tidak akan ku lepaskan

tidak akan ku lepaskan
bab 21 mustahil


__ADS_3

berapa hari, hati angeline sangat senang. louise tidak masuk ke kamar untuk berbuat macam-macam. angeline berpikir, apa harus memerankan sikap wanita yang penurut dan mengalah. karena sikap seperti itu tidak cocok untuknya yang keras kepala dan tidak mau mengalah. sikap seperti itu, lebih cocok ke rose. karena pada kenyataan. sikapa asli rose seperti itu, walaupun ada sisi jahat.


memikirkan rose, angeline sangat merindukan saudara kembarnya. hidup sendirian. sangat menyedihkan.


"sungguh menyedihkan"


air mata berjatuhan di mata angeline. tetapi matanya tetap memandang keluar dari jendela yang besar.


seperti dulu, 16 tahun lalu. menghabiskan waktu selalu melihat keluar dari jendela. menunggu rose pulang dan bermain berganti peran.


louise yang mengantarkan sarapan pagi. melihat angeline yang selalu di depan jendela setiap hari. berjalan mendekati dan melihat keluar.


"apa yang enak di lihat"


suara louise mengagetkan angeline.


seketika angeline memalingkan wajah ke arah louise dan tersenyum.


"menurutmu"


louise mengerutkan dahi dan menjauh dari jendela yang besar.


melihat ada makanan di meja, angeline mengikuti louise dari belakang dan duduk di kursi.

__ADS_1


seperti biasa, louise hanya memandangi angeline makan dengan rakus.


"makan yang pelan, tidak ada yang merebut makanan dengan mu"


angeline hanya menganguk-angukan kepala, merespon perkataan louise.


louise tipe orang yang to point, maka dari itu. louise mengeluarkan sebuah foto dan menyerahkan kepada angeline.


angeline yang selesai makan dan akan minum, melihat foto di atas meja. langsung terbatuk-batuk.


"maaf, aku tidak sengaja"


angeline segera melap meja yang kena air.


louise mengamati setiap perubahan di wajah angeline. untuk memastikan sesuatu.


"he he...orang di foto. itu ayah ku. michael heart"


Dengan jujur, angeline langsung berkata tanpa di tutupi. untuk melihat reaksi selanjutnya louise.


"ayah?? mustahil. bukan kah lebih terlihat seperti seorang wanita di lihat dari segi manapun"


louise menuju orang di foto yang berpose berdiri di samping kakeknya duduk di sofa.

__ADS_1


seperti dugaan angeline, louise tak akan percaya dengan kenyatan.


"tak ada yang mustahil. dari dulu, banyak yang mengira ayah seorang wanita."


angeline melanjutkan meminum air di gelas yang sisa setengah dan melirik reaksi louise. yang masih diam, angeline berdiri dan mendekati louise dengan dekat. menatap louise dengan tajam.


"jangan-jangan, dirimu pikir. orang di foto itu aku."


dengan mestra, angeline melingkarkan lengan di leher louise dan menunduk sebentar.


"jika ayah ku masih ada,kenapa aku mesti menerima pekerjaa. melahirkan anak darimu"


louise masih diam dan langsung berdiri mendorong angeline menjauh, dengan langkah cepat berjalan menjauh.


seperti biasa, aria akan datang ke apertemen angeline. melihat tidak ada tanda-tanda ke pulangan angeline. aria melangkah pergi. tapi aria menyadari sesuatu yang tak beres, seakan ada yang mengamati dirinya dari suatu tempat.


albert yang ke villa membawah hasil pemeriksaan forensik. mencari louise di ruang kerja.


seperti kali ini, suasana hati louise kurang baik. sehingga amosfer di dalam ruangan terasa tertekan.


"tuan"


louise memutar kursi ke depan, ketika mendegar suara albert.

__ADS_1


"ini dokumen hasil pemeriksaan"


louise membuka isi dokumen dan melihat isi hasil dokumen. matanya seketika membesar. nelson sakuya di perkirakan sudah meninggal lebih dari 10 tahun lalu. penyebab belum meninggal tidak bisa di intervikasi


__ADS_2