Against All Odds

Against All Odds
CH 30 - Hasil Pertemuan (Ext. Penjelasan kekuatan tiap faksi)


__ADS_3

Penting untuk di ketahui, jika setiap faksi yang membagi umat manusia menjadi 5 kekuatan yang berbeda. Di dunia Erder, tidak ada manusia yang tidak memiliki faksi. Faksi diturunkan secara turun temurun, kekuatan itu akan diwariskan dari kedua orang tua ke anaknya. Tapi, dengan adanya Menhir Bastion, batu besar yang sangat kokoh itu dapat menyimpan seluruh kekuatan faksi yang telah ada di dunia ini sejak dulu. Walau begitu, Menhir tidak bisa mewariskan kekuatan yang tersimpan di dalamnya kepada sembarang orang. Kekuatan dari faksi yang tersimpan hanya di wariskan kepada seorang Celestial, itupun peluangnya tidak 100%.


Menhir Bastion memang mulai aktif menjadi batu besar yang luar biasa setelah kemunculan portal antar dimensi. Namun, hal yang tidak diharapkan saat ini mulai muncul. Sebuah portal-portal hitam secara misterius mulai terbentuk. Portal hitam itu menghancurkan semua yang ada disekitarnya, menyebabkan kekeringan, kebakaran hutan, hingga menghancurkan portal antar dimensi yang telah lama terbentuk. Tak hanya itu, makhluk-makhluk menyeramkan mulai bermunculan dari portal itu. Tidak seperti Celestials yang hadir sebagai pewaris suatu faksi, makhluk-makhluk yang muncul dari portal hitam itu lebih mirip dengan makhluk kegelapan yang di kirim langsung dari neraka.


Belum ada yang bisa memastikan orang dari faksi manakah yang memiliki kekuatan terkuat. Semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Meskipun demikian, banyak orang mulai beranggapan bahwa Faksi Nythorian adalah yang terkuat karena berani menentang kekuasaan Kerajaan Thellidia. Selain itu, orang-orang Nythorian yang berkumpul di Kerajaan Nabis masih dapat menjalani kehidupan mereka ditengah ancaman hampir dari seluruh kerajaan di Benua Winterhedge.


Dan jika bertanya tentang kekuatan apa yang dimiliki tiap faksi, mungkin itu akan lebih mudah di jelaskan. Mungkin ada beberapa persamaan dan perbedaan. Namun perlu digaris bawahi, seseorang bisa saja menguasai kekuatan dari kelima faksi jika mereka gigih dalam berlatih. Berikut, adalah daftar singkat yang menunjukkan jenis kekuatan yang dimiliki oleh setiap faksi.


• Faksi IIlymeira : Kekuatan pemanggil, peningkatan ketahanan diri, memperkuat insing, pembangkitan medan kekuatan dan penyembuhan.


• Faksi Nythorian : Kekuatan bayangan, memanipulasi pikiran, kekuatan dominasi, kekuatan pemanggil.


• Faksi Pandora : Kekuatan telekinesis, Kekuatan segel, kekuatan memanipulasi ruang, teleportasi.


• Faksi Venomglaire : Penghasil racun, kekuatan korosi, resistensi racun, manipulasi racun, detoksifikasi racun.


• Faksi Silvergate : Kekuatan memanipulasi elemen (Kemampuan untuk memanipulasi elemen alam seperti api, air, angin, atau tanah), pengendalian energi (Kemampuan untuk menghasilkan dan mengendalikan energi, seperti energi listrik atau energi fisik)


...-...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...-...


Brakk!


Suara tangan memukul meja terdengar menggema di ruangan mewah itu. Setelah menerima beberapa sambutan saat di kolam, mereka berenam pergi ke ruangan rapat yang sesungguhnya. Ruangan khusus pertemuan itu terletak bersebelahan dengan kolam berendam yang barusan mereka gunakan.


Raja Gallus terlihat sangat marah, merasa tidak puas dengan keputusan yang telah dibuat Pemimpin Kerajaan Isenfeld.


"Aku tidak sudi berperang, jika para Pandora dari Isenfeld tidak ikut berperang!" Seru Gallus dengan lantang, wajahnya merah padam.


"Katakan pada pemimpin mu, untuk segera mengirim pasukan ke Kerajaan Thellidia bagian Utara jika ingin hubungan antara kedua kerajaan tetap terjaga!" Imbuhnya dengan penuh tekanan.


"T-tapi Tuan Gallus, Ratu Lalaine sudah memutuskan unt-" penjelasan dari perwakilan Isenfeld terpotong oleh gebrakan kuat di meja.


Mendengar pernyataan keras dari Gallus, Jurgan hanya bisa mengangguk sambil memijat kepalanya yang pusing. Karena memang faktanya, Persekutuan ini sangat membutuhkan bantuan dari Kerajan Isenfeld. Alasannya cukup sederhana, karena letak kerajaan yang di kuasai faksi Pandora dan di pimpin oleh Ratu Lalaine Artoria itu berada di Barat Laut Kerajaan Nabis. Ini mungkin dapat menjadi pukulan telak bagi Kerajaan Nabis, jika diserang dari segala penjuru secara bersamaan.


"Apa kamu yakin, Ratu Lalaine sudah paham tentang rencana yang sudah kita buat?" Tanya Jurgan kepada perwakilan dari Isenfeld.


Pria itu membungkuk sedikit, lalu menjawab dengan penuh keyakinan. "Aku sangat yakin, Ratu Lalaine sudah memahaminya."


"Lalu, mengapa-"

__ADS_1


Seruan Gallus terhenti saat Raja Jurgan mengangkat tangannya sedada. Perlahan, Raja Jurgan merapatkan kedua telapak tangannya di atas meja dengan serius, matanya menatap tajam ke arah perwakilan dari Kerajaan Isenfeld. "Satu Minggu," katanya dengan tegas. "Aku memberi waktu kerajaanmu, satu Minggu untuk mengambil keputusan, tidak lebih."


Mendengar itu, perwakilan dari Kerajaan Isenfeld merespons dengan membungkuk setuju, menunjukkan ketaatan mereka pada keputusan Raja Jurgan. Suasana ruangan terasa tegang, namun kesepakatan telah dicapai, setidaknya untuk sementara waktu.


Satu persatu dari mereka mulai meninggalkan ruangan, setelah Raja Jurgan menutup acara.


Kesimpulan hasil dari pertemuan ini adalah untuk menyerang Kerajaan Nabis secara serentak dalam waktu dekat. Rencananya adalah merebut wilayah Lorgold dan Swynstone, dua poin utama yang menjadi sasaran. Hasil dari pertempuran nantinya akan dibagi secara merata di antara semua pihak atau kerajaan yang berpartisipasi dalam serangan ini. Namun, wilayah-wilayah yang berhasil direbut, yaitu Lorgold dan Swynstone, akan menjadi bagian dari wilayah kekuasaan baru Kerajaan Thellidia. Rencana ini menciptakan sebuah aliansi antara beberapa kerajaan yang berpartisipasi, dengan tujuan menghadapi ancaman kegelapan yang mereka anggap berasal dari Faksi Nythorian. Mereka menyebut perang ini dengan nama 'Penegak Kebajikan' ada juga yang menyebut 'Perang Suci' untuk memusnahkan Faksi Nythorian sepenuhnya.


Raja Gallus Calidia yang masih merasa tidak puas, datang menghampiri Jurgan setelah semua orang telah pergi.


"Temanku," katanya dengan nada yang lembut, "kau tahu, Kerajaanku tidak dapat ikut berperang jika Kerajaan Isenfeld tidak ikut, kan?"


Jurgan sedikit tertawa mendengar pernyataan dari Gallus. "Kenapa? Kau takut jika kerajaanmu akan diserang dari belakang saat sebagian besar prajuritmu pergi?"


Wajah Gallus terlihat kesal. "Tentu saja aku takut, dan apakah ada yang lucu dari situ, Jurgan?"


Jurgan masih duduk dengan santainya, kemudian dia mengambil sebuah lilin yang menyala di atas meja. Dia memainkan lilin itu, membiarkan airnya menetes ke atas meja.


"Peperangan adalah seperti api yang menyala," ujarnya perlahan, "dan kita harus memiliki keberanian untuk menghadapinya dan memadamkannya."


"Apa maksudmu?" tanya Gallus dengan rasa penasaran.

__ADS_1


Raja Jurgan masih sibuk memainkan lilin di tangannya. "Maksudku, jika Kerajaan Isenfeld diibaratkan seperti api yang menyala, kita hanya perlu memadamkannya, kan?" Lalu, dia meniup lilin itu, memadamkannya, dan tersenyum licik ke arah Gallus.


Suasana ruangan kini terasa lebih dingin, penuh dengan intrik dan permainan politik yang kompleks.


__ADS_2