Aku,Kamu dan Senja

Aku,Kamu dan Senja
The Last


__ADS_3

Terpaan angin menyejukkan tubuh dira,yang basah bermain air di tepi pantai bersama andri. Dira memegang jaket andri mengharap mengurangi dinginnya saat itu.


Andri menarik tangan dira,agar dapat memeluknya. Sehingga dapat melajukan motornya menuju posko mereka. Dira merasa inilah hal indah yang mungkin takkan dapat ia rasakan setelah ini.


Senyuman selalu membingkai wajahnya yang sendu,rona wajah yang memperlihatkan kebahagian itu justru membuat yang lain bertanya-tanya.


" Dir,habis dari sini mau makan apa?". Ucap andri memecah gelembung lamunan dira.


" Oh ,nanti saja.Mau cepat sampai dan mandi dulu,takutnya nanti demam!". Ucap dira segera ingin membersihkan diri,karena merasa lengket oleh air laut.


" Okey baiklah,jangan lupa cuci langsung pakaiannya!". Ucap andri meledek.


" Ah andri...gak mungkin lupalah,kan esok mau pulang tau!". Dengus dira kesal.


Andri dan dira sampai diposko ,dan ternyata indi dan isan pun telah tiba terlebih dahulu.


" Kalian baru nyampe dir?". Sapa indi yang telah selesai mempacking semua barangnya.


" Iya baru nyampe,aku mandi dulu!". Ucap dira dan langsung mengambil handuk bergegas mandi.


" An,nanti kalau udah mandi ajaj dira makan bareng ya?". Ucap indi sambil memberi senyuman.


" Okey in!". Jawab andri enteng.


Irsan tampak murung,bahwa hari-hari bersama indi akan segera berakhir.Tampak raut gelisah menyelimuti wajah tampan irsan.


" Kamu kenapa san?". Tegur andri sesaat melihat irsan melamun.


" Oh itu,gak ada apa-apa kok!". Ucapnya sedikit gugup.


" Mau makan apa ntar malam? tadi indi tanya aku?". Tutur andri sambil menyunggingkan senyumannya.


" Oh ya,aku makan apa yang dia mau!". Ucap isan dengan lesu.



( As Andri).


**********


Dira mengeringkan rambutnya dan menghempaskan pantatnya di samping indi yang sedang bercerita bersama isan.


" Dir?". Sapa andri sambil menghempaskan dirinya di samping dira.

__ADS_1


" Iya an,ada apa?". Ucap dira sambil sambil tersenyum.


" Mau nonton dilaptop yuk? bisa wifian kan dir? ". Ucap andri,memberi kode bahwa ia meminta dira untuk mengeluarkan laptopnya.


" Yaudahlah,tunggu bentar!". Ucap dira sambil melangkah mengambil laptopnya dikamar.



( As Dira ).


Dira kembali membawa laptopnya. Andri dan dira langsung fokus ke layar laptop tersebut,menikmati film yang sedang play bergenre horror tersebut.


Kruuuuyuuuuuukkkkk


Suara gendang perut dira bergema ,seketika andri terbahak-bahak menertawakan apa yang sedang barusan ia dengar.


" Lapar dir?". Ucap andri seketika,melihat rona merah di wajah dira.


Gadis itu tertunduk malu,kini andri langsung bergegas menuju motornya dan lalu menghilang seketika.


" Aduhhhhhh perut gak bisa apa,lo diam aja bentar . Kenapa jujur amat sih!". Batin dira merutuki dirinya.


" Dir,andri kemana?". Tanya indi seketika,karena pria di sebelah dira bergegas pergi.


" In makan yok?". Ihsan mengajak indi keluar untuk makan malam.


" Ayok san!". Jawab indi dengan penuh semangat.


" Hati-hati kalian ya,jangan pulang malam kali ya?". Ujar dira memperingati dua sejoli tersebut.


" iya-iya,mau nitip sesuatu gak?". Ucap irsan seketika.


" Hmm kayaknya enggak deh!". Jawab dira dengan senyuman.


" Okey kami go ya,gak apa-apakan di tinggal dir?". Ujar indi,sambil menunjukkan kesedihan karena meninggalkan dira sendirian.


" Pokoknya kalian jangan pulang kemalaman dan happy fun ya guys!". Pekik dira sesaat indi dan isan melajukan motornya.


Berselang beberapa saat,motor andri sampai diposko. Ia menenteng kresek yang berisi bungkusan nasi goreng dan pisang molen kesukaan dira.


" Andri?". Ucap dira seketika.


" Maaf,aku pergi gak bilang-bilang tadi hehehe..!". Ujar andri sambil cenggigiran.

__ADS_1


" Hmm.. ya udah! ". Jawab dira sambil menatap layar laptopnya.


" Pause dulu,yok kita makan. Dan ini nasi goreng super duper spesial dan porsi jumbo. Kita makan berdua ya?". Ucap andri sambil membuka bungkusan nasi goreng tersebut.


Dira mengisi gelas air minum dari dispenser di samping mereka. Lalu meneguk air sebelum bertempur dengan nasi goreng tersebut.


Andri sudah biasa,meminum di gelas yang sama dengan dira. Bahkan tak jarang meminum dibekas bibir dira,hal tersebut selalu membuat orang-orang salah paham pada dira.


Mereka berdua melahap nasi goreng tersebut tanpa sisa,hingga kekenyangan.


" Hari-hari seperti ini bakalan akan dirindukan ya kan dir?". Ucap andri sambil mengelus puncak kepala dira.


" Hmm emangnya nanti kalau di kampus gak mau ketemu gitu?". Sarkas dira,merasa kurang setuju dengan ucapn andri.


" Beda dir,ini suasana dimana kita selalu melakukan aktivitas bersama!". Ucapnya penuh semangat.


" Hmmm iya sih,tapi kan selagi masih bisa ketemu ya gak akan rindu-rindu amat sih!". Ucap dira dengan senyuman tipis.


Andri memilih tengkurap untuk menonton film dilayar laptop dira,dengan boneka dambo sebagai alas dadanya. Sedangkan dira duduk di sebelah andri.


" Dir,mau tau tempat ternyaman itu dimana?". Ucap andri memecah belah konsentrasi dira ke film tersebut.


" Hmm dimana?". Tanya dira,sambil menoleh ke andri.


Pria itu langsung mengeserkan badanya ke dira,lalu meletakkan kepalanya di paha dira.


" Di sini!". Ucapnya seketika,dira yang masih termunung tak percaya kalau andri begitu berani kepadanya.


" Mau berapa lama seperti ini?".Tanya dira karena lebih dari 25 menit kakinya menopang kepala andri, sehingga membuat kakinya kesemutan.


" Apa kamu kesemutan?". Tanya andri dengan seringaian.


Dira menggeleng-geleng,andri sunghuh jahil ia menyentuh kaki dira yang kesemutan. Gadis itu meringis menahan kesemutan di kakinya.


" Andri jahil amat sih!". Dengus dira sambil cenggigiran menahan kesemutan.


" Dir lihat aku!". Ucap andri seketika,memberi jarak sejengkal di wajah dira.


# Bersambung..


# jangan lupa like,commen dan fav


# Singgah ke novel selanjutnya, perjanjian gaib dan my husband is a psychopat.

__ADS_1


__ADS_2