
Malam berganti pagi...
"Sayang... selamat pagi, bangun mass sudah jam 9..." ucap Tari sambil menciumi pipi Keenan.
"Eemm.. iya sayang..nanti sebentar lagi.." jawab Keenan dengan suara serak nya.
"Baiklah kalau begitu aku mandi duluan.." Tari bangun dari ranjang dan hendak ke kamar mandi.
"Siapa bilang kamu boleh ke kamar mandi...ini belum selesai sayang..." ucap Keenan sambil menarik Tari untuk berbaring lagi di ranjang lalu Keenan naik ke atas tubuh Tari.
Dan menciumi dua apel kesukaan Keenan.
Tanpa aba aba si otong mengelus ngelus si iting, lalu dalam sekejap si otong membenamkan diri nya di dalam si iting.
"Aakkhh.. sayang... pelan pelan masshhh..." ucap Tari sedikit kaget karena tiba tiba saja Keenan langsung beraksi tanpa aba aba.
Dengan gerakan yang berirama yang membuat kedua nya terbang melayang ke nirwana..
hehehe...
Senam pagi pun selesai.. dan mereka kini berdua berada di bawah guyuran shower saling membersihkan... saling menikmati sentuhan...
sudah sudah kapan kelar nya kalo begini terus...
hadeeh...!!!
Mereka sarapan berdua setelah nya.
Keenan mengantar Tari kerumah, dan bertemu dengan keluarga Tari.
__ADS_1
Rencana Tari dan Keenan untuk pertunangan akan di adakan 2 minggu lagi bertepatan dengan ulang tahun Tari.
Lalu Keenan menyampaikan kepada Keluarga Tari kalau lusa nanti, keluarga Keenan akan datang kesini dan membicarakan pertunangan mereka.
Menjelang siang, Keenan makan siang di rumah Tari.. selepas itu Keenan pun pamit pulang.
"Mas.. hati hati di jalan yah.." ucap Tari sambil tersenyum pada Keenan.
"Iya sayang.." berpamitan sambil mengecup kening Tari.
"Kalau sudah sampai kabari aku yah.." ucap Tari lagi.
"Iya saayang.." jawab Keenan.
Tanpa Tari sadari, di sudut sana ada 2 pasang mata yang sedang menatap ke arah Tari dari balik tembok .
Waah hebat..
"Ven... seperti nya sodara kita yang satu ini sangat bucin sama dosen nya.." ucap Vonny pelan.
"Iya Von... kelihatan sekali yah dari sikap nya.." jawab Venny juga pelan.
Karena mereka berbicara sambil berbisik.
Setelah kepergian Keenan, Tari pun masuk sambil senyum senyum sendiri.
"Hayo... ucap Venny dan Vonny mengagetkan Tari, lagi mikir apa senyum senyum sendiri kayak wong edan..?" sambil mengikuti Tari berjalan bersampingan.
"Gak mikir apa apa koq sist.." jawab Tari cuek.
__ADS_1
"Kamu bucin sangat yah sama dosen mu itu?l tanya vonny.
"Kalo iya kenapa?!"jawab Tari singkat.
"Cuma nanya.." ucap Vonny.
"Yah sudah aku ke kamar dulu yah sist.." ucap Tari sambil berlalu dari hadapan mereka.
Tinggallah mereka berdua yang begong di tinggal Tari..
Dasar idung busuk di ajak ngomong malah pergi..
kesal mereka berdua.
Tari biasa di panggil idung busuk sama mereka, dan mereka pun punya nama panggilan sendiri juga.. hahaha..
Vonny dan Venny pergi ke kamar mereka, dengan pemikiran mereka masing masing.
Sementara Tari di kamar sedang memainkan ponsel nya sambil menunggu kabar dari Keenan.
15 menit kemudian...
"Sayang... aku sudah sampai rumah.." ucap Keenan pada Tari.
"Iya mas.." jawab Tari sambil menatap layar ponsel nya, karena Keenan menelpon Tari bukan mengirimi nya chat seperti biasa.
Setelah beberapa menit percakapan mereka pun berakhir.
Dan Tari melanjutkan memainkan ponsel nya.. lalu tertidur pulas.
__ADS_1