Aku,Kamu dan Senja

Aku,Kamu dan Senja
Cerita tidak ya?


__ADS_3

Dua karcis digenggaman tangan Andri, ia menarik pergelanggan tangaku menuju wahana biang lala tersebut.


" Dira ga takutkan?".Ujar Andri sambil tersenyum manis. Adira hanya mengangguk ,dan mereka masuk kedalam wahana yang berbentuk ayunan besi tersebut.


"An,dira sebenarnya..!". Ujar dira agak sedikit ragu,mengatakannya.


" Kenapa dir?".Tanya Andri.Dira menggelengkan kepalanya,kini ia mengalihkan pandangan dari lelaki dihadapannya.


Terasa sangat sakit diulu hatinya,ia harus bisa menepis semua angan di benaknya.


" Suatu saat nanti aku akan kembali lagi kesini,bersama atau tanpa mu an!". Ujar dira seketika.


Lelaki itu langsung menatap tajam kearah dira,dan langsung menatap penuh tanya.


" Ajaklah Andri juga,disini kan banyak sekali kenangan kita!". Ucapnya sambil mengemggam tangan dira.


Sungguh membingungkan perasaan dira,Andri selalu berlaku manis di hadapannya. Sampai kapan ia mampu menyembunyikan perasaan ini.


Dira melupakan sejenak sejuta tanya di benaknya,ia berusaha menikmati kebersamaan yang tidak seberapa lama ini. Terlalu banyak mata yang menatap Andri,dan Dira merasa malu dengan style nya saat itu.

__ADS_1


"Kamu kenapa dir? diam aja dari tadi ,terus jalan jauh-jauhan lagi!". Ucap Andri sambil menarik pergelangan tangan dira.


" Aku malu An,lihatlah penampilanku! Srdari tadi perempuan lain menatapmu!". Tampak kecemburuan mencuat di wajah Adira.


"Ehmm..kamu cantik kok dir. Makanya sini,jangan jauh-jauh dari aku. Susah nyari yang kayak kamu tau!". Ucapnya sambil mengelus puncak kepala dira dengan lembut.


" Esok ada waktu ga An? mau jalan kepantai bersama ku? Hastag sehari bersama Adira!". Ucap dira sambil menatap wajah Andri.


"Mau kok,lagian proker kita udah sedikit longgar. Jadi,bolehlah kita pergi jalan keluar!". Jawab Andri sambil tersenyum.


" Baiklah,pulang yuk? Takutnya yang lain pada nyariin kita." Ajak dira ,mereka menyusuri tepian jalanan.


"Awasssss!". Pekik Andri,sambil menarik lengan dira ketepian jalanan. Gadis itu terpental dalam pelukan Andri. Sedikit syok di wajah dira. Seketika,dira terduduk lemas. Nyaris saja nyawanya melayang di tabrak mobil dari arah belakang.


Gadis itu menangis seketika,lalu Andri mengendong Adira di punggungnya. Gadis itu mengikuti Andri, tampak air matanya tak henti turun. Dipersimpangan Adira meminta diturunkan,takut di lihat anak posko.


"Kamu yakin okey dir?". Tanya Andri khawatir.


" Okey An, tenanglah tadi cuma syok aja kok!". Ucapnya sambil jalan sempoyongan.

__ADS_1


" Kamu tidak baik-baik saja dira,kalau apa aku gendong aja ya?". Tawar andri ke dira. Dira hanya menggelengkan kepala.


Mereka tiba di depan posko,dan langsung disambut oleh Adi yang tengah duduk di depan pintu.


" Dari mana kalian?". Tanya Adi seketika.


" Dari pasae malam di!". Ucap Andri ke lawan bicaranya itu.


" Oh ,yang lain juga pada keluar,si Indi dengan irsan,dan yg cewek-cewek selebihnya ke rumah buk RT!". Jelas Adi panjang lebar.


" Jadi,kamu sendirian aja di?". Tanya Dira. Adi hanya menggangguk pelan.


" Owalah jadi kita ngapain aja dong?". Ujar dira sedikit kecewa.


" Udah sana kerjakan laporan aja!".ap Adi mengingatkan.


" Ohh Iya, An ayo kerjakan bareng di ruang tamu!". Ajak dira,seketika Andri mengikutinya.


Dira melangkah duluan dan masuk ke kamar mengambil laptopnya. Andri hendak masuk,Adi mencegat langkah Andri, denga. sedikit berbisik.

__ADS_1


" Sampai kapan kamu begini,kalau suka tolong tunjukkan keseriusanmu. Dia terlalu baik buat kamu mainin! Ingat An, kamu bakalan kelak jadi seorang ayah,dan kamu juga punya ibu. Jangan sampai karena kelakuan kamu membuat mereka kena imbas!". Ujar Adi sambil memegang pundak Andri, dan membiarkan Andri masuk.


Bersambung..


__ADS_2