tidak akan ku lepaskan

tidak akan ku lepaskan
Bab 5 jangan katakan kau lupa


__ADS_3

Melihat keandaan angeline yang terikat di kasur, louise sangat senang dan perasaan Seketika lega.


Louise tidak berniat melepaskan angeline dan akan membiarkan angeline tersiksa dengan terikat.


pintu di tutup, louise kembali ke dalam kamar. membersihkan badan. dinginnya air shower tidak Terasa oleh louise.


Albert yang sudah membereskan semua rekam cctv. kembali ke villa dan menunggu louise di ruang kerja.


Louise berjalan masuk ke ruang kerja, melihat albert di dalam dengan setumpuk dokumen dan berapa alat.


"tuan, rekaman hari ini sudah Ku bereskan dan ini. berkas dari Perusahan!


Louise melihat semua barang di meja dengan mata menyipit. lalu teringat sesuatu.


"aku ingin, dirimu memeriksa seseorang untukku"


"siapa"


"musuh lama, Namanya rose heart."


"ha!?? bukan kah!?


"jangan banyak tanya?


"baik"


"Besok pagi, hasilnya sudah mesti ada"

__ADS_1


Albert Makin terkejut dengan perubahan sikap louise dari kemarin sampai sekarang. daripada bertanya, lebih baik. Albert langsung kabur. sebelum pikiran emosi louise berubah lagi.


Rasa sakit di badan yang terikat, membuat angeline tidak bisa tidur. angeline berusaha bergulingkan badan dari atas kasar.


"Brukk.


akhirnya, dirinya terjatuh kelantai dan mata angeline masih mengamati sekeliling. mencari sesuatu yang bisa membebaskan dirinya.


walau tangan terikat ke belakang. tapi kakinya tidak,


sehingga angeline semakin berpikir dengan cepat, sedikit demi sedikit, angeline mengandalkan kakinya. untuk menendang lampu yang di rak meja.


Brukk.. suara lampu jatuh bersamaan dengan pintu kamar di buka.


mata louise langsung gelap, menatap angeline.


Louise berjalan mendekati angeline dan mengendong tubuh angeline. melemparkan ke kasur kembali.


kali ini, louise melepaskan jas yang mengikat angeline dan tali di tangannya. angeline langsung menarik sapu tangan yang menutup mulut. Seketika menampar louise denga keras.


bekas tamparan di wajah louise yang tampan. masih terlihat. bekas 5 jari.


Louise menyentuh wajah tampannya yang memar dan semakin yakin, Jika wanita yang di carinya selama 16 tahun. adalah angeline di depan matanya. yang dengan Bodoh mengantarkan diri sebagai wanita murahan.


"dasar gila, atas dasar apa menculikku"


"atas dasar apa?? katamu"

__ADS_1


kali ini, louise menampar angeline dengan kuat. lebih kuat dari Saat dirinya menampar vina.


tubuh angeline telempar jauh ke sudut ranjang. pandangan mata berputar dan rasa sakit kepala Seketika. kedua tangan dengan jari bergetar menyentuh wajah kanan dan sebelah tangan melap darah di hidungnya.


"jangan katakan, kau lupa. atas apa yang kau lakukan padaku 16 tahun lalu. hebatnya, dirimu dengan bodohnya. menyerahkan tubuhmu padaku atas tergiur dengan uang"


Louise menarik rambut angeline dan memaksa angeline menatap wajah louise.


Angeline tidak berbicara sepakata. mulutnya berdarah dan wajahnya sudah bengkak parah. kepalanya juga pusing, pandangan Matanya juga tak fokus.


Tapi angeline tidak Menaggis dan masih tersenyum puas. menanti louise untuk membunuhnya.


otak angeline sudah berpikir, dirinya memang Bodoh. karena tergiur uang, maka nasibnya sesial ini.


bukan hanya itu saja, angeline merasa pria di depannya. tidak asing tapi dirinya tidak ingat apapun.


"menyesal sudah terlambat, aku akan membalas berlipat-lipat atas perlakuan mu Saat itu?"


"kalau mau bunuh, maka bunuh saja."


kata angeline dengan suara rendah dan darah masih keluar dari mulutnya yang sexy. pandangan Matanya seakan tak Ada kehidupan. angeline menelan liur bercampur darah ke dalam tenggorokan.


gusi di mulutnya,sepertinya benar-benar sobek dengan Lebar.


hingga darahnya tidak berhenti.


Sebelum louise membalas kata angeline. angeline berusaha mengerakan kedua tangan dan menarik tangan louise ke arah lehernya.

__ADS_1


__ADS_2