
Aku dan mas Keenan pagi ini pergi ke panti asuhan tempat mbak Shinta di besarkan dulu.
Tiba ditujuan...
"Assalamualaikum.." ucapku dan mas Keenan.
"Waalaikumsalam.." jawab seorang keluar dari dalam.
"Ibu Ratih, apa beliau ada?" tanya mas Keenan.
"Ada mas..., dengan mas siapa yah?" tanya orang tersebut.
"Saya Keenan, suami nya Shinta.." jawab mas Keenan.
"Mari mas..mbak, silahkan masuk dan duduk dulu, saya panggilkan bu Ratih di dalam.." ucap orang tersebut.
Lalu kami duduk di ruang tamu yang suasana nya sangat adem.. penuh dengan pepohonan dan tanaman hias membuat ruangan tamu tersebut menjadi sejuk.
"Keenan... ya Allah nak.. apa kabarnya kamu...dimana Shinta? Sudah lama kalian tidak kesini...?" tanya bu Ratih.
"Alhamdulillah aku baik bu, ibu gimana kabarnya?" tanya mas Keenan.
"Kondisi kesehatan ibu sudah gak seperti dulu lagi..maklum bertambah umur.." jawab bu Ratih.
"Nak Keenan..ini siapa nak..?" tanya bu Ratih.
Aku hanya tersenyum dan menyalimi tangan bu Ratih.
"Saya Tari bu.. saya...eemm...aku melirik mas Keenan.." sedikit gugup.
__ADS_1
"Bu... itulah sebab nya kenapa saya datang kesini dengan Tari.." ucap mas Keenan.
Lalu mas Keenan menceritakan semuanya, tentang kondisi Shinta saat ini.. tentang keinginan terakhir Shinta.. dan tentang kami berdua..
Akhirnya bu Ratih pun paham dengan apa yang diceritakan mas Keenan.
"Kenapa tidak kasih tau ibu sebelumnya Keenan..?" tanya bu Ratih.
"Maaf bu, saking sibuknya aku mengurus Shinta dan putri kami dan pekerjaan ku juga, ini saja kalau tidak di ingatkan sama Tari mungkin aku lupa sama sekali.." jawab mas Keenan sedih.
"Ya sudah tak apa apa, kapan ibu bisa menjenguk Shinta?" tanya bu Ratih pada mas Keenan.
"Kalau ibu tidak sibuk, hari minggu ini bisa kerumah kami.." jawab Keenan.
"Baiklah , hari minggu ini ibu akan kesana menjenguk Shinta, nanti ibu kesana ditemani bi sumi dan minta tolong antar sama parjo.." ucap bu Ratih.
"Nanti biar supir aku saja bu yang akan jemput ibu.. biar si parjo antar anak sekolah.." jawab mas Keenan.
Setelah berbincang bincang dengan bu Ratih kamipun pamit pulang karena hari sudah hampir menjelang sore.
"Sayang... kita ketempat biasa yah, aku ingin istirahat... lelah.." ucap mas Keenan dengan wajah yang sedang memikirkan sesuatu.
"Oh...iya mas.." ucapaku pelan.
Sampai di kamar, mas Keenan langsung merebahkan dirinya di ranjang... memejamkan mata lalu lambat laun dia pun tertidur.
Aku yang duduk disofa melihatnya tertidur pulas pun tersenyum.
Hah..tampan nya kekasihku bahkan sedang tidurpun kadar ketampanan nya tidak berkurang.
__ADS_1
hihihi...
Lama kelamaan akupun ikut ngantuk...
Aku berbaring di sebelahnya...sambil menggenggam tangan mas Keenan akupun ikut tertidur.
Aku menggeliat karena karena merasa tubuh ku berat sekali.. aku membuka mata... mas Keenan , dia sedang tidur di atas dadaku. Pantas saja aku merasa sesak.
Lalu aku mengusap rambutnya.. mencium pucuk kepalanya.. lalu memejamkan mata lagi.
"Sayaang... kamu sudah bangun?" tanya mas Keenan masih dalam posisi dia di atas dadaku.
"Eemm.. iya mas.." jawabku serak.
Aku merasa ada yang membuka kancing bajuku...
Ini pasti mas Keenan..
sampai akhir nya aku benar benar polos dibuatnya.
"Mas... akkhh... apa yang kau lakukan..aku masih ngantuk mas..." ucapku pelan sambil tetap memejamkan mata.
"Sayaang nikmati saja...." ucapnya di telingaku.
Dan terjadilah yang di inginkan mas Keenan..
🤪🤣🤣
..,,,...
__ADS_1
Orang lagi tidur koq di gerayangin.. malah disuruh nikmati ajah..sudah pasrah kayaknya tuh... yo wes lanjuuutlah... 😃🤪🤣🤣