tidak akan ku lepaskan

tidak akan ku lepaskan
Bab 9. michael heart


__ADS_3

" sudah berapa seperti ini"


"hampir 25 jam" jawab rom denga lesu.


Profesor lycon memerintahkan Perawat untuk mengambilkan. Obat berdosis tinggi yang mengandung zat besi dan protein. Perawat melihat ke arah rom dan rom membeli isyrat setuju. Perawat tersebut. Bergegas keluar dari ruangan.


Louise yang masih duduk di kursi lorong. Melihat Perawat dengan tergesah-gesah. Ingin bertanya, tapi tidak di hiraukan oleh Perawat tersebut.


ak di hiraukan oleh Perawat tersebut.


Profesor lycon masih tidak melepaskan tangan angeline. Sekali-kali menepuk jari-jari tangan angeline. Wajah profesor lycon sangat sedih, berusaha menahan air mata untuk tidak keluar.


Setelah Perawat masuk, profesor lycon melihat kandungan obat tersebut. Setelah memastikan tidak ada yang Salah. Dokter lycon menyuntikan cairan obat ke dalam infus. Berulang - ulang selama 20 menit lebih.


Tanda-tanda berhenti, rom terkejut. Begitupula dengan Perawat tersebut. Selang oxigen di lepaskan dari mulut angeline, darah yang masib menempel di bersihkan.


Nafas angeline perlahan-lahan membaik tapi masih belum sadarkan diri.


Rom seakan tidak percaya melihat keajaiban di depan matanya. Sungguh tak percaya, hingga berlari keluar memeluk louise.


Louise masih terbengong, wajah sudah kusam dan kumis sudah tumbuh di sekitar wajahnya.

__ADS_1


Albert yang berjalan masuk ke lorong, melihat kedua orang berpelukkan. Merasa sangat jijik.


Seketika berjalan mundur tapi sayang, keberadaan albert sudah di ketahui louise. Sehingga dengan sangat tidak rela. Mesti jalan terus.


Sampai ke depan.v  albert memberikan kantong berisi baju ganti dan makanan. Dirinya, sengaja pergi ke villa untuk mengambil paket dari kashu. Kashu yang cerewet selalu meneror hpnya. Hingga mau tak mau, Terpaksa menjalankan perintah kashu.


Melihat profesor lycon sudah keluar di ikuti dua Perawat yang mendorong bangsal ke kamar vip khusus.


Louise bergegas untuk mengikuti. Tapi di tahan rom.


"tunggu berapa menit, baru masuk"


"kata rom benar, lebih baik dirimu mandi dan sarapan. Jangan mengkembang biakkan kuman" kata albert dengan nada sedikit mengejek.


Rom dan albert saling bertatapan Seketika. Profesor lycon menghampiri rom.


Wajah profesor lycon masih suram, dahinya berkerut. Perasaan di dalam hatinya penuh dengan banyak pertanyaan.


Rom, albert yang Salah arti dengan expresi wajah profesor lycon. Ingin bertanya. Tapi louise di dahuluin oleh louise.


"bagaimana..."

__ADS_1


Penampilan louise Saat itu sangat berantahkan, rambutnya masih basah. Pakaian tidak rapi. Seakan memakainya dengan terburu-buru.


Profesor lycon menghela nafas panjang, wajah tuanya terlihat sangat lelah.


"keandaan dia sudah baik,"


Ketiganya langsung bernafas lega, terutama louise. Langsung berlari masuk kamar pasien.


"mikael heart, sebenarnya apa yang terjadi padamu" kata profesor lycon dalam hati.


Angeline yang tertidur berhari-hari. Mulai terbangun, Perawat yang melihat angeline sudah sadar. Menekan tombol di dekat ranjang.


Rom berjalan masuk dan menatap wajah angeline. Angeline hanya diam dan tidak berkata-kata.


"bagaimana perasaan, mu?


Angeline masih tidak menjawab, tapi menaikan bola matanya yang sebiru langit menatap wajah rom dengan tatapan datar.


Profesor yang masuk ke dalam ruangan, melihat angeline tidak bersuara. Berjalan mendekati angeline.


Angeline mengalihkan pandangan Matanya ke arah profesor lycon. Menatap profesor lycon dengan datar dan berusaha untuk mengingat. mengapa rasanya sangat familir dengan orang ini

__ADS_1


"kenapa melihatku, seperti itu. Michael heart"


pertanyaan profesor lycon. membuat hati angeline bergejolak. nama itu, bagaimana orang ini bisa tau.


__ADS_2