Yang Lain

Yang Lain
Kasus


__ADS_3

Aku sudah sampai dirumah, hari sudah sore dan kebetulan hari ini sepi sekali karena semua sepertinya sibuk dengan urusannya masing masing.


Biar kuberitahu paman Edbert sedang sibuk - sibuknya jika di hari senin. Tente sarah yang selalu rutin berbelanja dengan teman - temannya.


Kak John akhir - ini jarang pulang dari kampusnya, enaknya punya duit bisa tinggal dimana saja dan kapanpun yang ia mau.


Edric yang selalu rutin sekali nongkorng sama karibnya. Sedang Jackie, ia tetap menjadi dirinya dan mengurun diri dikamar dengan komik dan gadgetnya. Terkadang ia pergi keluar seperti ke perpustakaan, atau ke bioskop.


Sementara aku yang saat ini membawa gadis imut, ah aku tidak begitu peduli si. Lagian aku juga terpaksa mengajaknya kemari.


Dan sepertinya Ariel begitu senang disini ia msnyentuh apapun yang ia lihat, aku berusaha untuk melarangnya tapi ia ternyata... Penurut...


Tiba tiba Siska (salah satu Maid dirumah) muncul dan bertanya "Kau sedang berbicara dengan siapa?" tanya siska. Aku menjawab dengan alasan sedang bertelepon dengan keluarga, lalu ia pun mendekat.


Ia bilang kalau keluarga ini akan hancur, ia melihat tante sarah jalan dengan laki laki lain. Aku mendengarnya terkejut, kukira orang kaya tidak akan mendapat masalah.


Tanpa disadari Jackie muncul dan mendengarkan oblolan aku dengan siska. Ia meminta aku untuk mencegah hal buruk terjadi, ia memohon dengan membungkuk. Aku melihat Ariel dan sepertinya ia bersedia ikut membantu ku, itung - itung balas budi sama pa Edbert yang selalu berbuat baik.


Esok harinya aku terbangun dengan Ariel tepat di sampingku, ia tidur tanpa busana. Akupun dengan refleks menendangnya ke bawah, ia marah padaku lalu kumarahi balik.

__ADS_1


Ariel tidak punya baju ganti ternyata, aku lupa memberinya baju ganti sehingga Ariel membuka jubahya, mungkin karena panas. Akupun memberikan bajuku yang sudah tidak muat untukku.


Setelah sarapan Ariel memutuskan untuk mengikutiku ke sekolah, dan yang benar saja Tante Sarah belum Pulang sama sekali.


Dan ternyata yang dikhawatirkan Jackie benar, ia takut kalau pacarnya sebernarnya menginginkan hartanya.


Om Edbret begitu cemas, ia tiba tiba menerima telepon dari orang misterius yang menyuruhnya memberikan semua asetnya termasuk rumah besarnya, jika tidak tante sarah akan mati.


Dia juga bilang kalau yang datang harus satu orang, jangan berdua ataupun membawa polisi. Dengan begitu Edric dengan pikiran yang kacau (sepertinya habis mabuk) menyuruhku untu menjemputnya.


Tetapi Om Edbert melarangku, ia memilih memberikan semuanya daripada harus aku yang tidak tau apa - apa untuk datang kesana.


Tetapi Ariel mayakinkaknku, ia lagi lagi bilang kaulah yang tetpilih. Dia akan membantu sampai masalah aku keluar sekolah.


Cukup lama untuk meyakinkannya tapi akhirnya ia mengizinkanku.


Akupun pergi ke tempat yang telah orang itu kirim, tempat dimana tante sarah dikurung. Spertinya tempatnya jauh di luar kota. Dan ini pertama kalinya aku melihat luaran kota dan ternyata tidak begitu buruk.


Disebelahku malahan ada yang paling bahagia, Ariel sepertinya pertama kalinya menaiki kereta. Ia terlihat menikmati pemandangam disekitarnya, ialun ternyata takut akan gelap ketika memasuki terowongan.

__ADS_1


Akupun sampai di sebuah kota yang bernama Ireland dan akuoun turun dari kereta tersebut. Dari sana hanya perlu berjalan kaki sekitar 20 menit, selama itu aku mendiskusikan cara penangkapannya denga Ariel.


Ariel terlihat begitu bersemangat, ia bilang ini pertama kalinya Ariel bertemu penjahat di dunia ini. Akupun bertanya apa kau... Terlihat orang orang yang sepertinya mengurung tante sarah sedang berjaga.


Dengan mudahnya kami lemahkan dengan satu serangan. Tidak disangka ternyata Ariel bis beladiri.


Kami pun masuk ke dalam gubuk tersebut, orang yang menemaninya pun melihatku. Ia menagih janji yang paman Edbert berikan, aku dengan lantangnya bahwa hanya akan menjemputnya pulang tanpa meninggalkan apapun.


Ia tanpa basa basi menembakku dengan cepat, tetapi aku pernah diajarkan silat terbaik oleh ayahku. Ayahku bisa menghindari peluru tercepat yang pernah ada.


Akupun menghajarnya, terjadi keributan yang benar - benar besar. Ariel melepaskan ikatan tante sarah, tetapi tante sarah tidak menyadarinya.


Akhirnya orang yang mengurung tante sarah terpojok, dan sepertinya ia adalah pacar tante sarah. Terjadi pembicaraan drama yang tidak diperlukan, tante sarah begitu marah sehingga pacarnya berusaha menembaknya.


Aku dengan reflect menghalanginya dengan tanganku, yang akhirnya tanganku terluka parah. Aku fokus menyerangnya akan tetapi polisi tiba tiba datang bersama om Edbert, dan tenagaku telah mencapai batasnya.


Aku terbangun di sebuah rumah sakit terbaik di kota ini, sepertinya tadi aku pingsang. Aku pingsan karena terlalu capek dan tanganku terluka, om Edbert bilang operasinya berjalan lancar.


Tetnyata aku mengalami luka yang cukup serius, ya pertarungan semalam memang tidak adil. Aku bertarung dengan satu tangan ditambah ia bertiga dan bersenjata.

__ADS_1


Aku menyadari sesuatu yang kurang dariku, Oh benar Ariel tidak ada disini. Akupun memaksa keluar dari ruang rawat berniat mencari Ariel, terlihat diluar tante Sarah sedang duduk tapi aku tidak peduli.


Aku berlari mencari Ariel tapi sepertinya ia tidak dirumah sakit ini. Entah kenapa aku merasa kehilangan sesuatu yang besar, padahal aku baru mengenalnya.


__ADS_2