Transmigrasi Menjadi Gadis 17 Tahun

Transmigrasi Menjadi Gadis 17 Tahun
Bab 22. Senjata ampuh


__ADS_3

Bella masih mengamati rumah Riko. Sementara Riko sudah terlebih dahulu duduk di sofa ruang tamu. Bella tidak menyadari, jika Riko mulai tidak sabar melihat kelakuan Bella yang merasa seolah tidak bersalah.


Padahal Bella sengaja supaya hatinya lebih tenang untuk bisa memberikan penjelasan. Mata Bella terhenti saat beradu pandang dengan Riko. Riko memberikan isyarat untuknya agar segera duduk.


Bella duduk perlahan di hadapan Riko. Bella kalau menangis untuk melihat reaksi Riko. Tangisannya terdengar terenyuh membuat hati Riko yang tadinya marah, menjadi luluh. Riko merasa bersalah telah membuat Bella menangis.


"Bella, kamu kenapa? Apa aku membuatmu takut?" tanya Riko panik.


"Hua ... Hua ...." Suara tangisan Bella menjawab pertanyaan Riko.


"Bella, aku tidak marah. Kamu tenang ya," ucap Riko bingung.


Bella tersenyum dalam hati. Ternyata sangat mudah membuat hati Riko luluh dan memaafkan dirinya.


Bella mengusap airmatanya dengan tangannya dan bersikap seperti gadis kecil yang kehilangan mainan. Wajahnya yang imut, membuat Riko tak kuasa mempertahankan rasa marahnya.


"Bella, kamu sekarang tinggal di mana? Kalau kamu butuh tempat tinggal, di rumah ini, banyak kamar kosong. Kamu bisa tinggal di sini," ucap Riko sambil menatap Bella kasihan.

__ADS_1


"Aku tidak berani tinggal dengan kamu, meskipun itu wasiat ayah. Kita belum resmi menikah, dan aku tidak mau menjadi bahan omongan orang-orang. Kamu tahu sendiri, ibuku seorang pelakor. Aku tidak mau dikatakan lebih buruk dari ibuku. Tinggal serumah tanpa ikatan," jawab Bella sedih.


"Aku mengerti. Lalu sekarang kamu tinggal di mana?"


"Aku, tinggal di rumah Pak Rahmat," jawab Bella ragu.


"Apa, kamu tinggal di rumah Pak Rahmat? Kok bisa. Bella, aku akan menyewa rumah kontrakan untuk kamu. Jadi kamu tidak perlu menumpang di rumah orang lain," kata Riko.


"Abang, Bella senang kok, tinggal di rumah Pak Rahmat. Mereka sudah menganggap aku sebagai anak mereka sendiri," jawab Bella.


"Baiklah, tapi jika ada kesulitan, kamu beritahu aku. Aku pasti akan membantumu," ucap Riko sambil menarik napas dalam-dalam.


Riko ingin mengantarkan Bella ke rumah pak Rahmat, tetapi Bella melarangnya. Bella sudah terlanjur berbicara pada keluarga pak Rahmat jika Riko tidak tahu menahu tentang kepergiannya. Bella tidak ingin dianggap sebagai pembohong.


Riko mengantarkan Bella hanya sampai perempatan jalan. Bella pulang berjalan kaki yang jaraknya sudah tidak begitu jauh dari rumah pak Rahmat.


Saat tiba di rumah, Bu Lestari sudah menyambutnya dan memintanya untuk segera berganti pakaian dan beristirahat. Perhatian yang sangat Bella harapkan selama ini, yang tidak pernah Bella dapatkan dari keluarga Bella.

__ADS_1


Malam harinya, Bella diajak oleh Bu Lestari dan Pak Rahmat untuk makan malam bersama. Rupanya mereka sudah ada janji dengan Gea dan juga Farhan dia sebuah restoran.


Farhan berniat untuk menikahi Gea. Hati Bella sangat sakit mengingat kematian Hesty belum ada satu tahun. Mereka sudah siap untuk menikah.


Bukan karena dia masih mencintai Farhan, tetapi apa yang mereka lakukan semakin membuat Bella curiga dengan mereka berdua. Mereka pasti, ada kaitannya dengan kematian Hesty.


Bella berusaha mencari tahu, lewat Gea. Saat Gea pamit ke toilet, Bella sengaja ikut ke toilet juga. Dan di sana Bella mencoba bertanya pada Gea.


"Mbak Gea, bukankah kalian bukan keluarga Pak Rahmat ataupun Bu Lestari? Tapi kenapa, kalian meminta restu pada mereka?" tanya Bella sambil mencuci tangan.


"Benar, kami memang bukan keluarga mereka. Tetapi mereka sudah kami anggap seperti orangtua kami sendiri. Apalagi setelah anak bungsu mereka meninggal," jawab Gea tanpa curiga.


"Jadi, mereka memiliki anak yang sudah meninggal?" tanya Bella lagi.


"Benar, kasihan Hesty. Dia meninggal setelah jatuh dari atap gedung. Maaf, seharusnya aku tidak berbicara padamu tentang ini. Ayo kembali ke meja makan," ajak Gea.


Bella bergegas mengikuti langkah Gea menuju tempat mereka makan. Bella masih belum bisa mendapatkan sebuah titik terang untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

__ADS_1


Bella masih belum puas dengan apa yang dia dapatkan dari Gea. Dia masih belum tahu bagaimana caranya agar dia bisa mengetahui semua kebenarannya sehingga dia akan bisa menjalani kehidupan barunya sebagai Bella dengan tanpa beban masa lalu.


__ADS_2