
Setelah Andri dan indi pulang,isan duduk disebelah dira,yang sedang menikmati semilar angin laut yang menghanyutkan pikiran keduanya.
"Dira,isan mau ngomong?". Ujar isan membuka bicara.
" Ada apa san,ngomong aja langsung". Jawab dira sambil menyunggingkan senyuman termanisnya.
" Dira,jangan terlalu dekat dengan Andri. Isan gak suka dira terlalu dekat dengan dia!". Ucap isan,memasang wajah serius.
" Isan gak boleh gini dong! Itu namanya egois ". Ujar dira protes,sambil memanyunkan bibirnya.
" Isan pokoknya gak suka dira dekat sama Andri. Pokoknya Andri itu...". Ucapan isan seketika terhenti.
"Andri apa san?". Ujar dira merasa aneh dan mengganjal.
" Andri itu....ituuu,gak ganteng kayak isan". Ucap isan berbohong.
" Tampan bukan segalanya san!". Ucap dira lirih.
" Isan minta sama dira jauhin isan!". Kini isan memelas memohon.
__ADS_1
" Isan gak ada hak untuk melarang dira mau dekat dengan siapa aja! Isan cukup jaga saja siska pacar Isan! ". Tegas dira.
" Isan maunya sama dira,tapi isan gak bisa meninggalkan siska. Isan gak akan pernah tega nyakitin hati cewek dir..!". Ucap isan sambil memandang dira lekat.
" Dira gak ngerti dengan jalan pikiran isan,isan bilang suka ke dira. Tapi, dira dijadikan pilihan ,dan kenapa ngejebak dira di posisi ini san!". Ujar dira merasa kesal.
" Dira. ..isan butuh dira". Ucap isan memelas.
" Isan ,dira gak mau isan begini,isan anggap dira pelampiasan,saat pacar isan gak ada buat isan,isan datangin dira saat isan butuh kan?". Ujar dira, kini bulir air matanya jatuh dan tumpah meluap dipipinya.
"Cukup dir! isan bakalan gak akan gangguin dira lagi,untuk kedepannya isan jaga jarak! Isan minta maaf,sudah membuat dira kecewa dan terluka!". Sesal isan,sambil menunduk.
" Mau kemana? kita pulang ke posko aja ya dir?". Ujar isan menahan langkah gadis itu.
" Ehmm. ya san,dira mau pulang!". Jelas dira,kini ia mengikuti isan ke parkiran.
Isan selama perjalanan hanya banyak terdiam, begitu pula dengan dira,ia merasa sangat canggung sekali.
Dira melangkah memasuki posko sesaat motor isan berhenti didepan posko. Wajahnya kusut dengan mata agak sembab. Andri yang sedari tadi duduk diam di ruang tamu,merasa ada sesuatu yang terjadi.
__ADS_1
Dira meraih handuk,dan bergegas ke kamar mandi,agar setelah itu ia langsung istirahat.
Dira memasuki kamar dengan kelelahan, dan langsung menghempaskan badanya di kasur yang empuk. Isan terduduk diteras,langsung dihampiri Andri.
" San ada apa dengan kalian?? Apa kalian berantem?". Ucap Andri, mencari tahu.
"Udah deh,kamu kepo amat!". Bentak isan.
" Hei..aku gak akan ridho kamu nyakitin wanitaku!". Tegas Andri.
" wanita mu?.Sejak kapan? apal lupa pacarmu yang disana! ". Cela isan.
Suara perdebatan mereka terdengar indi,dan indi memilih mendengarkan semua yang mereka obrolkan.
" Tidak salah lagi,mereka berdua memang menyukai dira!". Batin indi,indi meninggalkan perdebatan dua pria tersebut. Lalu menghambur diri dikasur disamping dira terlelap .
Bersambung...
Like,comment dan favorite kan..
__ADS_1