Aku, Kamu Dan Cinta

Aku, Kamu Dan Cinta
part 29


__ADS_3

Rachel membuka pintunya dan seorang pria asing berdiri di hadapannya. Jantung Rachel berdetak kencang saat melihat wajah pria tersebut.


"Nih .."


Pria tersebut menyerahkan rantang pada Rachel dan Rachel menerimanya.


"Dari siapa?"


"Titipan dari mama"


"Mama?"


"Ibu kosmu"


"Ohh...kamu anaknya ibu kos?"


"Bukan,aku kakeknya"


Juna langsung meninggalkan kamar Rachel.


Sedangkan Rachel merasa sedikit kebingungan.


"Rasa kayak de Javu..."


###


Rachel menikmati makanan tersebut hingga tak bersisa membuat Jihan tersenyum senang.


"Enak?"


Rachel mengangguk.


"Enak, ini yang lidah gue mau"


"Lo gak ngerasa aneh?atau inget sesuatu gitu?"


Rachel terdiam sejenak.


"Makanan ibu kos familiar banget di lidah. Apa dulu ibu kos juga sering masakin gue makan kali ya"


Rachel terkekeh pelan membuat Jihan tersenyum kecut.


"Hel...gue sakit liat Lo sama Juna kaya gini"


###

__ADS_1


Adrian membantu menjelaskan beberapa materi kepada Rachel. Untungnya Rachel tidak melupakan materi sekolahnya. Hanya saja dia tidak ingat teman-temannya bahkan gurunya sendiri. Jadi para guru bergilir datang pada Rachel untuk menjelaskan materi setiap harinya supaya Rachel tidak tertinggal pelajaran.


"Jadi sampai sini kamu faham?"


Rachel mengangguk pelan membuat Adrian tersenyum.


"Apa kamu sudah ingat siapa saya?"


Rachel menggeleng.


Adrian tersenyum lalu mengeluarkan sebatang coklat dan memberikannya pada Rachel.


"Kamu suka kan?"


Rachel tersenyum dan mengangguk.


"Kok bapak bisa tau?"


"Kan saya udah sering bilang,kita itu dulu Deket banget"


Adrian menoleh pada boneka besar di sudut kamar Rachel.


"Iya udah saya balik ke sekolah dulu buat ngajar. Kamu diem dikamar jangan kemana-mana sampai Jihan dateng. Faham?" Rachel mengangguk lalu mengantar Adrian hingga keluar kamarnya.


Dia memakan coklat pemberian Adrian sambil menatap boneka besar di kamarnya.


"Perasaan aku gak pernah beli boneka. Apa itu emang dikasi sama pak Adrian? Ada hubungan apa aku sama pak Adrian?"


Rachel mendekati boneka tersebut dan mengusap bulu bonekanya.


"Tapi kenapa aku gak ngerasa sesuatu sama sekali?"


###


Rachel memandang keluar menunggu Jihan di depan kamarnya. dari lantai 2 tersebut, dia melihat pria yang kemarin tiba di rumahnya dengan mengendarai motor.


Rachel terus memandangi pria tersebut hingga dia memasuki rumahnya.


"siapa dia?kenapa aku ngerasa gak asing banget sama dia?"


Rachel memutuskan untuk masuk ke kamar dan mengambil Rantang yang kemarin untuk dikembalikan pada pemiliknya.


setelah tiba di halaman rumah tersebut, Rachel melihat motor yang tadi digunakan Juna.


"aku pengen naik motor ini"

__ADS_1


Rachel berjalan ke depan pintu rumah Juna dan menarik nafas dalam.


dia mendadak merasakan sesak di dadanya seperti siap menangis saat itu juga.


Rachel mencoba menenangkan perasaannya dan mulai mengetuk pintu rumah tersebut.


Namun pada saat Juna membuka pintu rumah tersebut, dada Rachel terasa makin sesak hingga air matanya tak tertahan lagi.


Juna yang melihat itu merasa kaget sekaligus khawatir.


"kamu kenapa?kok nangis?"


Rachel mengusap air matanya dan menggeleng.


"maaf...aku juga gaya kenapa aku nangis. Oh iya, ini rantang nya yang kemarin"


Rachel menyerahkan rantang nya dan diterima oleh Juna.


"kamu udah makan?" tanya Juna dan Rachel pun menggelengkan kepalanya.


"ayo masuk. aku masakin"


entah kenapa Rachel merasa sangat senang ketika Juna mengatakan akan memasakkan untuknya.


Rachel pun masuk kedalam dan melihat rumah tersebut.


"oh iya, nama kamu siapa?"


Juna menghentikan langkahnya menahan sesak di dadanya.


"Juna. kamu tunggu disini. aku masak sebentar"


Rachel mengikuti perintah Juna dan duduk di sofa ruang tamu tersebut.


Rachel merasa ingin buang air kecil namun dia tidak enak berbicara dengan Juna.


Ia pun berinisiatif mencari kamar mandi di rumah tersebut.


dilihatnya sebuah pintu terdekat dan Rachel memasuki kamar tersebut hendak meminjam toilet.


Namun pada saat Rachel masuk, dia melihat ada banyak fotonya dengan Juna dalam bingkai di meja ataupun di dinding.


"Kok bisa?"


####

__ADS_1


__ADS_2