwa suatu saat akan ada yang datang dan membebaskan,menyatukan serta memperkuat kami,akhirnya Nef pun disegel agar tidak menyebabkan bahaya sedangkan kami be 6 disuruh berpencar sambil membawa kitab yang dulu diberikan kaisar kehidupan,sedangkan kitab yang harusnya dipegang Nef aku yang memegang."lanjut Pipo sambil menatap Kotak itu.
"Lalu apa hubungannya dengan ramalan yang tadi dibilang kakek?"Kali ini Saki yang bertanya.
"Kalau itu,begini berpuluh puluh tahun yang lalu 2 orang laki laki datang kedesa ini dan memberikan Kotak ini lalu berkata " Kotak ini akan ditemukan oleh pemiliknya,saat desa ini hancur hanya pemilik kotak ini dan pasangannya serta 2 hewan suci yang bisa menyelamatkan kalian.ucap Orang yang berbaju hitam lalu mereka menghilang,sejak itu benda ini terus diberitaukan dari generasi ke generasi tapi yang mengetahui tempatnya hanya aku sekarang."jelas Kakek itu.
Taki dan Saki tentu saja terkejut,mereka saling berpandangan lalu menoleh ke arah kotak itu.
'Tugas lagi.....'pikir mereka bersamaaan.
[Quest Terdeteksi]
-------------------
**Makasih yang di mau baca,jangan lupa vote like and comment.
LETS READ AND ENJOYYYYYY**........
__ADS_1