
Seminggu telah berlalu. Akhirnya Anggun setuju semua syarat yang Rendra berikan untuk dirinya jika menginginkan perusahaan milik Rendra yang di Singapura.
Rendra mengecup bibir Dita membangunkan wanita yang sangat dicintainya. Terkadang Rendra termenung dan berpikir, apa yang membuat dia bisa berpaling hati dari Anggun dan jatuh cinta dengan wanita sederhana ini.
Proses cerai antara Raffa dan Dita telah selesai. Surat akta cerai telah Rendra terima. Walau belum diberikan pada Dita.
Dita membuka mata karena Rendra yang terus mengganggu dengan mengecup bibir wanita itu. Dita memandangi Rendra dengan cemberut.
"Kita akan ke butik buat beli baju untuk pernikahan lusa," ucap Rendra.
Dita memandangi wajah Rendra dengan wajah tidak percaya. Bagaimana bisa mereka menikah jika surat akta cerainya belum ada.
"Aku nggak suka candaan, Mas. Gimana mau nikah jika akta cerai aja aku belum ada!"
__ADS_1
"Bagi Rendra apa yang nggak bisa. Semuanya bisa aku lakukan.Jika aku berkehendak maka semua harus terlaksana!"
"Aku nggak mau nantinya Mas Raffa mencari masalah. Aku mau kita menikah saat aku dan Mas Raffa telah resmi bercerai," ucap Dita.
Dita bangun dan duduk bersandar di kepala ranjang. Rendra menunduk dan mengecup perut Dita yang makin membesar. Kehamilannya telah memasuki bulan ke enam.
Rendra sangat menyukai saat bayi dalam kandungan Dita bergerak. Sebagian besar ibu hamil merasakan pergerakan janin pertama kali saat usia kehamilan menginjak 18-22 minggu. Jika ibu hamil memiliki postur tubuh yang kurus atau ini merupakan kehamilan kedua, gerakan pertama bisa saja dialami pada bulan ke-4 kehamilan.
Dita tidak bisa menahan haru mendengar ucapan Rendra. Akhirnya dia bisa bebas dari suaminya Raffa dan menikah dengan Rendra. Dita bahagia karena saat ini Rendra telah berubah, tidak pernah marah lagi. Dita berharap pernikahan keduanya ini akan kekal hingga menua dan hanya maut yang memisahkan
Air mata Dita jatuh membasahi pipinya. Tidak pernah membayangkan akan bisa bersama bayinya hingga dewasa. Rendra memandangi Dita dengan wajah keheranan.
"Kenapa kamu menangis? Aku mengatakan akan menikah denganmu bukan membunuhmu. Jika aku katakan akan menggorok lehermu, pantas kamu menangis!" ucap Rendra dengan wajah yang masih keheranan.
__ADS_1
"Aku menangis karena terharu, Mas. Aku nggak pernah membayangkan akan menikah dengan Mas, dan bisa bersama dengan anakku selamanya. Dulu aku berpikir akan meninggalkan bayi ini setelah melahirkan."
Rendra menghapus air mata Dita dan mengecup matanya dengan lembut. "Cinta bisa datang kapan saja, dari mana saja. Bisa dari orang-orang terdekat yang selama ini ada di sampingmu, bisa juga dari sosok seseorang yang baru dikenal. Tapi, asal cinta nggak penting. Yang penting adalah menjaga perasaan yang kita miliki ini. Kepada siapa dan kapan kita akan jatuh cinta takkan ada yang dapat mengetahuinya. Seandainya dapat mengetahuinya, mungkin bisa langsung mengetahui siapa yang akan menjadi pendamping hidup ini."
Dita memeluk tubuh Rendra. Pria yang awal bertemu sangat dibencinya, dan hari ini dia juga menyadari jika pria ini yang membuat dirinya sangat bahagia.
Betul kata pepatah jika antara benci dan cinta itu jaraknya hanya tipis.
Cinta dan benci adalah emosi jiwa yang bersifat dinamis, sangat mudah berubah dari suatu waktu ke waktu yang lain. Oleh karenanya, apabila engkau mengagumi seseorang, janganlah memujinya dengan cara yang berlebihan, karena boleh jadi orang yang paling kamu kagumi saat ini akan berubah menjadi orang yang kamu benci suatu saat kelak. Sebaliknya apabila engkau membenci seseorang, janganlah berlebihan dalam mencercanya. Boleh jadi orang yang paling kamu benci saat ini, akan menjadi orang yang paling kamu kagumi suatu saat kelak.
Sumber google
...****************...
__ADS_1