Aku, Kamu Dan Cinta

Aku, Kamu Dan Cinta
part 25


__ADS_3

Bagas tengah sibuk mengurus berkas-berkas kantor yang cukup banyak menurutnya.


Tiba-tiba pintu ruangannya terbuka dan senyum sumringah menyapanya.


"Johnny?"


"Hai bro...sibuk banget.."


Bagas terkekeh pelan.


"Sekretaris gue lagi cuti. Makanya kerjaan jadi numpuk gini. Lo tumben-tumbenan kesini"


"Bosen gue ga ada kerjaan. Cepet selesai in kerjaan Lo. Kita cari hiburan bentar"


"Sorry nih bro, bukannya gue gak mau. Masalahnya gue udah ada janji sama adik gue"


Johnny tersenyum smirk.


"Tumben Lo tunduk sama adik Lo..."


"Ini bukan Febry...ini adik gue yang satunya"


"Adik tiri Lo itu?"


Bagas mengangguk pelan.


"Segitu sayangnya Lo sama dia?"


"Gimanapun,gue gak pernah ada masalah sama dia. Dia juga fine aja nerima gue jadi kakaknya"


Johnny mengangguk faham.


"I think I can use you"


####


Rachel dan Juna tiba di apartemen kakaknya,Bagas. Rachel sudah membeli banyak perlengkapan acara termasuk kue untuk merayakan ulang tahun papanya,Alex.


"Kak, kita da..."


Ucapan Rachel terputus saat melihat kakaknya tengah duduk bersama tamu.


"Hel...akhirnya Dateng juga. Pesenan udah semua?"


"Udah kak, udah lengkap" jawab Juna.


"Kak dia..."


" Oh,dia temen kakak. Namanya Johnny. John, kenalin adik gue Rachel dan ini pacarnya,Juna"


Johnny tersenyum.


"Jadi kamu adiknya Bagas?kebetulan lagi"

__ADS_1


Bagas dan Juna tampak kaget.


"Kalian saling kenal?"


"Gak/ya"


Jawab Rachel dan Johnny membuat Juna dan Bagas makin kaget.


"Maksud gue, gue gak kenal sama adik lo, tapi gue sempet paparan beberapa kali"


Rachel memutar bola matanya malas.


"Jun, kita siapin tempatnya"


Rachel menarik tangan Juna menjauh dari tempat tersebut.


"Sorry John, Rachel emang sudah sama orang baru"


"It's ok...gue udah biasa dicuekin sama dia"


###


"ketemu dimana?" Tanya Juna curiga.


"Di supermarket. Yang aku bilang orang nabrak aku itu"


Juna mengerutkan alisnya.


"Kamu beneran gak kenal dia kan?"


"Sumpah aku gak kenal dia Jun"


Juna menarik tangan Rachel hingga tubuh mereka bertabrakan lalu Juna mencium Rachel dalam.


"Jangan macem-macem dibelakang aku Hel. Kamu tau kan aku sayang banget sama kamu"


Rachel tersenyum dan mengusap pipi Juna.


"Karena aku tau,makanya aku gak mau macem-macem"


Juna tersenyum.


"Udah ayo lanjut hias..."


Juna mengangguk dan merekapun melanjutkan menghias ruangan yang akan dijadikan tempat acara kecil-kecilan mereka.


"Kamu tenang aja, aku gak bakal biarin siapapun gantiin posisi kamu di hati aku"


###


Rachel dan Juna menjadi penonton karena tamu yang datang kebanyakan teman-teman Bagas.


"Boring banget gak sih hidup jadi orang tua kaya mereka?"

__ADS_1


Juna tertawa lalu mengusap kepala Rachel dan menyenderkan ya pada bahunya.


"Nanti juga kamu tua"


"Terus kalau aku tua,keriput,bungkuk,beruban, kamu masih sayang gak sama aku?"


Juna terkekeh pelan.


"Kalau kamu jadi istriku, ya aku pasti sayang terus sama kamu"


Rachel tersenyum senang.


Alex yang melihat kebosanan Juna dan Rachel,mendatangi mereka.


"Kalian nginep aja dulu disini. Kan besok tanggal merah kan?"


"Ide bagus..." Jawab Rachel.


"Tapi om,ntar ngerepotin lagi"


Alex tersenyum simpul.


"Kamu udah om anggep seperti anak sendiri. Kenapa harus ngerepotin"


"Makasi om”


Rachel tersenyum senang melihat hubungan baik papanya dan Juna.


"Ketimbang kalian bosen,sana nonton aja."


Rachel mengangguk pelan.


"Rachel, mau kemana?"


Tanya Bagas membuat semua orang menoleh.


"Mau tidur..."


"Kalian nginep?"


Rachel mengangguk.


"Kalian berdua jangan macem-macem masih sekolah" ucap Bagas membuat Alex tertawa pelan.


"Emang kaya kakak"


"Jangan nuduh sembarangan"


"Oh iya lupa, kakak kan jomblo"


Rachel segera menarik tangan Juna menuju ruang bioskop mini di apartemen tersebut.


"Untung Ade, kalo gak pengen tak hihhh...!!"

__ADS_1


###


__ADS_2