Transmigrasi Menjadi Gadis 17 Tahun

Transmigrasi Menjadi Gadis 17 Tahun
Bab 27. Rahasia masa lalu Hesty


__ADS_3

Bella dan Pak Rahmat tampak bingung dengan perkataan Bu Lestari. Mereka saling berpandangan dan tidak percaya bahwa ada hantu di rumah ini.


"Kenapa kalian tidak percaya dengan ucapan ku. Aku benar-benar melihat Hesty," gumam Bu Lestari.


"Ibu, apakah ibu merindukan Hesty? Mungkin karena itu, ibu seperti melihat Hesty di rumah ini," ucap pak Rahmat. "Sudahlah, ayo ibu kembali istirahat."


Bella menyaksikan Pak Rahmat memapah Bu Lestari menuju ke kamar mereka. Bella terlihat sedih, tetapi dia memang harus menyiapkan diri dengan apa yang akan dia ketahui.


Peristiwa itu sudah berlalu. Tetapi, beberapa hari ini, bayangan Hesty selalu mengganggu Bu Lestari, sehingga bu Lestari tidak tahan lagi. Sepertinya memang ada sesuatu yang di sembunyikan oleh Bu Lestari.


Bu Lestari sangat bingung dan tidak ada seorangpun yang bisa diajaknya bicara. Saat melihat melihat Bella duduk di ruang keluarga sambil membaca buku, Bu Lestari mendekatinya.


"Bella, bersediakah kamu mendengarkan sebuah rahasia?" tanyanya.


"Rahasia, rahasia apa?" tanya Bella.


"Tapi kamu harus janji untuk tidak mengatakannya pada orang lain," desak Bu Lestari.

__ADS_1


"Bella janji," jawab Bella.


Bella mencoba menerka-nerka rahasia apa yang akan diceritakan Bu Lestari padanya. Terlihat dari raut mukanya yang tampak tegang.


Bu Lestari mulai bercerita tentang Hesty. Beberapa malam ini sering diganggu arwah Hesty karena sebenarnya, ibunya yang merencanakan pembunuhan terhadap Hesty.


Saat mendengar hal itu, Bella sempat emosi tetapi dia datang hany untuk mencari tahu kebenaran bukan menghakimi.


"Bukankah Hesty itu anak kandung kalian?" tanya Bella sedih.


Bu Lestari kembali melanjutkan ceritanya. Hesty bukan anak kandung pak Rahmat dan Bu Lestari. Mereka mengadopsi Hesty dari panti asuhan, karena mereka tidak memiliki anak perempuan.


Kenyataan itu membuat Bu Lestari gelap mata dan meminta Gea membantunya untuk merencanakan pembunuhan terhadap Hesty. Gea mengirimkan pesan singkat untuk Hesty agar Hesty menemuinya di atap gedung.


Orang suruhan Bu Lestari yang mendorong Hesty dari belakangnya. Dan akhirnya Hesty meninggal dunia.


Hati Bella sangat sedih. Kisah hidup Hesty sama seperti kisah hidup Bella. Sama-sama anak selingkuhan dan sama-sama di benci. Sama-sama ingin dihabisi.

__ADS_1


"Bella, ibu merasa lega setelah ibu mengungkap rahasia ini padamu. Kamu pasti menganggap ibu ini jahat. Ibu menyesal setelah melakukan itu, karena dia hanya korban dari kesalahan orangtuanya. Tetapi dia sudah terlanjur meninggal," ucap Bu Lestari.


"Jika saat ini Hesty mendengar penyesalan ibu, dia pasti akan memaafkannya. Pergilah ke makam Hesty untuk meminta maaf," ucap Bella.


Merek tidak menyadari jika saat itu, pak Rahmat me dengarkan cerita istrinya pada Bella. Pak Rahmat kecewa pada istrinya, karena dia sudah minta maaf dan istrinya sudah memaafkan dia. Pak Rahmat tidak menyangka jika istrinya akan membunuh Hesty.


"Ibu, apa benar semua yang aku dengar ini?" tanya Pak Rahmat kesal.


"Kenapa Ayah pulang cepat?" tanya Bu Lestari panik.


"Jika tidak, aku tidak akan tahu apa yang telah terjadi. Ayo ikut aku, aku akan membawamu ke kantor polisi!" kata pak Rahmat kesal.


"Jangan ... jangan bawa aku ke kantor polisi," Bu Lestari semakin panik.


Pak Rahmat menarik tangan istrinya dengan paksa menuju ke mobilnya. Hatinya telah diliputi kekecewaan.


Mobil pak Rahmat melaju kencang di jalanan yang agak sepi. Sepanjang perjalanan mereka beradu kata. Mobil kadang oleng ke tengah jalan. Mereka tidak menyadari dari arah depan tampak sebuah truk trailer melaju kencang ke arah mobil mereka.

__ADS_1


Dan tabrakan tidak bisa di hindarkan.


...****************...


__ADS_2