Transmigrasi Menjadi Gadis 17 Tahun

Transmigrasi Menjadi Gadis 17 Tahun
Bab 25. Bertemu Gea


__ADS_3

Beberapa hari setelah pertemuannya dengan Farhan, Bella dan Bu Lestari berbincang tentang batalnya perumahan Farhan dan Gea. Bella tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi. Tetapi dari perkataan Bu Lestari, Bella sadar jika Bu Lestari sangat khawatir dengan keadaan Gea.


"Bella, apa kamu tahu, hubungan Farhan dan Gea sudah berakhir?" tanya Bu Lestari.


"Bella tidak tahu. Kenapa mereka putus, bukannya mereka akan bertunangan?" tanya Bella.


"Farhan tidak menjelaskan secara detail, tetapi dia hanya bilang, kalau dia tidak mencintai Gea. Kasihan sekali Gea, harapannya untuk menikah dengan Farhan hancur," jawab Bu Lestari.


"Kalau tidak cinta, kenapa tidak dari awal dia mengatakannya?" tanya Bella.


"Itulah yang membuat Gea sedih. Setelah meninggalnya Hesty, seharusnya, Farhan bisa mencintai Gea," jawab Bu Lestari yang membuat Bella bingung.


Apa yang membuat Bu Lestari sedih itu meninggalnya Hesty atau putusnya hubungan Farhan dan Gea?


Bella tidak habis pikir, kenapa setelah Hesty meninggal, Farhan harus mencintai Gea. Sedangkan yang anak kandungnya adalah Hesty bukan Gea.

__ADS_1


Bella semakin ingin mengungkap semuanya. Misteri kematian Hesty yang baginya belum terjawab.


Karena itulah ketika Bella mendapatkan telepon dari Gea, Bella langsung mengiyakan ketika Gea ingin bertemu dirinya. Setelah kemarin bertemu Farhan, kini Bella harus bertemu Gea. Entah hal apa yang ingin disampaikan Gea kepadanya.


Bella bergegas menuju ke sebuah cafe yang di tunjuk oleh Gea. Gea menunggu di sebuah cafe yang tidak jauh dari rumah Pak Rahmat. Setelah Bella datang, Gea tampak tidak begitu senang. Wajahnya yang cantik, tampak murung dan kesal.


Gea memesankan sebuah minuman untuk Bella dan mengajak Bella berbincang-bincang. Awalnya hanya sekedar basa basi, hingga pembicaraan itu berujung pada pertunangan Gea dan Farhan yang gagal. Terlihat ekspresi wajah Gea sangat menyedihkan. Sebegitu cintanya dia pada Farhan.


Gea mengajak Bella ke suatu tempat. Ternyata tempat itu adalah tempat di mana Hesty jatuh.


Bella mengingat semua kenangan yang pernah terjadi di tempat ini. Tempat dimana seseorang mendorongnya dari belakang.


"Aku hanya ingin bertanya satu hal padamu," ucap Gea sambil menatap tajam Bella.


"Jika hanya bertanya, kenapa Mbak Gea membawa saya sampai di sini? Bukankah kita bisa bicara di cafe?" tanya Bella bingung.

__ADS_1


"Bella, aku tahu, Mas Farhan memutuskan pertunangannya denganku karena kamu. Dia melihat mantannya dalam diri kamu. Dia tidak benar-benar mencintai kamu," kata Gea berusaha mengintimidasi Bella.


"Maksud Mbak Gea apa? Mbak Gea menuduh Bella penyebabnya? Bella ini sudah memiliki tunangan, Mbak," tanya Bella mulai kesal.


"Benar, karena Mas Farhan sendiri yang bilang, jika dia mencintai kamu. Karena kamu sudah bertunangan, kenapa kamu tidak menjauhi dia?" tanya Gea dengan suara gemetar.


Bella terdiam sesaat. Ada misi yang harus dia lakukan. Tetapi mungkin juga, semua akan jelas tanpa harus mendekati Farhan.


Tiba-tiba, Gea mendekati Bella. Tangan kanannya memegang bahu Bella dan membuat Bella kaget.


"Mbak Gea, apa yang kamu lakukan?" tanya Bella panik.


"Bella, jangan paksa aku untuk mengulangi apa yang pernah terjadi pada calon tunangan Farhan," bisik Gea sinis.


"Apakah Hesty, kamu yang membunuhnya?" tanya Bella mulai emosi.

__ADS_1


"Hesty, teman baikku yang malang. Bukan aku yang membunuhnya, tetapi orangtuanya sendiri," jawab Gea sambil tertawa.


...****************...


__ADS_2