
Adira semakin pucat, sesaat notif dari wg terbaca olehnya.
"Sepertinya akan selalu sering bertemu mereka,tolonglah psikosomatisku berkurang untuk saat ini!". Keluh Adira sesaat air mata jatuh turun membasahi pipinya.
psikosomatis adalah gangguan psikis yang bisa menyebabkan gangguan fisik. Dalam dunia medis, penyakit psikomatis disebabkan karena ada pikiran negatif atau masalah emosi seperti stres, depresi, kecewa dan masalah lainnya.
Akan ada pertemuan dengan anak KKN, untuk menjumpai dosen pembimbing lapangan. Adira sesaat mencemaskan psikosomatisnya yang kumat tiba-tiba. Adira juga bingung akan pergi kesana dengan siapa.
To: Adira Humairah
From: Muhammad Irsan
Adira esok kamu pergi kan?
Netra hitam Adira membelalak keluar ,membaca notif dari Ihsan.
" Apa yang ingin ku jawab!". Batin Dira.
To: Adira Humairah
From: Muhammad Irsan
Kalau kamu sendiri,mau bareng bersamaku? soalnya cukup jauh dari tempat kostmu kan!
"Tunggu... jauh dari kostku? dari mana tau kalau jarak kost dan tempat janjian esok jauh? bagaimana kalau dia tau aku sendirian!". Selidik Adira,merasa pesan Ihsan mencurigakan.
To: Irsan
From: Adira
__ADS_1
San,esok dira sendiri. Kenapa san?
Baby, take my hand
I want you to be my husband
Cause you're my Iron Man
And I love you three thousand..
Seketika dering telpon Adira berbunyi,menatap layar ponselnya. Netra hitam Adira membulat membaca nama si penelpon dilayar ponselnya.
" Irsan??". Pekik Dira,sembari bergemetaran mengeser layar ponselnya.
"Hallo Adira... ini isan! Dira esok pagi isan jemput di depan kost ya?". Penuluturan isan.
" I..i..iya san,makasih!". Jawab Adira gugup.
" Eh..ngapain san? gak usah repot-repot!". Jawab Adira.
" Gak apa-apa, emang mau berkunjung harus beri alasan dulu? nanti isan bawain sop buah buat dira ya sama gorengan deh.. yaudah 10 menit lagi isan sampai kesana, tutup dulu ya ..". Tutur isan tanpa menunggu jawaban Adira, dan memutuskan telponnya.
"Isan,ehhh..isannn!". Panggil Adira, sesaat setelah sambungan telpon itu terputus.
Dihadapan cermin Adira menatap wajahnya. Menata kembali rambutnya yang panjang terurai,memoles sedikit bedak dan lipstik diwajahnya.
" Ternyata sudah lama,aku tak memperhatikan diriku!". Tutur Dira kepada dirinya sendiri dihadapan cermin.
Tringggg...
__ADS_1
Suara notif pesan masuk dari ponsel Adira.
To:Adira
From:Isan
Isan udah didepan dir..cepatan keluar!
"Astaga isan!". Terkejut seketika Adira. Sekali lagi Adira kembali memandang wajahnya ke cermin. Dan berjalan keluar kamar kostnya. Sesampai Dira didepan pagar kostnya,ia melirik kearah seorang lelaki yang sedang menunggunya. Lelaki itu melambaikan tanganya. Dira menghampirinya.
Mata isan menatap lekat pada Adira dengan penuh kekaguman. Wajah gadis yang di pandangnya,sangat merona dan berseri-seri. Bibir ranum,alis mata tebal dan bulu mata yang lentik. Meski Adira tidak tinggi,tapi sangat imut-imut seukuran gadis seusianya. Surai panjang lurus tergerai ,menambah kesan manis Adira.
" Ada apa san? kenapa engkau menatapku seperti itu?". Tutur Adira keheranan,sembari melihat ,apakah ada yang salah dari penampilannya.
"Cantikk..". Seketika keluar terucap dari bibir isan.
" Eh..ya?? apa san?". Tanya Adira, seketika memastikan tidak salah dengar.
Seketika wajah isan memerah. Isan jadi salah tingkah.Adira pun melihat gelagat isan,merasa lucu dan mencoba menahan untuk tidak tertawa.
"Dir,ini isan ada bawaan buat Dira. Kalau gitu Dira pulang lagi ya Dir...". Pinta isan meminta undur diri. Takut semakin lama di dekat Dira membuat ia bertingkah aneh.
" Oh..terima kasih ya san!". Seulas senyum terbingkai di wajah Dira. Semakin membuat laju jantung isan memompa.
"Gila,senyumannya mengetarkan hati ku!". Pekik isan dalam batinnya.
Dengan senyuman isan melampai melangkah pergi dengan sepeda motornya. Lalu ,menghilang dari kejauhan.
Bersambung..
__ADS_1
#tinggalkan jejak like,comment dan favorite untuk mengikuti kisah ini..
happy reading guys