
Satu tahun kemudian.
Gala segera pulang dari kantor karena panggilan dari istrinya. Dia tidak bisa melewatkan panggilan dari istrinya begitu saja.
Semenjak mempunyai anak, Gala lebih bucin lagi kepada sang istri. Dia bahkan hampir tidak membolehkan sang istri bepergian tanpa dirinya. Dia sangat takut istrinya di lihat oleh lelaki lain.
Dan yang lebih parahnya dalam setahun ini, Gala selalu menelpon istrinya dalam satu jam. Dia hanya ingin memastikan istrinya baik - baik saja. Dia hanya ingin melihat wajah cantik istrinya walaupun lewat video call.
Reni pun tidak pernah keberatan dengan sikap suaminya. Dia malah senang di perlakukan seperti itu pertanda suaminya sayang kepadanya.
"Hay Fares." Gala lansung menghampiri anak dan istrinya yang sedang bermain di ruang tengah.
Ketika Gala hendak menyentuh anaknya, Reni lansung memukul tangan suaminya.
"Cuci tangan atau mandi dulu sana, bawa virus."
"Kamu kenapa mau minta aku pulang?" tanya Gala.
"Mandi dulu sana, nanti baru aku kasih tau, aku ada sesuatu untuk kamu." ucap Reni tersenyum senang.
"Ah pakai suprise segala, aku kan penasaran yang."
__ADS_1
"Sabar ah, ayo sana mandi." ucap Reni mendorong tubuh suaminya agar bersiap mandi.
Gala akhirnya masuk ke kamarnya lalu menuju kamar mandi. Dia hanya patuh dengan perintah istrinya agar bisa cepat memeluk anak dan istrinya.
Setelah selesai mandi, ia akhirnya berjalan keluar dari kamarnya. Dia duduk di ruang tengah karena anak dan istrinya sedang bermain di sana.
Selain anak dan istrinya, di sana juga ada Mamanya dan papanya Gala dan seorang Beby sister anaknya. Reni sengaja mengundang kedua mertuanya di untuk berkumpul sana.
"Ini." ucap Reni memberikan sebuah dompet kecil berwarna hitam. Gala bingung apa maksud dari istrinya memberikan dompet kepadanya.
"Ini apaan yang?"
"Buka aja bang."
"Kamu hamil?" tanya Gala memastikan sang istri saat melihat barang yang ada di dalam dompet tersebut.
Reni tersenyum sambil menganggukkan kepalanya. Melihat anggukan kepala Reni membuat Gala tertawa senang. Dia memeluk dan mencium pipi istrinya sebagai tanda terima kasih.
Sedangkan mama dan papa Gala juga tertawa senang saat tau mereka akan mendapatkan cucu lagi. Apalagi melihat kebahagiaan anak dan menantunya.
"Alhamdulillah akhirnya kalian akan mempunyai anak kedua, semoga pernikahan kalian langgeng sampai akhir hayat." ucap mama Gala.
__ADS_1
"Aamiin." ucap yang ada di ruangan itu.
"Hei kamu Fayes, kamu mau punya adek? Kamu mau punya adek loh." ucap Gala mengendong anaknya dengan senang.
Sedangkan Fares hanya tertawa senang saat di gendong oleh papanya. Reni hanya tersenyum melihat suami dan anaknya yang sama - sama tertawa.
Dia merasa sangat bahagia setelah menikah dengan Gala. Hari hati yang ia lewati begitu bahagia setelah berapa banyak air mata yang ia tumpahkan.
Gala membawa istrinya kedalam kamar. Ia menitipkan anaknya kepada Beby sister. Sedangkan papa dan mamanya hanya tersenyum saja karena mereka juga pernah muda.
"Bang malu ah, di liat mama dan papa." ucap Reni saat sudah berada di kamar.
"Ngapain malu sama mama dan papa, ornag mereka pernah muda juga."
Gala lansung mencium perut datar sang istri. Hatinya merasa senang saat mencium perut sang istri.
"Kamu udah di sini nak, jangan nakal ya nak, jangan ganggu mama." ucap Gala sambil mengelus perut istrinya.
Gala lalu berdiri dan menatap mata istrinya. Wanita itu tampak sangat cantik di matanya.
"Terima kasih sayang, lagi - lagi kamu memberikan kado istimewa untuk aku, I Love You." ucap Gala lalu mengecup bibir sang istri tanpa menunggu jawaban dari sang istri Karena dia juga tau apa jawaban sang istri.
__ADS_1
Hati mereka mekar seperti bunga yang bermekaran. Kebahagiaan meliputi keduanya.
SELESAI