
Avraam marah kepada Hanz. “Kenapa kau tidak meminta dana kepada Tuan Dmitry?”
“Uang pemberian Fadeyka Energy dan CERN sudah cukup untuk memperbaiki Super Komputer-ku,” ujar Hanz sambil menyetel perangkat-perangkat baru untuk semua keperluan warnet mini-nya.
“Tujuh ratus ribu dollar itu masih kurang. Kau pakai uang tabunganmu, Hanz. Kau tidak perlu pakai uang tabungan itu. Apa pun yang kau minta, pihak Fadeyka pasti akan menuruti. Begitu juga CERN, seharusnya mereka menambahkan fasilitas kepadamu.”
“Delapan puluh persen lebih semua yang ada di sini dananya berasal dari CERN dan ETH, Avraam. Aku jarang mengeluarkan uang. Baru dua kali saja. Itu pun tidak besar.”
“Aku tidak mengerti jalan pikiranmu. Isi warnet-mu ini seharusnya dipakai oleh FSB atau badan intelejen Cyber.”
“Berhenti bicara. Tolong kau angkatkan barang itu ke sini.”
“Dan seharusnya kau menyuruh beberapa orang untuk membantu tugasmu. Bukankah kau mendapat tawaran dari mereka supaya kau punya beberapa orang asisten?”
“Hm, kau mau bantu aku atau tidak?”
“OKE, Tuan Mudaku!”
Hanz meng-upgrade Hierarki Memori dan processornya sehingga Super Komputer-nya makin cihui. SCHF-02 rancangan Hanz mengunakan Intel Xeon Quantum dengan total tiga juta inti (core) serta 500TB RAM. Dari kecepatan 10 petaflop sekarang naik menjadi 45 petaflop. Uniknya, tidak seperti Super Komputer pada umumnya yang menghabiskan banyak energi, SCHF-02 hanya menghabiskan daya tidak lebih dari 10.000 kilowatts.
Umumnya Super Komputer digunakan untuk tugas penghitungan intensif. Oleh karena itu, SCHF yang didesain berbentuk lemari ini mampu melakukan banyak tugas secara paralel dan data sipil yang rumit. SCHF-02 aktif kapan saja di saat CERN membutuhkannya karena jaringannya terhubung langsung ke beberapa komputer CERN. Semua sudah diatur secara keren oleh Hanz.
SCHF-02 sangat membantu tugas-tugas kuliah Hanz, seperti pengerjaan permodalan molekul, simulasi peledakan senjata nuklir, riset fusi nuklir, analisis kriptografi, serta yang paling mutakhir adalah rekayasa anti-matter, dan proyek terakhir ini belum dilakukan pengerjaannya oleh CERN.
Progam HF-03 miliknya akan lebih garang sekarang. Dengan semakin canggihnya perangkat dan sistem yang ada, hacker BlackCarbon sepertinya tidak lama lagi akan segera tertangkap semua dan mereka tidak akan bisa lagi menembus firewall dari cyber-security di sini.
__ADS_1
“Tugasmu sudah selesai, Avraam. Terimakasih.”
Setelah Super Komputer-nya rapi, Hanz menutup ruangan ini, lalu merapikan beberapa perangkat yang ada di ruang warnet mini ini. Semua layarnya tetap yang lama. Jika dirasa tidak perlu diganti karena masih bagus, Hanz akan tetap memakainya dan dia bukan tipe orang yang gampang bosan.
Dari sini, setiap hari Hanz selalu mengontrol sistem keamanan ETH, CERN, dan Fadeyka. Sesekali dia juga memantau situs dan server FSB dan Cyber Security Swiss. Jika aman, Hanz kemudian akan masuk ke Dark Web dan mencari banyak informasi di sana.
Karena menjaga privasi, Hanz bukanlah seperti pria kebanyakan yang sering menghabiskan waktu di media sosial di berbagai macam aplikasi, berbincang dengan gadis-gadis, terus meng-update informasi walaupun tidak begitu penting, menonton video joget-joget, menikmati kehidupan selebritis di Youtube, dan apalah hal yang tidak begitu penting dan tidak pula bermanfaat lainnya.
Hanz tidak pernah menghabiskan waktunya untuk musik dan game. Dia bukan tipe pria kebanyakan. Di usianya yang ke-22 ini, jika memang benar-benar ada waktu luang setelah pekerjaan penting selesai, dia akan membaca buku sains atau IT. Dari dulu dia punya cita-cita seorang engineer dan programmer.
Avraam mengantarkan kopinya lalu pergi karena dia tahu bahwa Hanz tidak ingin diganggu. Kemudian Hanz menutup bagian kepalanya seperti layaknya hacker-hacker keren. Dia menegakkan badannya, lalu sepuluh jarinya mengutak-atik keyboard.
Sepuluh layar komputernya lantas hidup seketika. Dari sini dia melihat situasi di Istana Valaam, kantor Fadeyka Energy, kilang Oilzprom, dan Hanz bisa menonton semuanya dari cctv yang terpasang. Hanz sudah mendapat izin dari Tuan Fadeyka agar dia bisa mengakses semuanya. Lima puluh lebih perusahaan Fadeyka di seluruh dunia juga bisa dia akses dari sini.
Semua berada dalam kendali Hanz. Jika dia ingin mematikan lift di kantor Fadeyka, tentu akan bisa. Hanz bukanlah hacker buruk karena dia tidak akan mencuri informasi pribadi setiap karyawan yang bekerja di sana.
Dia ditugaskan Tuan Dmitry untuk mengawasi dan mengontrol sistem keamanan, itulah tugas utamanya, dan selebihnya dia juga diberi tugas untuk melihat situasi di sana, jika dirasa tidak beres, dia harus memberi laporan kepada Tuan Dmitry.
Hanz mengawasi ruang kerja para programmer di sana. Dia sangat menyayangkan sekali karena di ruangan ini semuanya karyawan baru. Apa mereka bisa bekerja dengan baik, sementara tidak ada senior di antara mereka? Seharusya ada dari mereka satu atau dua orang lama yang bekerja di Fadeyka.
Lanjut, Hanz agak lama mengawasi cctv di ruangan Feliks, tempat di mana dulu Stefan bertugas. Hanz terus memperhatikan gerak-gerik Feliks, cukup lama, berjam-jam. Hanz menghela napas berat. Dia menyeruput habis kopinya.
Lelah berjam-jam di dalam sana, Hanz keluar rumah dan melihat pemandangan luar sambil mengatur napas. Dia kendurkan otot-otot di bahu dan lehernya. Namun, pikirannya masih saja melayang, masih memikirkan Feliks, CEO baru yang dibangga-banggakan para pekerja Fadeyka.
Hanz masuk lagi. Dia sekarang ingin mengetes kemampuan SCHF-02 yang dikombinasikan dengan program HF-03. Hanz kembali menutup kepalanya. Seberapa cepat dan seberapa kuat dalam menghadapi BlackCarbon? Layar komputernya menampilkan bahasa-bahasa program yang sulit dimengerti.
__ADS_1
[Menginstal HF03]
[10% ...]
[25% ...]
[70% ...]
[100% ...]
Semua sistem mulai bekerja!
Kemudian Hanz melihat ada sesuatu yang aneh di darknet. Pesan-pesan aneh bermunculan di sana. Para hacker yang sedang berkumpul dan berbincang semua sedang membicarkan BlackCarbon.
“Salah satu bank swasta telah diretas dan mengalami kerugian seratus ribu dollar, pihak bank menyalahkan kami X.Zero9, padahal semua tahu BlackCarbon lah pelakunya....
“BlackCarbon menjual data palsu mengatasnamakan SunDown. Kami sangat sakit hati....
“BlackCarbon telah menyerang dan melumpuhkan sistem AnonimRed...
“Organisasi sampah....
__ADS_1
Banyak sekali kritikan dan umpatan yang dilancarkan oleh para hacker di sini. Semakin lama motif BlackCarbon semakin tidak jelas. Hanz bertanya-tanya sendiri, apakah mereka masih berada dalam satu organiasi utuh dan dipimpin oleh seseorang? Atau mereka terpecah-pecah dan tetap memakai nama BlackCarbon sebagai identitas? Atau jangan-jangan ada sebagian pihak luar dengan sengaja memakai nama BlackCarbon untuk menjalankan aksi buruknya?
Teka-teki organisasi ini semakin rumit.