
Julya berkata kepada Feliks, “Saya ingin menyampaikan kepada Bapak Feliks bahwa Hanz tidak bersedia menjual program HF03 kepada siapa pun.”
“Kumpulkan semua programmer kita sekarang, sebentar lagi akan ada rapat.”
Julya melaksanakan perintah tersebut dan tak lama setelah itu rapat pun dilaksanakan.
Feliks memberikan hadiah besar kepada anak buahnya jika berhasil membuat program yang lebih hebat dari HF03 atau membuat sebuah virus yang bisa melumpuhkan HF03.
Namun, para ahli IT Fadeyka Energy sudah paham seperti apa kelebihan dari HF03 sendiri yang telah membantu tugas-tugas mereka selama di sini. Jadi tak ada satu pun dari mereka yang sanggup.
“Netovic! Kau lulusan IT terbaik dari Universitas Moskow. Bagaimana mungkin kau tidak sanggup merancang program yang sama atau melebihi itu?”
“Maaf, Pak Feliks, butuh keahlian dan perangkat yang sangat bagus untuk membuat program seperti itu, jujur saya tidak mampu.”
Feliks pun mulai kesal karena para ahli IT di sini tidak bisa diandalkan.
....
Di Villa Chernyy yang diselimuti salju.
“Aku mendapat tawaran pekerjaan dari Lukgaz,” ujar Harry. “Posisi yang sangat menggiurkan.”
Tuan Wilson mengangkat cangkir vodkanya lagi. “Kau terima tawaran itu?”
“Aku masih memikirkannya, Tuan Wilson. Sebab, penghasilan di BlackCarbon jauh lebih besar.”
“Jika pemerintah berhasil mengambil alih Oilzprom, Pak Alexei akan menjadikanku Presiden Direktur. Sama sepertimu, penghasilan di BlackCarbon lebih menggiurkan.”
Tuan Harley juga mengangkat cangkir vodkanya. “Kita akan tetap aman. Sementara ini aku akan tetap fokus mengurus Red York dan organisasi kita. Sampai sekarang aku masih kepikiran Frank, sepupuku.”
Tuan Wilson menghela napas. “Kami selalu menanyakan kabarnya, Tuan Harley. Jika dia butuh dana, tentu akan segera kita berikan, lagipula di sana dia sedang jaya juga. Sengaja kita beri sebuah misi bagi anggota kita untuk menemani Frank selama satu bulan.”
Hingga saat ini pemain utama BlackCarbon hanyalah tiga orang ini saja. Mereka ini ibarat dewan direksi dan pembina. Sementara ada beberapa orang di bawah mereka ibaratnya management yang mengelola tugas, keuangan, keamanan, dan perekrutan. Mereka ini penggerak utama organisasi di bawah tiga orang tadi.
Management tidak perlu melakukan perekrutan terbuka seperti halnya seorang pelamar kerja melakukan interview kerja di kantor. Skill dan pengalaman anggota akan bisa dinilai oleh mereka berdasarkan riwayat misi yang telah diselesaikan.
Karena menggunakan teknologi canggih, jika sudah mencapai level 5 dan mentok, sistem secara otomatis akan memberikan informasi bahwa anggota ini siap menjadi anggota tetap organisasi dan akan ditempatkan sebuah posisi dengan bayaran yang sangat besar.
__ADS_1
Jika sudah mencapai level mentok, management tidak akan mengetes apa pun, baik itu kecerdasan atau pun kejujuran, sebab anggota ini tidak mungkin orang bodoh dan tidak mungkin juga seorang pembohong yang berpura-pura supaya bisa mengetahui seperti apa itu BlackCarbon.
Hingga saat ini belum ada anggota yang berhasil mencapai level mentok. Mereka tersendat di level 3 dan 4 karena misi yang diselesaikan amatlah sulit bahkan butuh waktu berhari-hari untuk menyelesaikannnya.
Darknet merupakan ranah yang sulit ditelusuri mendalam oleh pihak mana pun sebab tak ada identitas asli yang mereka berikan di sini. Karena itulah tim cyber security dari mana pun tidak mudah melacak keberadaan anggota BlackCarbon.
Tuan Wilson menggleng tak percaya. “Kita mendapat perintah bahwa tidak boleh mengincar bahkan sampai membunuh Hanz. Padahal dia salah satu penyebab tidak lancarnya misi-misi para anggota kita.”
Harry mengelus keningnya. “Sampai sekarang tidak ada hacker yang mampu melumpuhkan HF03 miliknya. Ditambah, banyak anak buah kita yang tertangkap karenanya. Tapi sayangnya, kita tidak boleh menjadikannya sebagai target.”
Tuan Harley mengernyit. “Apakah Tuan Wilson tahu kenapa diberikan perintah seperti itu?”
“Oh, aku tidak mengerti alasannya, Tuan Harley. Ini menjadi dilema bagiku. Jalan satu-satunya adalah mencari cara agar program buatan anak muda ETH itu bisa kita hancurkan.”
...
Zahid baru saja tiba di Swiss. Dia menyiapkan oleh-oleh untuk Hanz dan Avraam.
“Baju batik untuk kalian kuliah. Nah ini makanan khas dari daerah tempat tinggalku, pempek.”
“Bagaimana bisnismu di sana?” tanya Hanz.
“Jadi kalau kami berlibur ke sana, kami bisa ngopi, makan, dan tidur gratis?” Avraam bercanda.
Zahid tergelak. “Spesial untuk kalian berdua. Kapan memangnya ada rencana mau ke sana?”
“Mungkin libur semester nanti,” jawab Hanz.
Hanz pun langsung mengajak Zahid masuk ke warnet mini-nya dan menceritakan apa saja yang sudah dialaminya kemarin-kemarin.
“Hanz, berarti otak pelakunya semakin sulit ditemukan.”
“Betul sekali. Lihat anggotanya sekarang sudah lebih dari dua ratus. Aku tidak berani melanjutkan misi karena sangat berbahaya dan juga merugikan sebagian pihak.”
“Kita harus segera mencari pelaku utamanya. Kalau tidak, jumlah anggota mereka akan terus bertambah dan makin banyak pula korban berjatuhan.”
“Aku sudah berkoordinasi dengan Pak Altherr dan Pak Wiliam. Anak buah mereka sudah berhasil membekuk belasan pelaku. Tapi itu tadi, payahnya anggota mereka terus bertambah setiap harinya. Benar, kita harus mencari pelaku utamanya.”
__ADS_1
Hanz mengklik fitur chat grup.
<182/210>
BC000031 : “Jangan dulu melakukan misi di Rusia. Banyak anggota yang sudah berhasil ditangkap.”
BC000067 : “Betul, jika dapat misi di Asia, kalian sangat beruntung dan harus segera diselesaikan.”
BC000208 : “Salam kenal, Bro! Mohon bimbingannya.”
BC000004 : “Tiga orang senior kita sedang berkumpul dan merancang sebuah virus canggih untuk melumpuhkan HF03. Jika berhasil, misi kalian banyak akan segera terselesaikan.”
BC000075 : “Terimakasih, Senior. Semoga virusnya cepat beraksi.”
BC000154 : “Siapa yang pernah mendapat misi meretas Starbucks Rusia? Aku butuh bantuan.”
Hanz keluar dari situs mengerikan ini, lalu kembali berjelajah di darknet. Dia menemui teman dunia mayanya yang sudah hampir sepuluh tahun berteman tapi tidak pernah bertemu di dunia nyata.
“Rocky? Apa kabar?” tanya Hanz.
“Baik. Kau apa kabar, SigmaF? Lama tidak ngobrol. Masih sibuk kuliah?”
“Masih. Game ke berapa yang sudah berhasil dibuat?”
“Sekarang game ke lima. Dua game terakhir aku mengerjakan project sendiri, tidak lagi bekerja di perusahaan game Amerika itu karena mereka tidak memberikan hak-hakku sebagaimana perjanjian.”
“Pantas kau jarang main ke sini, Rocky. Semoga sukses! Kau sudah dengar BlackCarbon?”
“Ada tiga orang teman yang sudah bergabung. Aku tidak berminat walaupun bayarannya besar. Aku lebih suka dengan pekerjaanku yang sekarang. Lebih aman. Kau gabung?”
“Aku gabung karena ada misi.”
“Secara, anak murid kesayangan ETH.”
“Kau bisa saja, Rocky. Sepertinya kau sedang sibuk, sebenarnya aku ingin meminta bantuan kepadamu. Kau cukup bekerja dari rumahmu saja. Sekarang FSB dan cyber-security Swiss sedang mengadakan perekrutan anggota untuk memberantas BlackCarbon. Jangan pikirkan bayarannya karena sekarang merupakan tugas kemanusiaan.”
“Baik, SigmaF, aku bersedia. Aku akan atur waktu mengerjakan project game dan juga membantu tugasmu. Kamis sampai sabtu aku akan bergabung bersamamu.”
__ADS_1
“Kalau ada teman lain, silakan diajak.”
Hanz terus mengeskplor di darknet.