
Perawat dari tadi, sibuk bolak balik ke ruang operasi.dengan membawah banyak stock darah. Di antara Perawat, tidak ada yang menghiraukan louise dan albert.
Sampai ketika, Salah satu Perawat mengatakan. Pihak rumah sakit sudah ke habisan darah ab negetiv.
Wajah rom yang semula sudah suram. Makin suram ketika Mendegar stock darah habis.
Rom membeli isyarat kepada Salah satu Perawat untuk memberitau louise.
Louise Bagai tersambar petir, bagaimana rumah sakit terbesar dan lengkap yang dirikan oleh dirinya. Bisa kehabisan stock darah.
"tuan,! golongan darah nona sangat langka."
Louise mengentikan pembicaran Perawat tersebut. Dirinya tidak mau degar lagi, semakin Mendegar. Dirinya semakin takut akan hal yang akan terjadi selanjutnya. Sehingga memerintahkan albert menghubungi semua rumah sakit di kota lotus.
"berapa harganya, harus dapatkan."
Albert semakin pusing di buat oleh louise. Mencari stock darah langka di tengah malam dan mesti dalam waktu cepat.
Perawat yang awalnya masuk ke ruang operasi. Kini keluar lagi dengan terburu-buru.
10 menit kemudian,albert membawah semua stock darah yang Ada di semua kota lotus.
Perawat bertanya pada albert. Ada berapa kantong darah. Albert memberikan 1 kotak berisi 5 kantong darah.
Wajah Perawat yang melihat isi kotak.sudah tak bisa berkata lagi. Dari awal sudah pucat, sekarang malah Makin pucat.
__ADS_1
Louise menyadari perubahan expresi Perawat di depan albert.
"masih kurang!"
"iya," jawab Perawat tersebut dan buru-buru masuk ke dalam ruang operasi.
Louise kehilangan kata-kata dan langsung terduduk di kursi.
"kamu yakin, semua rumah sakit sudah tidak ada stock darah lagi."
"yakin, Bahkan dokter di tiap rumah sakit. Sangat terkejut Mendegar golongan darah tersebut"
Louise menundukkan kepala dengan lesu. Jika dari awal, dirinya bisa sabar. Maka tidak akan terjadi masalah seperti ini.
"aku tak bisa berkata lagi."
Rom menghindari louise dengan langka cepat. Tapi di tahan louise. Kerah baju rom di tarik dan di dorong ke dinding.
Albert berusaha melerai Keduanya. Sebelum baku hantam. Pa lagi, emosi louise sudah lepas kontrol.
Dengan bantuan albert, rom berhasil lepas dari cengkraman louise.
"aku hanya bisa berkata, Jika malam ini. Wanita itu bisa melewati malam ini. Maka akan lebih baik"
"apa maksudmu!? Tanya albert yang binggung
__ADS_1
Rom meminjat-minjat keningnya lalu bersandar di dinding dan terduduk di lantai. Melihat sikap rom, albert sangat yakin.pasti malam ini. Semua akan mati.
"dari awal, aku sudah mengatakan. Tapi kamu sekan tak percaya." kata rom dengan suara pelan
Louise mengingat-mengingat tentang dokumen yang di berikan rom berapa hari lalu. Soal masalah dengan kesehatan angeline. Tapi dirinya tak membaca dengan serius.karena wajah wanita angeline mengingatkan akan wajah wanita yang sangat di benci oleh dirinya selama 16 tahun ini.
Melihat louise yang masih diam. Rom melanjutkan katanya.
"selain soal darah langka. Ada yang lebih membahayakan. Yaitu tidak ada pembekuan darah di tubuh."
Louise langsung menarik rom berdiri dari lantai, memandangi rom seakan tak percaya.
"kasus ini sangat langka. Wanita ini, bisa hidup sampai sekarang. Merupakan sebuah mujizat. Dalam banyak kasus, kebanyakkan tidak akan hidup sampai umur 10 thun."
Louise melepaskan rom, wajahnya sangat suram untuk Saat ini. Padahal, niatnya untuk balas dendam pada angeline. Menjadi berantahkan.
Dalam ingatan louise, gadis kecil itu sangat jahat dan suka menyiksa dirinya Saat Masa kanak-kanak. Luka berapa kali, tapi tidak masalah. Tapi sekarang.....
"Jika Ada waktu, Cari dokter yang merawat dirinya dulu. Mungkin bisa ada harapan"
Rom tidak ingin melanjutkan pembicaraan lagi,ketika Salah satu Perawat keluar dari ruang khusus. Seketika itu, rom.masuk dengan tergesah-gesah.
Perawat masih sibuk keluar masuk dengan segala benda di tangan mereka.
Melihat keandaan semakin tidak baik. Louise segera memangil semua dokter spesial di berapa negara.
__ADS_1