
Hari ini Dean di berangkatkan ke Singapura dan Dokter Feno yang akan mendampinginya nanti selama perawatan.
sesampainya di Singapura Dean segera di berikan perawatan, sedangakan Wina dan Haris menuju hotel untuk beristirahat.
"yah, gimana apa Kesya sudah di temukan?" tanya Wina.
sedangkan Haris hanya diam, dia tak tahu harun menjawab apa kepada istrinya. Haris juga ikut menyelidiki kasus kecelakaan itu.
"hiks..hiks.. mengapa yah?" tanya Wina sambil terisak. Haria tidak tahan melihat istrinya yang selalu menangis ketika mengingat tragedi yang menimpa anak dan menantunya.
"bunda sangat merindukan mereka, mengapa ini semua menimpa mereka? apa salah mereka?" kata Wina masih terisak.
Haris segera menarik Wina kedalam pelukannya.
"sudah bunda, kita berdoa aja ya, semoga Dean segera sadar dari koma dan Kesya bisa segera di temukan" kata Haris.
sejauh ini hasil penyelidikan Haris, dia mengetahui bahwa Kesya tidak meninggal dalam ledakan itu, tapi Kesya tiba-tiba menghilang tanpa kabar, apakah dia di bawa pergi atau bagaimana itu yang saat ini masih tanda tanya.
setelah melakukan perawatan beberapa hari di Singapura, Dean sudah menunjukkan perkembangan sehingga harapan dia untuk hidup semakin besar.
detik berganti menit, menit berganti jam, jam berganti hari, hari bergati minggu, minggu berganti bulan, tak terasa sudah satu bulan Dean menjalani perawatan di Singapura dan berita membahagia pun terus terdengar seriap hari mengenai kesehatan Dean.
__ADS_1
"om, tante Dean menunjukkan perkembangan yang sangat baik, dan sebentar lagi dia akan segera sadar" kata Feno senang memberi tahu Haris dan Wina.
"Alhamdulillah" kata Haris dan Wina sambil meneteskan air mata bahagia.
"oh iya besok Sean, Candra dan Fendi akan kesini untuk jenguk Dean" kata Feno.
"iya, terima kasih ya Feno, sudah selalu merawat Dean" kata Wina.
"iya tente, itu sudah tugas saya sebagai dokter sekaligus sahabat Dean"
sementara itu seorang yang sedang terbaring di brangkar menggerakkan jari-jarinya secara perlahan,
flashback on
"Kesya.. ku mohon bertahanlah" kata Dean lirih sambil menarik Kesya keluar dari mobil.
Dean dengan tenaga yang lemah berusaha keluar dari mobil sambil memapah Kesya.
baru beberapa langkah Dean dari mobil, mobil itu segera meledak sehingga membuat dia dan Kesya terhempas. Dengan rasa sakit yang luar biasa Dean mencoba mencari Kesya namun mobik itu kembali meledak sehingga membuat Dean kehilangan kesadarannya.
"Kesya.." kata Dean sambil menutup matanya.
__ADS_1
flashback off.
"Kesya.." ingau Dean masih memejamkan matanya
"Kesya.."
Feno yang baru masuk ke ruangan Dean sengera mendekat dan memencet tombol yang ada di samping brangkar Dean.
tak lama kemudian seorang dokter dan perawat masuk keruangan dan segera memeriksa keadaan Dean.
sambil tersenyum dokter berkata.
"for your prayers and patience, the patient has passed the critical period, hopefully this will be a good start" (atas doa dan kesabaran dari kalian, pasien sudah melewati masa kritisnya, semoga ini menjadi awal yang baik).
****
halo para readers😀😀
maaf ya aku lama baru vote, soalnya aku udah kelas 12, jadi lagi sibuk-sibuknya belajar supaha nisa lulus hehehe.
btw jangan lupa komen dan like ya, vote juga hehehe.
__ADS_1
soalnya kalau kalian like