
Rachel tengah mengawasi siswa baru yang tengah mengerjakan tugas dikawasan tersebut.
Juna yang baru tiba pun langsung berdiri disebelahnya.
"pulang dari sini, aku harus dapet bayaran"
Rachel menoleh lalu tertawa pelan.
"semuanya bakal dapet banyak coklat kok buat bayarannya"
"bukan upah itu"
"terus? "
"gausah pura-pura gak ngerti"
Rachel terkekeh pelan.
"iya-iya... Aku yang masak"
Rachel berjalan menunggalkan Juna.
"bukan itu juga, Rachel! "
###
"nah sekarang kita ambil surat selanjutnya... "
Raka mengambil salah satu surat di dalam kotak tersebut.
"surat dari Galang Alengga untuk kak Rachel. Silahkan Galang,kak Rachel... "
Para siswa siswi baru bersorak dan seorang siswa berbagan tinggi berdiri lalu naik ke atas panggung acara.
"ini suratnya silahkan dibacakan"
Galang berdiri dihadapan Rachel lalu membacakan 'surat cinta' nya itu.
"ehem... Jun...jantung masih aman? "
Bisik Riyan meledek membuat yang lain ikut menahan tawa.
Juna pun hanya menahan rasa cemburunya mendengar bacaan surat cinta untuk Rachel tersebut.
"oke selanjutnya, surat dari Kirana Larasati untuk kak Juna. Silahkan Kirana dan kak Juna"
Jasmine merasa sangat kesal.
"kok bukan surat gue sih? "
"sabar Jasmine. Not your lucky day"
Seorang gadis berambut panjang naik ke atas panggung lalu membacakan suratnya di depan Juna.
Rachel dan teman-temannya pun terlihat menahan tawanya karena tidak tahan melihat ekspresi wajah Juna yang datar-datar saja.
__ADS_1
"tu anak terlahir tanpa perasaan kaya'nya" ucap Raka.
"kalau gak punya perasaan, gimana dia bisa suka sama Rachel, bego" jawab Surya.
"pacar lo Hel, kaya patung idup" bisik Jihan
"wajar...kalo dia cengar cengir baru gak wajar" jawab Rachel.
Dari jauh Rachel melihat wajah Jasmine yang nampak kesal.
"maaf, tapi aku gak bakal ngewujutin keinginanmu" gumam Rachel sambil menepuk saku jaketnya.
###
Alex dan Bagas serta beberapa teman Bagas datang ke tempat acara tersebut untuk ikut menyambut siswa baru.
Setelah perkenalan, mereka mulai menonton beberapa hiburan yang disiapkan osis.
"gimana kegiatannya? Lancar? "
"lancar kak... Tapi kok temen kakak cowok semua"
"maumu? "
Rachel tersenyum jahil.
"pacar mana? "
Bagas menyentil kepala Rachel membuat Rachel meringis kesakitan.
"gaada... "
"jones kah kakakku ini? "
Bagas merangkul bahu Rachel dan berbisik.
"lagi sekali ngomong gitu, aku aduin nenek sama kakek. Mau? "
Rachel tersenyum.
"maap... "
Dari jauh Jasmine melihat kedekatan Bagas dan Rachel lalu tersenyum smirk.
"Lun, lo liat kan? Itu pasti pacarnya kak Rachel."
"romantis banget rangkul-rangkulan. Mana ganteng cantik lagi" puji Luna.
"cantikan juga gue kemana-mana"
Jasmine memakan snacknya lalu melihat ke arah Juna.
"apa kak Juna gak cemburu? Katanya dia suka sama kak Rachel. Atau jangan-jangan kak Juna bohong"
Jasmine tersenyum smirk.
__ADS_1
"dasar kak Juna. Kakak gak bisa bohongin aku"
###
Anak-anak sudah berada di tenda masing-masing dan para osis tengah mengecek keadaan mereka.
Rachel memberikan teh hangat pada kelompoknya.
"makasi kak Rachel... "
"sama-sama... "
Juna datang menghampiri Rachel dan memberikan jaket padanya.
"bawa jaket itu dipake"
Rachel tersenyum dan memakai jaketnya.
"romantis banget. Kak Juna sama kak Rachel cocok kalau pacaran"
"iya kak Hel, lebih cocok sama kak Juna daripada sama anak pemilik sekolah tadi"
Rachel dan Juna mengerutkan alisnya heran.
"kata siapa kakak sama kak Bagas?"
"emang kakak bukan pacarnya dia? "
Renjun meggosok rambut Rachel.
"kalau dia sampai selingkuh sama kakaknya, aku iket dia di kamar"
Juna menatap tajam Rachel membuat Rachel tertawa geli.
"apaan coba. Mana mungkin aku selingkuh sama kakak sendiri... "
"jadi yang tadi itu saudara kakak? "
Rachel mengangguk.
"itu artinya kak Rachel anaknya yang punya sekolah? "
"tunggu, kak Rachel sama kak Juna,pacaran?" tanya Jasmine kaget.
Rachel mengangguk lagi.
Juna merangkul bahu Rachel seakan menegaskan jawaban Rachel.
"jadi jangan pernah jodoh-jodohin kak Rachel kalian sama siapa-siapa lagi"
Rachel melirik Jasmine yang terlihat menahan sedih.
"maaf, tapi fakta memang kadang menyakitkan .."
###
__ADS_1