
Ayah dan ibu saling memandang.
“ Bagaimana,Bu? Apa ibu merestuinya? Jika merestuinya, ayah pun juga begitu.”
“ Sebenarnya aku ingin memarahimu Hiro. Kau sudah membuat putriku menangis. Kau tahu, terakhir kau kerumah. Putriku menangis hampir setiap hari. “
“ Ibu jangan di ceritain gitu dong.” Potongku malu. Hiro menahan tawanya sambil melirikku.
“ Itu kenyataan. Kau bilang, kau tak menyukainya. Tapi, mengapa malah menangis. Jadi keputusannya, aku merestui kalian. Dan jagalah putriku baik-baik. Ia anak yang masih polos. Dan masih labil dalam emosi.”
“ Tentu saja Tante. Saya akan menjaganya.”
Kemudian kedua belah pihak dari orang tuaku maupun Hiro, sepakat untuk memboyongku kejepang setelah menikah. Menurut rencana ayahku, kami akan menikah di Indonesia. Dan ayah Hiro setuju. Selain itu, pesta pernikahanku akan di adakan di Jepang. Karena keluarga dan kerabat keluarga Takayama pastinya tidak akan mungkin pergi menghadiri pernikahan kami di Indonesia.
***
Hiro mengajakku melihat-lihat rumahnya. Rumah yang besar dan mewah. Ini menakjubkan. Bahkan aku bisa membayangkan kehidupan Hiro yang serba berkecukupan.
“ Jangan bertampang bodoh melihat rumah ayahku. Aku tidak begitu suka rumah semewah ini. Bagiku rumah kita yang di cluster paling indah.” Kata Hiro sembari menggandeng tanganku dan mengajakku masuk ke kamarnya.
__ADS_1
“ Kamarmu bagus ya.” Kataku basa basi. Sebenarnya aku tidak ingin berkomentar tentang kamarnya. Entah mengapa aku merasa gugup ketika Hiro mengajakku masuk ke kamarnya.
“ Malam ini kamu menginap di sini ya, tidur bersamaku.”
“ Memangnya kau berani meminta izin ke ayah ibuku. “
“ Jika di izinkan, apa kamu mau tidur bersamaku malam ini.”
Hiro mendekat ke arahku. Aku merasa gugup dan mundur berlahan. Lalu, sesuatu menyudutkan kakiku. Aku jatuh dan tiba-tiba ada sesuatu yang empuk menahan tubuhku. Aku sadar jika aku terjatuh di atas kasur. Hiro tersenyum dan menindih pelan tubuhku.
“ Kali ini bolehkah aku minta semuanya.”
“ Tidak sekarang tapi nanti setelah kita menikah.”
“ Jika aku enggak mau gimana. Dan aku memaksamu, apa kau akan marah?”
Aku diam. Dengan sedikit menggigit bibir, dan akhirnya aku berkata.” Lakukanlah semaumu. Aku akan berikan hatiku dan tubuhku.”
Hiro tertawa sembari menarik tubuhnya dariku. Ia kemudian duduk, menarik tubuhku dan mendekap ku dari belakang. Percis sekali dengan mimpiku. Yang membedakannya adalah disaat ini aku tidak berada di taman Ueno. Meski bukan di taman Ueno, bagiku hal ini terlalu indah. Perasaanku saat ini sangat bahagia. Bersama Hiro seperti ini. Sedikit yang aku kenang adalah pertemuan kami. Aku tidak menyangka jika pria yang ku benci menjadi suamiku.
__ADS_1
“ Apa yang kau pikirkan?” tanya Hiro di sela ia mengecup bibirku.
“ Tetaplah bersamaku Hiro. Aku tak ingin kehilangan kamu lagi. “
“ Ya, aku janji. Aku akan selalu bersamamu hingga maut memisahkan kita. Aishiteru .”
Mungkin ini hanya sepenggal cinta yang abadi. Tapi , di balik ini. Takdir dan jodohlah yang selalu menentukan segalanya.
END !
Note ; terima kasih sudah setia membaca karyaku. Tunggu karyaku berikutnya ya.
Nexs novel.
Judul: SEDIH dan CINTA ( You Will always be inside my heart.)
Prolog !
Elisha adalah gadis SMA yang tidak sengaja bertemu dengan takdirnya. Tapi, takdir itu seolah membuat hidupnya menjadi penuh masalah dengan kakaknya. Ia harus memilih, kakaknya atau takdirnya. Ketika takdirnya menolak dan terus berada di sisinya. Kakaknya membuat rencana besar yang membuat takdirnya mengalami cedera diwajahnya. Akankah Elisha tetap bersama takdirnya.
__ADS_1