AKANKAH SEMUA BERAKHIR BAHAGIA?

AKANKAH SEMUA BERAKHIR BAHAGIA?
chapter 3


__ADS_3

hai happy reading ya😁


jangan lupa like, komen ya dan follow aku juga ya GRATIS kok ok 😹


***


Kesya memarkirkan mobilnya, kemudian masuk ke Cafe mencari teman-temannya.


"Kesya sini" Kata Riska melambaikan tangannya.


Kesya Dan Rian pun berjalan ke arah mereka.


"hai Kesya, kami kangen banget sama kamu" kata Fanda sambil memeluk Kesya dan di balas Kesya.


" aku juga kangen sama kalian" balas Kesya kepada temannya.


"kamu makin cantik aja deh" puji Laili.


"kamu bawa siapa" Kata Riska melihat Rian.


"oh iya dia adik sepupuku, namanya Rian" jawab Kesya memperkenalkan Rian.


"hai kakak, aku Rian"kata Rian senyum.


""halo Rian kamu imut banget sih" kata Fanda mencubit pipi Rian.


Rian yang di cubit pipinya pun kesel bagaimana tidak Fanda menbitnya dengan lumayan keras.


"aduhh sakit" kata Rian mengadu.


"ee maaf ya Rian, habisnya kamu imut banget deh" kata Fanda merasa bersalah sambil terkekeh.


"Rian mau makan apa? " tanya Kesya.


"nasi goreng spesial " kata Rian senyum, pasalnya ia sangat menyukai nasi goreng.


"nasi gorengnya 1 sama waffle toping vanila ya mbak. minunnya air putih 1 sama vanila latte 1 mbak" kata Kesya memesan makanan kepada pelayan Cafe.


"oh iya Kesya kamu habis kuliah kerja di mana? " tanya Riska membuka obrolan.


"aku mau mengembangkan butikku di sini" kata Kesya.


"terus kalian bagaimana?" tanya Kesya.

__ADS_1


"kalau aku melanjutkan bisnis mamaku" Jawab Laili.


"kalau aku melamar kerja di perusahaan L&KY group. di sala-satu perusahaan properti terbesar di Jakarta" kata Riska menjelaskan, menbuat Fanda dan Laili terkagum pasalnya tidak mudah masuk ke perusahaan L&KY group


Kesya mendengarnya biasa-biasa saja pasalnya perusahaan tersebut milik orang tuanya.


"kamu hebat ya Ris, kerja di situ banyak saingannya loh, kalau aku kerja di bank swasta" kata Fanda.


dan mereka pun nengobrol sambil bercanda satu sama lain.


"kak Kesya pulang yuk Rian udah ngantuk" ajak rian beralasan karena Fanda, Riska, dan Laili hanya menceritakan tentang kelebihan mereka terus sehingga membuat Rian muak dan malas saja mendengarnya.


Kesya melihat Rian yang memang kelihatannya mengantuk.


"yaudah. kita pulang, kakak bayar makanannya dulu ya" kata Kesya memanggil pelayan.


"aduh Kesya boleh bayarin kita juga enggak. Hitung-hitung ngerayahin kepulangan kamu dari Inggria" kata Laili.


"sekalian dengan makanan mereka ya mbak" kata Kesya memberikan kartu kreditnya.


"kami pulang dulu ya" pamit Kesya ke mereka.


dan Kesya pun menggandeng Rian menuju mobilnya untuk pulang ke rumah.


seorang pria sedang duduk di kursi sambil menandatangani beberapa dokumen diatas meja.


"hai sayang" sapa seorang perempuan cantik yang masuk ke ruangannya.


"hallo sayang, pekerjaan kamu sudah selesai" kata Dean kepada Zindi sambil berdiri dan memeluk zindi.


"iya hari ini kerjaan aku enggak banyak, pulang yuk" kata Zindi manja.


"yaudah kamu duluan aja aku mau selesaikan pekrejaanku dulu" kata Dean melihat pekerjaannya.


"yaudah aku tungguin kamu aja, supaya aku enggak bosan bagaimana kalau aku belanja aja" kata Zindi manja.


Dean yang mengerti pun memberikan kartu kreditnya kepada Zindi karena Dean sudah sangat sering berkencan dengan wanita seperti Zindi.


Zindi pun menerima kartunya dengan senang


sambil memeluk Dean dan berlalu keluar ruangan.


" wanita mata duitan" kata Dean dalam hati.

__ADS_1


beberapa menit kemudian.


"udah jam 4.13 sore, sebaiknya aku pulang" gumam Dean sambil merenggangkan badannya.


Dean pun menelpon Zindi untuk mengajaknya pulang.


"Hallo Zindi aku udah selesai, ayo kita pulang" katanya kepada Zindi setelah telponnya di jawab.


"sayang kamu pulang aja duluan, aku lagi sama temanku nih" kata Zindi di telpon.


"oh okey" kata Dean singkat sambil mengakhiri panggilan.


Dean pun bergegas keluar menuju parkiran dan pukang kerumah.


"Dean sayang kamu sudah pulang" kata Wina menyambut anaknya pulang.


Dean pun menyalimi Tangan Wina


"ayah sudah pulang? " tanya Dean kepada Bundanya.


"iya sudah, ayah lagi bersih-bersih" kata wina.


tak lama kemudian, Hardi datang.


"Dean kamu udah pulang, sana ganti baju baru temui ayah disini, ada yang mau ayah bicarakan" kata Hardi sambil menuruni tangga.


Dean pun bergegas kekamarnya untuk bersih-bersih.


tak lama kemudian terdengar langkah kaki menuruni tangga.


"apa yang ayah mau omongin? " tanya Dean sambil duduk.


"Dean apa kamu punya kekasih? " tanya Hardi.


"tidak, kenapa ayah tanya begitu?" tanya balik Dean.


"Dean 10 tahun yang lalu papa dan sahabat ayah pernah buat perjanjian, kalau kami akan menjodohkanmu dengan anakanya" kata Hardi.


Dean pun yang mendengarnya protes


"tapikan ayah aku belum setuju, lagian aku bisa mencari istri sendiri" kata Dean protes.


"kamu tidak bisa menolak. gadis itu sekarang sudah menyelesaikan pendidikannya di Inggris, jadi bulan depan kalian harus menikah ayah yang akan mengurus semuanya" kata Hardi berlalu pergi meninghalkan Dean yang hendak protes lagi.

__ADS_1


__ADS_2