
"Hei guys,kalian ngerasa aneh gak sih!! hubungan dira dengan isan dan Andri?". Ujar juni membuka bicara sesampai di posko.
" Rita lihat sih,Dira condongnya dekat Andri!". Tambah Rita.
"Bukankah si isan dan Andri itu punya pacar gak sih??". Ucap illa sedikit ragu.
" Iya,si isan itu kawannya teman juni,satu jurusan isan pacaran sama siska,anak keperawatan. Kalau Andri udah juga sama anak sejurusan.". Jelas juni membenarkan perihal hubungan asmara kedua pria itu.
"Si Adi kan ikut kita ,kok waktu masuk gak ikutan?". Ucap Rita mengingat Adi pergi bersama mereka.
" Oh iya,kemana tu anak?". Tambah juni .
"Yaudah deh,mending kita pulang aja! Masalah mereka kan bukan urusan kita! asal pandai jaga diri dan marwah sajalah!". Ucap illa dan meninggalkan mereka berdua.
***********************************
" Dira boleh pulang?". Ucap Dira mengungkapkan keinginannya untuk kembali keposko.
__ADS_1
"Iya dir,boleh banget! Nanti Andri yang bonceng dira pulang!". Ujar Andri sambil tersenyum tipis.
" Makasih an!". Balas Dira sambil tersenyum.
Isan panas melihat si Andri sangat pandai mencuri perhatian gadis itu. Ia menarik indi keluar dan pamit pulang. Dira menggangguk pelan ,mengiyakan .
"San lepasin tangan aku,sakit nih ha!". Ucap indi merasa perih dipergelanggan tanganya. Isan tanpa sadar, menggenggam kuat tangan indi seakan melampiaskan amarah.
" Eh,maaf indi. Isan gak maksud kok?". Sesal isan meminta maaf. Indi menggangguk pelan.
"Isan suka dira ya?". Ucapan ini tepat sasaran,isan langsung menoleh tajam ke wanita di sebelahnya.
"Oh,isan pun harus tau! apa yang sebenarnya isan rasa,apa itu kagum dan apa itu cinta!". Ujar indi memberi pandangan ke isan.
" Iya Indi, pastinya isan tau. Cuma sekarang isan gak mau mikirin ini dulu,ayo kita pulang. Masih banyak cerita yang akan isan sampaikan!". Ucap isan sambil menghidupkan motornya. Indi langsung duduk di jok belakang motor Isan dan melaju menjauh rumah sakit.
"Dir,udah selesai semuanya?".Tanya Andri memastikan Dira sudah siap-siap.
__ADS_1
" Alhamdulillah udah an,ayo pulang! ". Ajak dira semangat. Setelah urusan administrasi kelar,Andri menyalakan motornya dan bergegas keluar dari rumah sakit. Adira merasa lebih baikan sekarang.
" Mau singgah ke pantai gak?". Ajak Dira ke Andri.
"Dira yakin udah okey?". Tanya Andri ke gadis yang diboncengnya.
" Iya,dira yakin kok. Ayolah,mau lihat pantai!". Regek Adira, sambil memanyunkan bibirnya.
Andri hanya tersenyum melihat tingkah Dira dikaca spion. Gadis ini selalu bisa meruntuhkan dan meluluhkan hati siapa saja,matanya yang bulat namun ,tidak besar membuat siapapun yang memandang takkan pernah merasa bosan sedikitpun.
Mereka menuju pantai tokan yang tidak jauh dari posko mereka. Baru beberapa meter sudah terdengar suara riuh ombak lautan.
Senyuman sudah mengembang di wajah dira,ada kebahagian tersendiri yang ia rasakan.
"An ayo lebih cepat lagi! Udah terdengar ni suara ombaknya!". Pinta dira kepada Andri untuk sedikit melaju ke tujuan mereka. Andri hanya menurut dan menambah laju kendaraannya. Rasanya ucapan dira membius di telinga Andri seakan pesona gadis ini takkan bisa ditolak ,karena terlalu manis sekali wajah dan sifatnya.
Bersambung...
__ADS_1
like,comment, dan favorite kan..