
Saat aria keluar dari restoran,angeline berlari ke depan aria.
"bagaimana!?"
aria langsung memeluk angeline dengan bahagia,
"aku di terima bekerja dan di kontrak dengan Gaji besar"
" benarkah, ayo kita pergi rayakan dengan makan-makan tomyam seafood"
Angeline menarik sahabatnya aria dengan perasaan senang, setelah tau. sahabatnya di terima bekerja. sehingga rasa bersalah pada dirinya berkurang.
Albert yang memantau semua sistem di cctv di setiap pelosok kota saint lotus. louise masih di ruang kerjanya dengan segala suasana berantahkan. pecahan kaca vas bunga dan kertas berhamburan.
kepala pelayan yang membawahkan makan malam ke ruangan louise,terkejut melihat isi ruangan kerja louise.
"tuan. saya bawahkan makan malam"
"letakkan saja di meja"
kepala pelayan meletakkan makan malam di meja kerja dan melirik segala sudut ruangan.
"tuan, apa perlu di bersihkan"
__ADS_1
"keluar.."
"baik"
Melihat emosi louise yang tak baik. kepala pelayan segera keluar dan melihat berapa pelayan wanita yang di lorong.
langsung menegur mereka untuk meninggalkan lorong.
"makan yang banyak, malam ini aku traktir" kata angeline dan menambahkan udang ke mangkok aria
"seharusnya aku yang traktir kamu"
"tunggu kamu gajian saja, baru traktir aku"
Setelah makan malam, Keduanya pulang bersama. angeline kembali ke apertementnya. kebiasan angeline, setelah pulang langsung berendam di bak mandi
"jangan berharap, bisa kabur dariku. wanita"
Louise menutup laptopnya dan mengambil kunci mobil dan jas keluar dari villa tanpa pengawal. Albert bergegas mengejar louise dari arah lain.
Angeline mengeringkan tubuhnya dengan handuk dan memakai baju tidur dengan celana pendek. karena bahan baju tidur dari satin, maka membuat tubuh angeline terlihat mengoda.
"Waktunya tidur" angeline menepuk-nepuk wajah dengan cream malam. setelah itu, memakai sedikit lotion di seluruh kaki dan tangan.
Saat hendak tidur, pintu apertemen angeline berbunyi. angeline berjalan perlahan-lahan dan mengintip di balik lubang di pintu.
"tidak ada siapapun" angeline mengerutkan keningnya dan berjalan ke tempat tidur.
__ADS_1
pintu langsung terbuka, angeline terdorong ke tempat tidur. angeline tidak bisa melihat siapa orang itu. karena tubuhnya di tekan dari belakang. louise melepaskan dasi di leher dan masih menekan tubuh angeline.
Angeline berusaha untuk berteriak. tapi mulutnya di tutupin oleh tangan louise.
"berani berteriak..Ku lepaskan semua pakaianmu"
Angeline terdiam dan louise mengikat kedua tangan angeline ke belakang.
"tidak.... lepaskan...to...lo..?
mulut angeline di tutupin dengan sapu tangan pria.
Louise membungkus tubuh angeline dengan jas dan memapah tubuh angeline di pundak. kedua kaki angeline mendendang tubuh belakang louise.
Louise memukul bongkong angeline dengan keras. angeline bernafas terengah-engah. masih berjuang melepaskan diri.
sampai di pakiran, louise melempar angeline ke belakang kursi penumpang. menutup pintu mobil dengan kasar.
Albert yang melihat louise, langsung menghampiri dan melihat angeline terbungkus jas.
"bereskan semua cctv pada jam hari ini"
"baik" albert kembali ke mobil dan menghilang Seketika.
Louise masuk ke dalam mobil, menginjak gas dan memacuh mobil lamborghini dengan cepat. setiap belokan jalan. membuat angeline terbentur ke arah pintu mobil.
pintu gerbang villa terbuka otomatis, mobil louise berjalan masuk ke pakiran.
__ADS_1
Tanpa kata-kata. louise menarik angeline keluar dari mobil. kemudian melemparkan tubuhnya ke kasur dengan tubuh terikat.