Aku,Kamu dan Senja

Aku,Kamu dan Senja
Bimbang


__ADS_3

Ucapan Adi menjadi irama musik yang kini mengusik pikiran Andri. Dari lubuk hatinya ingin semuanya baik-baik saja. Ia menyukai segala karakter yang Adira tunjukkan. Namun,dilain sisi ada sesuatu yang membelenggu dirinya saat ini. Ya kekasihnya,wanita yang sudah hampir 5 tahun menjadi satu-satu wanita yang mengisi ruang kosong di dalam hatinya.


"Apa salah jika aku menyukai seseorang selain lala,Adira sosokmu memang berbeda.Auuuuhhhhhhh pusing mikirin masalah ini! Tapi, semua ucapan Adi bagai denggunggan nyaring di telingaku!". Batin Andri sambil menatap langit-langit tempat ruang tempat tidur.


Di dapur saat itu illa,rita dan juni tengah asik membereskan sayur-sayuran yang akan dimasak. Indi dan dira ikut serta dalam mengeksekusi bahan masakan untuk hari ini.


" Dir,sebenarnya kamu ada hubungan apa sama ihsan dan andri. Kayaknya dekat banget sih?". Ucap juni sesaat mendekati dira yang tengah mengupas bawang merah.


" Cuma berteman aja,dan sering curhat juga!". Jawab Dira dengan polos.


Tampak juni,illa dan rita saling pandang. Seakan mereka tidak percaya dengan jawaban adira.


" Tapikan udah tau kalau mereka bersua itu ada pacarnya!". Imbuh juni dengan nada sedikit tinggi.


" Iya tau kok,lagiankan hanya berteman apa itu salah?" .Bantah dira,yang mulai rada kesal. Indi hanya memperhatikan obrolan dira dan juni.


" Yakin,malahan kami yang lihat seperti orang pacaran malahan!". Ucap juni mencibir.


" Kenali aku sepenuhnya ,jangan membuat persepektif sendiri mengenai orang lain. Itu lah kenapa aku lebih suka berteman dengan lelaki daripada perempuan, karena selalu suka meyalahkan!". Jelas Dira, sehingga membungkam juni.


" Dira,ikut indi kedepan yok? illa ini udah kelar,boleh kami bersihin ruang depan aja?". Tanya indi kepada illa meminta izin,seakan ingin menghentikan perseteruan antara dira dan juni.

__ADS_1


Adira hanya mengangguk, dan illa pun ikut mengangguk pelan tanda menyetujui permintaan indi.


" Dir,kamu jangan dengarin omongan si juni.Dia kan emang suka nyablak kalau ngomong. Dia iria aja kalau anak-anak cowol lebih care ke dira. Jujur aja,indi juga kurang suka sama juni. Karena beberapa waktu saat kita berempat kepantai dia sedang bincangin kita ke rita dan illa. Dira lihat aja,secara gak langsung mereka seperti mencuekan kita kan?". Ujar indi menjelaskan apa yang selama ini ia simpan.


" Iya indi,dira udah merasa kalau juni memang gak suka dengan dira. Waktu awal-awal dia dekat sekali dengan Andri. Tapi,Andri kan selalu cuekin dia. ". Jelas dira mengularkan unek-unek di kepala dan hatinya.


*********************


Andri menaikkan alis saat menatap layar gedjetnya,tertera nama yang sangat tidak ia harapkan.


" Ngapain lala nelpon!". Gumamnya sambil mengeser tanda hijau untuk menerima panggilan tersebut.


" Waalaikumussalam, bang kamu tu kemana aja? susah banget buat dihubungin!". Ucap lala dengan kesal.


" Lagi sibuk!". Jawab Andri singkat.


" Yakin sibuk,setiap kali aku nelpon di malam hari,pasti nomor kamu sibuk! dan lihat beberapa postingan abang di Ingram tampak akrab dengan gadis yang bernama dira tersebut. Dan saat berbicara pasti ngebahas cewek itu mulu. Awalnya aku ga pernah curiga ,tapi sekarang aku ngerasa ada yang gak beres sama kamu bang!!". Ujar lala mengutarakan unek-uneknya yang sudah memenuhi rongga dada dan kepalanya. Memberi protes akan perubahan Andri padanya.


" La,aku lagi gak mood ngomong begini,bisa gak kita gak usah ribut-ribut begini!". Pinta Andri dengan nada memelas.


" Bang,kalau kamu udah bosan sama aku bilang aja,gak usah begini juga!! sebegitunya cewek itu merubah kamu! Aku tu gak suka kamu terlalu dekat,kamu sadar gak kamu pacar aku!". Bentak lala dengan nada meninggi.

__ADS_1


" Jadi,kamu aku gimana la? gini aja kamu udah mau mempercayai aku kan?". Jawab Andri dengan sabar.


" Bukan sekedar feelling lagi,kamu memang udah kecantol sama itu cewek! gak usah berdalih deh kamu! Aku gak suka di cuekin terus,susah ngehubungin taunua telponan dengan cewek ganjen itu kan? Sadar gak itu semua ngerusak hubungan kita yang udah bertahun-tahun!". Bentaknya dengan berteriak.


" Lalu kamu mau gimana la,aku berusaha jadi yang kamu mau. Bertahun-tahun bersama,berapa kali kamu mutusin aku dan lukai hati aku!". Ujar Andri dengan nada lemah lembut.


" Jadi,kamu masih ungkit kesalahan aku selama ini! wajar kan kalau dalam hubungan yang sudah lama ada namanya putus!!! Kalau kamu udah gak suka lagi sama aku bilang!! mending kita putus aja!". Ujar lala memberi ancaman ke Andri.


" Okey,kalau kamu mau putus la. Kalau boleh jujur aku udah gak mau lagi pacaran. Aku capek la,kamu mudah dan gampang mutusin aku. Aku bahkan tida pernah berniat mutusin kamu. Kamu justru lebih dari ini dan berkali-kali mengatakan kata yang sangat tidak i gin aku dengar.". Andri mengiyakan ancaman lala,dan sedikit mengeluarkan perasaan yang kesalnya selama ini.


" Hiks..hiks..hiks...hikss..aku gak nyangka kamu kek gini..okelah jangan nanti kamu nuesal udah lepasin aku!". Ujar lala sambil mematikan saluran telpon tersebut ,dengan keadaan hancur lebur.


Andri mengusap gusar kepalanya,terasa sangat berdenyut-denyut kepalanya. Andri menghempaskan tubuhnya di kasur dengan ketidakadanya kekuatan lagi di tubuhnya.


Ia tidak menyangka akhir dari kisahnya menjadi seperti ini,dannya tidak ingin lagi memikirkan apa yang sudah terjadi,ia berharap lala bisa menjadi sosok yang lebih baik lagi,setalah hubungan mereka berakhir.


#Bersambung...


jangan lupa like,favorite dan comment. Biar autor semangat dalam menulis..


#happy reading guys..

__ADS_1


__ADS_2