
stock bahan makanan di villa sudah menipis.
louise masih tidak kunjung pulang ke villa
albert, sudah seribu langkah melarikan diri.
para pelayan, buta alamat
minta pemilik toko untuk antarkan bahan makanan, semua menolak. karena jarak villa ke kota.
Mau tidak mau
kashu terpaksa keluar dari villa memakai salah satu mobil louise di garasi.
seperti pemuda umumnya, pakaian kashu sangat simpel. saat keluar dari villa
baju butler hanya di kenakan saat di villa. karena itu baju kerja untuk para pekerja di vila.
mengendarai mobil dengan cuaca dingin, membuat kashu cepat mengantuk.
berapa kali dirinya menguap dalam hati memaki-maki albert.
di supermaket, aria melihat bahan makanan dan menimbang-nimbang untuk beli yang mana.
melihat ke berapa rak, makanan lain juga masih ada. tapi untuk musim dingin. berapa jenis makanan. juga ikut lenyap.
__ADS_1
sampai di supermaket, kashu melihat data catatan di hp.
mendorong keranjang dan mengambil apa yang di tulis di hp.
sekali-kali menghela nafas panjang.
bkn karena masalah catatan. tapi masalah letak barang. yang membuat dirinya mutar kesana kesini berapa kali dan di tempat yang sama juga berapa kali.
kelakuan kashu tidak menarik perhatian orang lain. tapi menarin perhatian aria. aria yg berdiri di tempat sama, membaca isi makanan. merasa aneh dengan sikap kashu.
"apa orang ini, tak capek jalan sana sini. kenapa tak di urutkan baik-baik datanya"
aria berbicara sendiri. melihat isi barang di tangan,kemudian memasukkan ke keranjang tapi keranjang yang di masukan bukan punya dia. melainkan punya kashu.
keduanya salah mendorong keranjang sampai di antrian kasir. aria terbengong melihat isi keranjang. 80% makanan bukan punya dia dan harganya juga mahal.
setiap melangkah. aria meletakkan barang isi keranjang ke posisi semula. memutar dan memutar berapa kali rak yang sama dan berbeda.
"kayaknya, aku kualat deh. habis tertawakan orang tadi"
aria menjongkok karena kecapean, sedangka. kashu yang masih mendorong keranjang belanjaan tak sadar. selalu menaruh barang di dalam. tapi kenapa bisa sedikit barangnya.
rasa penasaran membuat kashu mengecek dan langsung termundur berapa langkah.
wajahnya merah, melihat ke kanan dan ke kiri. malu dan tak tau harus bagaimana. pantasan tadi banyak yang menertawakan dirinya dan memandangi dengan aneh
__ADS_1
ternyata, isi nya banyak kebutuhan bulanan wanita.
mau di tinggalkan keranjang dengan segala isi. takut kena sangsi.
" mau kembalikan ke rak nya, takut di anggap gimana?? "
mau tak mau, mesti cari karyawan yang kerja dan meminta bantuan untuk mengembalikan ke posisi barang di dalam keranjang.
kashu mendorong keranjang dengan pelahan-lahan melihat kanan kiri tapi tidak melihat aria yang berjongkok di lantai. yang menyusun rak coklat yang banyak.
"bruukkk"
keranjang yang di dorong kashu, menabrak badan aria.
"hei..kau buta y"
aria seketika berdiri dan untuk melanjutkan makian karena kesal di tabrak.
"maaf... maaf, saya tidak sengaja"
kashu langsung menghampiri aria dan memeriksa apa ada luka karena kesalahanya.
"lain kali jalan, lihat-lihat"
"iya, maaf"
__ADS_1
aria yang sudah menata kotak coklat, langsung menjauh dari kashu dan kashu masih mengikuti dari belakang aria.
"kenapa, mau minta ganti rugi. saya tidak punya uang"