Tidak Ada

Tidak Ada
Chapter 32 : Morning kiss


__ADS_3

Pagi harinya mereka bersiap siap untuk kembali melanjutkan petualangan.


"Eh...Saki nih kitabnya."kata Taki menyerahkan 2 kitab yang dibuat Pipo. Saki mengambil kitab itu ,matannya berbinar melihat kitab itu.


"Makasih Taki."ucapnya senang.


"hem..."balas Taki,ia kembali membereskan potongan kayu api unggun semalam tapi ia dikejutkan dengan sesuatu yang tiba tiba dipipinya.


Cup. Saki mengecup pipi Taki lalu langsung lari kedalam hutan. Taki yang kaget masih memegang pipinya sedangkan Fast dengan sigap menutup mata Mika.


"Iiihh....kenapa sih Fast,aku cuman mau lihat."protes Mika.


"Syyuuut....anak kecil gak boleh lihat."kata Fast.


Mika yang kesal pun tiba tiba terpikir suatu ide,ia langsung menggigit tangan Fast mambuat Fast meringis sakit lalu...


Cup. Mika mengecup pipi Fast lalu berlari mengikuti Saki,Fast hanya terdiam memegang pipinya.


'Apakah itu Morning Kiss?'pikir Fast dan Taki yang masih mematung memegang pipinya.

__ADS_1


---


Mereka terus berjalan sesekali menyerang monster untuk menaikkan level. Hingga mereka sampai di sebuah Desa yang bernama Desa Tanah indah. Mereka berempat masuk dan dikejutkan dengan pemandangan didalam desa, beberapa rumah terlihat hancur dan rusak.


Mereka terus berjalan sambil memperhatikan keeadaan sekitar yang terlihat sepi.


Tiba tiba dari salah satu rumah keluar seorang ibu paruh baya dan langsung menghampiri Taki dan lainnya.


"Ma-maaf apakah kalian petualang?"tanya ibu itu.


"Ah....iya bu,kenapa disini sepi ya?"tanya Saki to the point.


"Kalau begitu silahkan ikut saya."Taki dan Saki saling memandang lalu mengangguk mengikuti ibu itu dari belakang.


Ibu itu terus berjalan hingga tepat kedepan sebuah lemari lalu menekan salah satu buku, secara tiba tiba lemari itu terbuka dan menanpilka sebuah lorong kebawah tanah.


"Ayo ikuti aku."kata ibu itu,lalu berjalan memasuki lorong jalan lorong yang gelap membuat Saki memeluk tangan Taki slalu Sedangkan Taki hanya membiarkan itu.


Mereka terus berjalan hingga terlihat sebuah cahaya diujur ruang,mereka terus berjalan kearah cahaya itu.

__ADS_1


Saki dan Taki terkejut ternyata cahaya tadi adalah sebuah ruangan besar yang disinari dari kunang kunang yang berjumlah banyak.


Mereka melihat beberapa anak anak bermain kejar kejaran dan orang orang yang mengobrol,tapi semua itu terhenti saat melihat Taki dan Saki,Salah Satu ibu ibu yang tadi mengobrol segera mendekat kearah Ibu yang membawa Saki dan Taki.


"Hei Ka kau masih membawa orang kesini bukankah itu sia sia?"tanya Ibu itu.


"Tenanglah aku merasa ada yang berbeda dengan 2 pemuda pemudi ini tak seperti petualang sebelum sebelumnya."jawab Ibu itu.


'Petualang Sebelum sebelumnya? apa maksudnya?'pikir Taki dan Saki.


"Kau yakin akan hal itu."tanya seorang bapak bapak yang datang.


"Tentu saja lihat bukankah mereka berdua membawa 2 ekor hewan seperti yang diramalkan dulu."jelas Ibu itu. Seketika itu mereka langsung mengalihkan kan pandangannya kearah Fast yang dioundak Taki dan Mika yang digendongan Saki,Mereka membulatkan matanya terlihat senang.


'Ramalan apa maksudnya?'pikir Taki merasa aneh.


"Baiklah para petualang ikuti aku kerumah kepala desa."kata ibu itu mulai berjalan lagi.


--------------------------

__ADS_1


**Ayo LIKE VOTE AND COMENT.........MAAAASIIIIH ATAS DUKUNGANNYA....


LETS READ AND ENJOYYYYY**............


__ADS_2