Tuan Muda Jenius

Tuan Muda Jenius
Bab 9


__ADS_3

Pesta pertunangan yang begitu meriah berlangsung dari sore hingga malam ini di Park Hotel Vitznau Swiss. Pemandangan berupa pegunungan dan hamparan Danau Luzern begitu menakjubkan.


Tuan Dmitry Fadeyka hanya mengundang orang-orang tertentu saja di acara pertunangan anaknya, seperti pejabat negara, petinggi Fadeyka Energy, dan orang-orang terdekat. Hanz dan Avraam duduk di kursi bagian belakang, sengaja mengasingkan diri.


Semua orang di Rusia dan beberapa negara di dunia tercengang mendengar Tuan Dmitry melangsungkan acara dadakan ini karena semua orang di dunia tahunya beliau tidak memiliki seorang anak pria.


Secara diam-diam Stefan disekolahkan selama belasan tahun di Amerika Serikat. Di usianya yang ke dua puluh tiga, setelah lulus studi S2, dia baru diperkenalkan kepada dunia bahwa Tuan Dmitry punya seorang penerus.


“Di hari pertunangan anak saya yang tampan dan gagah ini akan saya umumkan siapa yang bakal jadi CEO baru di Fadeyka Energy.” Tuan Dmitry melihat para tamu undangan.


Wilson selaku CEO Fadeyka Energy saat ini terbelalak mendengar pengumumnan itu. Tidak ada angin apa-apa tiba-tiba dia dicopot dari jabatannya.


Tuan Dmitry dengan tegas menyampaikan, “CEO yang baru untuk perusahaan energi terbesar di dunia adalah anak kandungku sendiri, Stefan Fadeyka.”


Semua tamu undangan bertepuk tangan meriah menyambut pengumuman yang menghebohkan tersebut. Hingga saat ini pun, semua orang belum mengetahui pasti, berapa jumlah anak kandung dari Tuan Dmitry karena pasca kematian putra sulungnya puluhan tahun lalu keluarga paling kaya di dunia ini menjadi begitu tertutup sekali.


Namun, orang-orang sudah mengetahui setidaknya ada dua anak kandungnya, satu pria bernama Stefan Fadeyka dan satu lagi wanita bernama Misha Fadeyka.


Tidak semua tamu undangan, begitu juga mereka yang tahu akan informasi acara ini di luar sana, menjadi turut bahagia, sebab dikhawatirkan Stefan Fadeyka akan menjadi pemimpin perusahaan sama seperti ayahnya dan kakeknya, Tuan Fadeyka.


Meskipuan Mendiang Tuan Fadeyka besar dan tumbuh di Rusia, pendiri utama Fadeyka Energy tersebut lahir dan merupakan insinyur terbaik di Amerika Serikat, maka otomatis jiwa kapitalisnya begitu tinggi.


Sementara Tuan Dmitry yang merupakan satu-satunya penerus lahir saja di Rusia tapi besar dan bertumbuh di Amerika serikat, anehnya mereka mampu membangun kerajaan besar Fadeyka Energy di negara komunis terbesar di dunia.


Dua generasi awal dari pemilik dan pemimpin Fadeyka Energy dikenal sebagai kapitalis sombong dan kejam. Mereka tak peduli seperti apa keadaan nasib para buruh yang bekerja bukan “bersama” mereka, melainkan bekerja “untuk” mereka.


Dua anak-beranak tersebut sering melakukan hal yang tidak terhormat terhadap pekerjanya, seperti apa yang saat ini diputuskan oleh Tuan Dmitry, beliau melepas jabatan Wilson secara paksa tanpa alasan apa pun.


“Mantan CEO silakan melamar di perusahaan energi yang lain. Pesangon kau yang besar itu semuanya akan saya bayarkan. Keluar kau dari pesta anakku ini!”

__ADS_1


Wilson mengawasi Tuan Dmitry dari kejauhan. Ada seringai di wajahnya. 


“Saya masih melihatmu Wilson. Pulang kau ke Rusia sana! Apa perlu saya belikan tiket pesawat sekarang ha? Keluar sana! Sekarang kau bukan lagi buruh di kerajaanku!”


Wilson menegakkan kepalanya dengan hormat walaupun sekarang ini dia benar-benar malu habis-habisan. Dia keluar dari Park Hotel Vitznau menuju pusat kota Zurich sendirian.


“Saya melihat Harry Gorbachev di sini. Rupanya dia datang ya. Saya pikir dia akan santai-santai dengan istrinya di Rusia sana pada saat sebagian petinggi perusahaan sedang menghadiri undangan pertunangan anakku. Dengar semua tamu undangan, Harry selaku Presiden Direktur di Oilzprom, sekarang saya pecat! Akan saya beri dia pesangon sepuluh juta dollar US sekarang juga. Akan aku transfer uangnya sekarang ke rekening dia. Saya sudah menyiapkan Presiden Direktur yang baru dari Amerika Serikat, dia teman kuliah anakku, lulusan terbaik dari Amerika Serikat. Hei kau Harry! Kau sudah menjadi sampah sekarang. Keluar kau dari pesta anakku!”


Harry sekilas melepas pandang ke arah para tamu undangan. Menteri Ekonomi Rusia menatapnya dengan sangat prihatin. Dua gubernur yang menjabat di Rusia tertunduk tak menyangka.


Lima orang direktur yang berada di bawah kemimpinannya lemas, salah satu di antara mereka menghampiri Harry dan berusaha menyabarkan dan memberikan motivasi.


Tuan Dmitry berkata keras, “Harry! Hampiri Wilson sana! Dengan bawa nama Fadeyka Energy kalian akan mudah diterima bekerja di perusahaan mana saja. Keluar kau!”


Harry merapikan jasnya. Dia beranjak dan melangkah ke arah panggung mewah di depan sana. Dia menyalami Stefan dan Anouskha, lalu memberikan ucapan selamat.


Ketika hendak menyalami Tuan Dmitry, Harry langsung dilarikan oleh dua orang bodyguard bertubuh besar setelah diperintahkan Tuan Dmitry.


Harry pun keluar dari gedung hotel mewah ini dengan hati yang hancur. Sementara para tamu undangan tidak bisa berkomentar apa pun karena semua orang sudah tahu seperti apa karakter dari Tuan Dmitry.


Semua tamu undangan menikmati hidangan khas Swiss, seperti Roti Valaisanne, Biskuit Leckerlis, dan minumian soda paling terkenal Passaia yang terbuat dari markisa. Ada juga flauder, punya rasa unik dibandingkan dengan minuman soda lainnya.


Saat momen bahagia ini berlangsung dengan khidmat dan nikmat, tiba-tiba ada seorang wanita Amerika menerobos masuk ke dalam gedung acara. 


Sebelum naik ke atas panggung, wanita berambut hitam dan panjang itu langsung ditahan oleh petugas keamanan bersenjata lengkap.


“Maaf, Nona. Kau mau apa?” tanya salah satu petugas.


“Namaku Calina. Aku mantan pacarnya Stefan waktu kuliah di Amerika.”

__ADS_1


Calina terus memberontak. Dia berusaha melepaskan pegangan kuat dari para petugas. Dia meronta-ronta, lalu menejerit, “Lepaskan aku! Lepaskan!”


Petugas menyeretnya ke luar gedung. Semua tamu undangan terkejut, apa wanita ini sudah gila? Sementara Tuan Dmitry tertegun heran. Di kursinya yang mahal ini dia berulang kali mengawasi Stefan, lalu mengawasi wanita Amerika itu.


Calina memekik, “Stefan kau menipu aku. Katanya kau anak seorang buruh di Oilzprom. Kau penipu! Kau bilang kau anak dari keluarga miskin. Kenapa kau membohongi aku?!”


Calina mengamuk sejadi-jadinya. Air matanya bercucuran hebat. Dia rela terbang dari Amerika ke Swiss hanya untuk membuktikan bahwa dia sudah ditipu oleh Stefan.


Di luar hotel, Jones sang ayah sigap mendekati putrinya saat tahu putrinya digeret paksa keluar. “Lepaskan anakku!”


Petugas keamanan menyerahkan Calina. “Anakmu ini sudah gila. Dia sudah merusak pesta besar Tuan Dmitry. Pergilah, kalau tidak kau bisa habis dihajar, bahkan kau bisa mati. Pergi sana!”


Dalam perjalanan menuju pusat kota Zurich, mereka berdua bertemu dengan Wilson dan Harry di sebuah cafe. “Kalian berdua orang penting di Fadeyka Energy, kenapa malah berada di sini, tidak hadir di acara pertunangan Tuan Dmitry?” ujar Jones lalu meminta izin duduk di dekat mereka.


Lantas Wilson dan Harry menceritakan kejadian barusan kepada Jones.


“Apa tanggapan kalian?” tanya Jones penasaran.


“Kami tidak mungkin akan diam saja,” balas Wilson. “Bukan hanya karena dipecat tanpa alasan, tapi hal yang tidak bisa kami terima adalah kami dipermalukan di hadapan orang-orang besar di sana.”


“Belum lagi besok media akan memberitakannya,” timpal Harry. “Mau ditaruh di mana muka kami?”


Jones menangguk prihatin, lalu menjawab, “Aku turut prihatin terhadap apa yang menimpa kalian berdua. Masalahku memang tidak seberat kalian, tapi kasihan saja melihat putriku ini.”


“Aku akan membentuk sebuah aliansi. Bagi siapa saja yang sudah merasa direndahkan dan dikecewakan oleh Keluarga Fadeyka, mereka berkesempatan bergabung.” Wilson emosi, tapi dia tidak bisa berkutik saat ini.


“Aku setuju. Aku kenal dengan banyak mantan buruh yang pernah bekerja di Fadeyka Energy. Mereka semua akan aku kumpulkan. Aku percaya Tuan Wilson saja yang memimpin aliansi ini.” Harry mengernyit. Dia ingin marah tapi juga tidak bisa.


“Apa kalian tahu aku ini juga buruh di Amerika sana? Jujur aku benci sekali dengan para pengusaha yang tidak punya rasa keadilan dan kemanusiaan kepada para pekerjanya. Atas dasar pembelaan terhadap putriku, aku akan bergabung bersama kalian. Aku tidak terima putriku dikecewakan.” Jones ikut emosi. Dia *******-***** jari-jemarinya.

__ADS_1


“Aku setuju sekali. Keluarga Fadeyka tidak hanya kejam, tapi mereka adalah penipu.” Calina masih bersedih, dan sisi hatinya yang lain menyimpan rasa dendam.


Keluarga Fadeyka harus menyesali perbuatan buruk mereka, karena para pembenci mereka sedang menyusun rencana besar.


__ADS_2