Aku,Kamu dan Senja

Aku,Kamu dan Senja
Memoriam


__ADS_3

Andri merenung sedikit demi sedikit ucapan gadis itu,ada rasa takut dan juga resah didalam dirinya. Seakan tak tau apa yang harus ia lakukan.


Dira mengajak andri buat joging disekitaran tepian pantai. Gadis itu tak sedikitpun berbicara seperti biasanya sangat cerewet.


" Apa yang sedang kamu pikirkan dir?". Ucap andri berlari disampingnya. Gadis itu hanya menjawab dengan gelenggan kepala.


Lagi-lagi andri merasa sakit menatap,gadis itu berubah menjadi sosok yang tak ia kenali.


" Yah,jalannya putus oleh pagar. Mutar aja yuk?". Ucap andri seketika langkah mereka terhenti,karena terhalang pagar besi.


" Panjat aja an!". Ucap dira enteng.


" Kamu yakin dir?". Balas andri dengan sedikit terkejut.


Dira hanya menggangguk pelan,andri mengambil langkah duluan. Dan ia berhasil,kini giliran dira meraih pagar besi dan memulai memanjat.


Raut wajah dira berubah sesaat berada diatas pagar besi tersebut. Badanya sedikit bergetar,karena merasa ngeri buat loncat.


" Yaudah sini naik dipunggungku ,kalau kamu takut loncat!". Ucap andri sambil membalikkan badannya ,agar gadis itu mejadikan ia tumpuan.


" An,aku berat!". Ucapnya dengan wajah merona.


" Aku kuat kok,tenanglah. Atau mau aku gendong dari depan??". Tawarnya membuat dira semakin tersipu.


" Ya..ya.. yau udah sini punggungmu,maaf ya kalau aku berat!". Ucap dira dengan konyol.


Dira merasa jantungnya hampir mau loncat dari tubuhnya. Ia membuat laju jantungnya semakin berlomba dengan waktu.

__ADS_1


" Lapar gak?". Ucap andri seakan tidak merasakan apa-apa.


" Hmm iya,mau makan apa?". Dira semakin menundukkan wajahnya.


" Oh ya,ada tempat yang sering jadi langgananku,kesana yok?". Ucap andri sambil menggenggam jemari dira dengan lembut.


Mereka berdua,menikmati breakfast disebuah warung langganan andri.


**********


Kepulangan menghitung hari,semua laporan selama kkn dikumpulkan menjadi satu.


" Kalian mau nyari ole-ole?". Ucap indi sesaat mereka pulang dari tempat kantor kecamatan untuk pengantaran mahasiswa kkn untuk pulang ke kampus.



( As Indi).


" Aku sama dira pergi,ada yang mau nitip?". Ucap andri membuat beberapa orang langsung menatapnya.


" Baiklah,nanti kami chat dan kasih uangnya!". Kata illa sesaat menatap juni dan rita bergantian.


" Kenapa harus aku an?". Ucap dira seketika sesaat menaiki motor andri.


" Karena aku ingin menghabiskan hari bersamamu,sebelum besok kita pulang!". Ucapnya seketika sambil melajukan kendaraannya.


Dira yang terdiam seribu bahasa,sambil meremas ujung jaket andri,dadanya sesak.

__ADS_1


" Apakah aku takkan berjumpa dia lagi!". Ucap dira didalam hatinya.


Tanpa sadar ia menyenderkan kepalanya pada punggung andri,lelaki itu menyadarinya. Ia menarik tangan dira dari belakang,seakan menyuruh gadis itu untuk memeluknya.


Dira sedikit terperanjat hanya menurut,seakan ini menjadi pertemuan terakhir ia bersama pria yang sudah merenggut hatinya.


Air matanya menetes berlahan,seakan tidak terima perpisahan ini. Ia ,sangat merasa kehilangan sosok yang sudah bersedia menemani waktunya yang kosong ini.



( As Dira ).


" An,ingat ya esok kamu yang bertugas untuk merekomendasikan jodoh buatku!". Ucap dira sesaat diperjalanan,hingga andri merem motornya dadakan.


" Hmm kamu ngomong apa dir?". Ucap andri merasa ia tidak salah dengar.


" Eh ..gak kok,dira lagi baca kata-kata di stagram!". Ucap dira berbohong,justru hal itu diketahui andri.


Mereka menikmati hari dengan bermain dipantai dan membasahi diri dengan bermain gelombang ombak lautan.


Indi dan irsan berpergian kepantai juga,namun berada sangat jauh dari dira dan andri. Tampak irsan merasa ini adalah hari dimana ia bisa bertemu indi,raut wajahnya tampak sendu penuh kesedihan.



(As irsan)


# Bersambung..

__ADS_1


# like,commen dan favoritekan


# Singgah ke novel lainnya Perjanjian gaib dan My husband is a psychopat.


__ADS_2