Tuan Muda Jenius

Tuan Muda Jenius
Bab 24


__ADS_3

Frank mengadukan kepada Tuan Harley bahwa Julya sekarang tidak mau lagi menuruti kemauannya. Frank juga menyampaikan bahwa Julya malah akan membocorkan rahasia mereka selama ini.


Mengetahui hal tersebut, Tuan Harley selaku wakil ketua organisasi ini tentu langsung mengambil  sikap, dia segera mengutus Jones agar segera pergi ke New York menemui Julya.


Frank berkata, “Julya akan menemui Brian selaku Manager AK Enterprise untuk melanjutkan kerjasama investasi.”


Tuan Harley menjawab, “Investasi itu tidak boleh berjalan.”


Frank mengedikkan bahu dan berkata serius, “Aku akan berkoordinasi dengan Jones. Biarkan anakku menjadi sandra.”


Tuan Harley terperanjat kaget. “Kau sudah gila, Frank! Kau tidak boleh mengorbankan anakmu sendiri.”


“Kalau tidak begitu, Julya akan membocorkan semua rahasia kita kepada Stefan dan Dmitry. Keberadaan kita akan segera diketahui. Sialnya, Julya terjebak oleh perasaannya. Dia mencintai Stefan setelah tahu bahwa Anouskha kabur dari istana dan tidak akan menikah dengan Stefan, terus dia tahu bahwa Calina hanya pura-pura hamil.”


“Kau lalai, Frank. Padahal kita sangat butuh jasa anakmu untuk melancarkan misi-misi kita. Sekarang siapa yang kita andalkan?”


Frank memang kacau. Untuk menyelesaikan misi organisasi, dia bahkan rela mengorbankan putrinya sendiri. “Aku tidak menyangka dia bisa jatuh hati dengan Stefan. Parahnya, sekarang dia sangat membenciku. Maka dari itu aku makin muak dengan Keluarga Fadeyka, sekarang mereka malah mempermainkan anakku.” Frank menatap mata Tuan Harley. “Setelah Julya kita sandra, aku akan membunuh Stefan dengan tanganku sendiri.”


...


Setelah dari bandara, Julya langsung menuju kantor AK Enterprise di New York dengan menggunakan taxi.


Selama dalam perjalanan dia terus melamuni Stefan. Dia lihat jam tangan pemberiannya. Dia lihat juga kalung pemberiannya.


Hatinya terguncang-guncang...


Namun, dia berniat keras di hatinya bahwa dia akan membantu Stefan memperbaiki keadaan perusahaan.


Julya berhenti di halaman parkir gedung tiga puluh lantai. Kantornya berada di lantai dua puluh. 


Setibanya di sana, Julya langsung disambut baik oleh Brian. Julya dipersilakan duduk.

__ADS_1


“Baiklah, Mr. Brian. Tentu Mister sudah tahu kejadian beberapa waktu lalu yang sedang menimpa Fadeyka Energy. Tapi, sekarang perusahaan sudah mulai membaik. Beberapa negara di Eropa sudah kembali membeli minyak dan gas kami seperti biasanya. Untuk proyek pengeboran di Pechora, kami masih mencari investor agar proyeknya segera dilaksanakan.”


“CEO AK Enterprise sudah menyetujui bahwa kami akan memberikan dana investasi sebesar dua billion dollar US. Dan kami juga akan memberikan dana tambahan untuk dua perusahaan Fadeyka lain di China dan India. Sebab, kami menilai investasi di Fadeyka sangat menggiurkan. Tuan Dmitry sudah menghubungi CEO secara langsung via telepon. Kami tahu bahwa Tuan Dmitry berdarah Amerika. Makanya CEO AK Enterprise ingin bekerjasama.”


Kontrak kerjasama pun dibuat. Untuk saat ini Fadeyka ini bisa bernapas lega.


Selepas dari sini, Julya langsung menuju Westfield WTC bermaksud membelikan oleh-oleh buat Stefan.


Wanita cantik itu berkeliling dengan seorang diri. Dia membeli jam tangan Rolex yang cukup mahal dan parfum yang paling terkenal di Amerika.


Ketika ingin pulang, tiba-tiba ada seorang pria tampan yang menawarkan tumpangan kepada Julya. Pria ini mengaku utusan AK Enterprise untuk mengantar Julya ke hotel lalu esoknya pergi menuju bandara.


Julya pun merasa senang karena mendapat perhatian lebih dari AK Enterprise.


“Perusahaan sudah menyiapkan hotel untuk Nona biar bisa beristirahat.” Pria itu kemudian mengantarkan Julya ke salah satu hotel di New York.


Namun, ketika masuk ke dalam hotel, rupanya sudah ada dua pria lain yang berada di sana lalu dengan segera menyekap Julya dan memberikan obat bius sehingga Julya pingsan tak sadarkan diri.


Tak lama kemudian Jones pun tiba di kamar hotel. “Kalian bertiga silakan keluar dulu.”


Jones berkata, “Kau tenang saja, Julya. Aku adalah teman ayahmu. Sekarang, ini pegang hp-mu dan hubungi Stefan!”


Awalnya Julya menolak, tapi karena terus dipaksa akhirnya dia menuruti kemauan Jones.


Stefan terhubung dengan panggilan video call. Dia yang sedang berada di rumahnya lantas terkejut sekali melihat kondisi Julya sekarang.


“Stefan, sekarang nyawa wanita ini sedang terancam!” Jones menggertak.


“Siapa kau? Apa yang kau mau? Lepaskan dia sekarang!” Stefan marah.


“Tidak usah pakai bentak-bentak! Kau sedang berada dalam masalah besar. Wanita yang kau cintai ini akan aku bunuh kalau kau tidak menuruti kemauanku.”

__ADS_1


“Apa yang kau mau? Lepaskan dia sekarang, akan aku beri kau uang dalam jumlah besar!”


“Santai, aku tahu kalau kau orang kaya, Stefan. Tidak usah terburu-buru. Di tanganku ada berkas kerjasama antara Fadeyka Energy dan AK Enterprise. Bahkan kau berada dalam dua masalah sekaligus.”


“Terserah! Yang penting Julya jangan kau apa-apakan. Dia harus selamat.”


“Baiklah, sekarang kau siapkan uang lima puluh juta dollar. Tidak perlu kau beri tahu siapa-siapa. Jika kau melaporkan ke polisi, tamat riwayat wanita ini. Dan berkas ini akan aku hanguskan. Kau tidak boleh bekerjasama dengan AK Enterprise. Mengerti?”


“Oke, baik.”


Kemudian Jones memberikan nomor rekeningnya. Di saat yang bersamaan, secara diam-diam Stefan memberikan sinyal kode bahaya. Di rumah dan kantornya sudah disiapkan sebuah alat yang jika dia sedang terancam maka akan segera ketahuan oleh pihak keamanan.


Jaringan keamanan ini tersambung secara otomatis ke jaringan komputer Hanz. Hanz yang memang kebetulan sedang berada di ruang IT-nya mengetahui bahwa Stefan sedang dalam keadaan bahaya.


Salah satu layar komputer Hanz menampilann video call percakapan itu. Layar yang lain menampilkan video cctv di rumah Stefan.


Dengan segera Hanz menghubungi tim keamanan Fadeyka dan memberi tahu titik lokasi keberadaan Julya.


Tim keamanan Fadeyka dan kepolisian Rusia langsung berkoordinasi dengan tim kepolisian New York.


Stefan tetap panik. Dia mengambil ponselnya yang lain lalu mengirimkan uang lima puluh juta dollar ke rekening yang tadi diberikan oleh Jones.


Mengetahui rencananya berhasil, Jones berniat ingin kabur dari New York menuju Australia.


Sebenarnya tugas yang diberikan oleh Tuan Harley dan Frank kepada Jones adalah menyandera Julya, lalu menyuruh Stefan pergi ke sebuah tempat di Saint Petersburg agar nantinya mereka bisa membunuh Stefan di sana.


Namun, Jones berkhianat, dia mengubah rencananya karena dia melihat ada kesempatan emas untuk menjadi orang kaya sekarang, lagipula dendam anaknya sudah terbalaskan, apalagi dia kepalang berada di negaranya sendiri, makanya dia lebih mementingkan dirinya sendiri daripada meneruskan misinya bersama yang lain di organisasi berbahaya itu.


Jones tidak ingin berlama-lama di Rusia karena dia sadar bahwa nyawanya juga akan terancam jika terus-terusan menjadi salah satu anggotanya. Dia tidak peduli dengan apa pun yang terjadi.


Saat keluar dari kamar hotel, tiba-tiba pihak kepolisan Amerika sudah berada di lokasi. Jones tertangkap basah dan tidak bisa mengelak.

__ADS_1


Sementara itu, Hanz berhasil menggagalkan transferan uangnya. 


Julya berhasil diselamatkan dan langsung dipulangkan ke Rusia.


__ADS_2