Aku, Kamu Dan Cinta

Aku, Kamu Dan Cinta
part 22


__ADS_3

Juna dan Rachel baru saja tiba di kamar kontrakan Rachel.


Juna yang merasa lelah langsung membaringkan dirinya di ranjang.


"mandi dulu sana"


"tunggu bentar... Capek plus ngantuk banget"


Rachel tertawa pelan.


"makanya udah disuruh tidur aja masih aja ngotot begadang"


"ya kan soalnya kamu begadang. Masak aku tinggal tidur"


"aku mah udah bisa begadang. Kamu? "


"lagian buat apa aku begadang"


"mandi sana, aku masak dulu. abis makan baru tidur"


"iya deh... Itu coklatnya inget masukin ke kulkas biar gak cair"


"iya... "


Juna mengambil handuk lalu masuk ke kamar mandi.


"dasar Una... "


###


Rachel memandang wajah Juna yang terlihat tengah tertidur pulas. Wajah lelah yang penuh perjuangan.


"maaf...pasti kamu kecapean banget"


Rachel mengusap pelan rambut Juna.


"gak tidur? "


Rachel kaget dengan suara Juna.


Juna membuka matanya lalu menarik Rachel dalam pelukannya.


"kenapa belum tidur hhmm? "


"belum ngantuk... "


"kan semalem begadang... "


"iya kan siangnya pas kalian tracking, aku sama yang lain tidur"


Juna mengecup kening Rachel.


"udah sekarang tidur..."


Juna memeluk erat tubuh Rachel.


"Jun, aku udah gelar kasur dibawah"


"hari ini tidur bareng"

__ADS_1


"hah?! Eng-enggak... Enggak mau"


Rachel melepaskan diri dari pelukan Juna dan berbaring di kasur bawah.


Juna tertawa pelan.


"kenapa? "


"nanti ada setan... "


"gapapa... Kan bayaran aku udah mau ngikutin perintah kamu beberapa hari ini"


"tapi... Tapi kan itu tugas... "


Juna tertawa pelan.


"iya udah tidur sekarang. Kalau gak, aku ikut tidur disana"


Rachel langsung menutup wajahnya dengan selimut membuat Juna makin gemas.


"good night my honney..."


###


Rachel dan Juna tengah berbelanja stok cemilan dan keperluan dapur disebuah supermarket.


"apa yang belum? "


"emmm... Apa ya? Oh iya, kemarin aku liat resep baru. Aku pengen coba bikin itu"


Juna mengerutkan alisnya.


"resep apa? "


"emang suka? "


"kalau beli di resto sih enak. Makanya mau coba masak sendiri"


"iya udah nanti kita masak. Tapi janji habisin ya? "


"siap komandan... "


Juna tersenyum mengusap kepala Rachel.


"Ra, tunggu disi bentar aku mau ke toilet"


"oke... "


"inget jangan kemana-mana... "


Juna pergi menuju toilet sedangkan Rachel memilih buah-buahan yang ada disekitarnya.


Rachel memilih beberapa mangga dan memasukkannya kedalam pelastik. Namun tiba-tiba ada yang menabraknya dan membuat plastik buahnya terjatuh sehingga mangganya berserakan.


"maaf... "


Rachel dibantu orang tersebut memunguti mangga tersebut dan memasukkannya kedalam plastik.


"sekali lagi maaf.."

__ADS_1


"eemmm... "


Rachel mengangguk samar.


"kamu marah? "


"ah? Enggak... "


"kalau gitu kenalkan, nama saya Johnny. Sebagai ganti permintaan maaf saya, biar saya yang bayarin belanjaannya"


Rachel menggeleng pelan.


"gausah, saya udah maafin kok. Permisi... "


Rachel hendak pergi namun tangannya ditahan oleh Johnny membuat Rachel kaget dan spontan menghempaskan tangannya.


"ma-maaf saya gak bermaksud"


"emmm.... "


Rachel mendorong trolly belanjanya menjauh dari Johnny.


Johnny tersenyum simpul menatap ke arah Rachel.


"cantik juga... Tapi sayang,jual mahal"


###


Setelah berkeliling akhirnya Juna menemukan Rachel lalu menghampirinya.


"Rachel... "


Rachel menoleh kaget.


"Jun? Kenapa? "


"kamu kemana aja? Kan udah aku bilang jangan kemana-mana"


"maaf Jun. Tadi ada orang aneh disana makanya aku pergi dari sana"


"orang aneh? "


"iya... Dia nabrak aku yang kayaknya disengaja. Makanya aku menjauh aja"


Juna mengusap kepala Rachel.


"tapi kamu gapapa? "


Rachel menggeleng pelan.


"syukur kalau gitu..."


"oh iya, aku udah ambil bahan buat masak nanti."


Renjun tersenyum simpul.


"iya udah sekarang kita ke kasir"


Juna membantu Rachel mendorong trollynya menuju ke kasir.

__ADS_1


"kalian boleh bahagia sekarang. Tapi aku bakal rubah itu semua secepatnya"


###


__ADS_2