
"tapi itu dulu. sekarang Rian lebih suka kalau kak Kesya dekat sama kak Dean" kata Rian sambil memakan cemilan yang tadi di beli Kesya saat membeli minum.
"emangnya kak Kesya sama kak Dean pacaran?" tanya Geri pada Rian sambil melihat Kesya dengan kecewa, Kesya hanya menunduk saja ia merasa bersalah pada Geri.
flashback
*sejak ke jadian Geri menolong Kesya dan Rian saat itu membuat mereka kini sangat akrab bahkan Geri sering mengajak Kesya dan Rian jalan-jalan seperti saat ini.
"kak Rian mau main dulu sama teman-teman Rian yang sana" tunjuk Rian pada anak-anak yang tak jauh dari mereka.
"iya tapi jangan jauh-jauh ya mainnya" Rian pun segera berlari menuju temannya saat Kesya memberinya izin.
"lihat bahkan dia sangat mudah berteman dengan orang lain" kata Geri melihat Rian yang sudah akrab dengan teman barunya.
"iya. dia suka bergaul dengan banyak orang" kata Kesya.
Geri melihat Kesya yang sedang memperhatikan Rian bermain.
Geri tersenyum kecil kemudian nengalihkan pandangannya.
sebenarnya Kesya sadar saat Geri terus menatapnya tadi, tapi ia memilih untuk mengabaikannya saja.
"Kesya" panggil Geri. kesya pun melihat ke arah Geri.
"aku nggak tahu apa ini terlalu cepat atau bagaimana, tapi entah sejak kapan aku menyadari sesuatu, aku merasa bahagia saat kita bersama seperti ini, saat kita tidak bertemu aku merasa merindukanmu..." jeda Geri sambil memandang ke depan sedangkan Kesya menatap dan menunggu kata Geri selesai.
__ADS_1
Geri pun menatap Kesya dan melanjutkan kata-katanya yang membuat Kesya merasa deg degan.
"aku suka sama kamu"
Kesya hanya diam terpaku mendengar pengakuan Geri.
"mungkin setelah ini kamu akan menjauhiku" kata Geri sedih.
"ak...aku..." kata Kesya terbata-bata di potong cepat oleh Geri.
"aku ngerti kok, kamu nggak usah jawab sekarang" kata Geri sambil tersenyum ke pada Kesya. ia merasa bersalah karena sudah menjebak Kesya dalam ke bingunan.
Kesya hanya diam. ia bingung harus bagaimana, ia mengira selama ini dirinya dan Geri hanya berteman tapi nyatanya Geri menyimpan perasaan padanya.
"kak Kesya huaaaaa!!" Kesya dan Geri dengan cepat menghampiri Rian yang menangis, karena terjatuh saat bermain.
"tadi dia lari lalu kakinya tersandung akar pohon kemudian jatuh" kata salah satu teman Rian.
Kesya berusaha menenangkan Rian yang menangis sampai tiba-tiba Geri datang memberi air minum untuk Rian.
Rian pun minum dan mulai meredakan tangisnya, walaupun lututnya masih sakit dan menggeluarkan sedikir darah.
"ya sudah kita pulang aja yuk" ajak Kesya.
Geri pun mengantar Kesya dan Rian pulang.
__ADS_1
sesampainya di depan rumah Kesya, tiba-tiba Rian mengatakan sesuatu sama Geri*.
"kak Geri sayang sama kak Kesya nggak?" tanya Rian tiba-tiba saat turun dari mobil.
Geri jadi salah tingkah di tanya seperti itu oleh Rian. Geri melihat Kesya sekilas kemudian menjawab.
"iya kakak sayang sama kak Kesya, sayang Rian juga" kata Geri sambil tersenyum pada Rian.
"kalau kak Kesya gimana?" tanya Rian dengan Kesya, Kesya hanya mengangguk sebagai jawaban.
"kalian sudah pulang, ayo Geri masuk dulu" ajak mira saat melihat mereka.
"nggak usah tante, boleh saya bicara berdua dengan Kesya?"
"boleh, ya udah kalian bicara aja, biar Rian sama tante" kata Mira sambil mengajak Rian masuk ke rumah.
setelah melihat Mira dan Rian sudah masuk, Geri mengajak Kesya bicara.
"Kesya, soal pengakuan aku tadi di taman tidak usah di pikirin ya"
"aku nggak mau kamu menjauh, aku ingin kita selalu jadi teman kayak gini" Lanjut Geri.
"iya, aku juga minta maaf ya. aku juga ingin pertemanan kita tetap baik seperti ini" kata Kesya.
"untuk jawaban tolong beri aku waktu, kamu maukan?" tanya Kesya.
__ADS_1
"iya aku mau" kata Geri senang setidaknya masih ada harapan.
flashback end