tidak akan ku lepaskan

tidak akan ku lepaskan
bab 37. saling merahasiakan


__ADS_3

"iya, teman yang dari jauh."


"benarkah"


aria bertanya lagi. karena melihat keduanya sungguh saling merahasiakan sesuatu


"benar, pria ini namanya kashu. dulu satu tempat kerja denganku"


angeline menarik tangan kashu dan mempersilahkan duduk


kashu langsung mengerti situasi yang di mainkan oleh angeline.


keduanya saling merahasiakan hubungan yang sebenarnya.


"nama ku kashu. dulu aku dan angeline kerja di tempat yang sama dan tahun ini, baru kembali ke saint lotus"


"teman lama toh. aku kira. kamu pacarnya ha ha ha.."


"bukan"


keduanya menjawab bersamaan membantah perkataan aria.


"iya iya..aku bercanda. salam kenal. kashu. namaku aria"


"salam kenal juga"


keduanya menjabat tangan di depan angeline


pizza yang di oder, juga sudah di antara oleh koki.


aria berapa kali melirik kashu yang makan dengan sopan dan ahli mengunakan peralatan makan dengan sangat elegan.


menyadari akan tatapan aria. kashu mengalihkan pembicaraan.


"waktu itu, terima kasih sudah membantu ku"

__ADS_1


"ah waktu itu....aku juga minta maaf"


angeline tidak ingin menganggu keduanya. membiarkan mereka berbicara dan dirinya sibuk memakan pizza bagian yang besar dengan banyak toping keju,paprika,sosis,tomat.


louise yang sudah tidak betah di los angels.


pulang ke saint lotus bersama albert.


Sikap louise yang suka berubah-ubah membuat albert kadang tidak mengerti dan masih saja mengikuti louise.


selesai makan pizza, angeline menarik kashu dan aria untuk bermain di salah satu taman di saint lotus.


taman yang bernuasa eropa kuno pertengahan. mawar yang masih kuncup,


mengeluarkan aroma yang mirip dengan seseorang yang sangat di rindukan kashu.


angeline melambai-lambaikan tangan ke arah mata kashu yang menatap dengan tatapan hampa.


"tidak, hanya terasa sedikit familir saja"


"indah kan ha ha"


"iya, aku sampai mengira ini seperti di taman istana oada zaman dulu"


jawab aria dengan kagum dan berapa kali selfie dengan kamera hp sedangkan kashu. memandang semua dengan mata yang hampa.


aroma ini. sungguh mirip dengan aroma dia.


kashu melihat ke arah angeline dan ingin bertanya soal michael heart. tapi tidak jadi


karena keberadaan aria.


suara, langkah kaki dan gerakkan tubuh. senyuman, warna mata dan rambut. sungguh mirip dengan orang yang di pikirkan kashu sekarang ini.


Perasaan kashu mulai terjawab, kenapa pertama kali melihat angeline di kurung oleh louise. merasa tidak asing dan familiar dan perasaan mudah dekat.

__ADS_1


melihat kashu yang diam menetap semua pemandangan di depan mata.


angeline melambaikan tangan lagi kepada kashu.


"kamu baik-baik saja, kashu?


"iya, baik-baik saja"


"baguslah"


angeline menghela nafas panjang dan tersenyum ceria oada kashu.


louise yang kembali ke villa.


Kedua kali tidak melihat kashu.


albert juga merasa aneh, biasanya kashu tidak suka keluar dari villa.


tapi kini, kashu mulai keluar dari villa. seperti di katakan para pelayan.


"mungkin pergi beli stock bahan makanan"


kata albert dengan percaya diri.


louise berpikir sebentar, mungkin juga.


karena selama berapa bulan.


albert selalu di bawah kesana kesini


biasanya. kashu akan meminta albert yang belanja stock bahan makanan untuk persedian di villa


dan kashu akan menungu hasil di villa


Tanpa susah payah keluar dari villa

__ADS_1


__ADS_2