
Malam itu sudah menjadi rencana orang-orang yang ada di dapur, Arjuna sudah mempersiapkan segalanya. ketika malam sudah menjelang akhirnya mereka sudah tidur dengan semua rencana yang di otak mereka masing-masing.
Ketika pagi sudah menunjukkan geliatnya nampak Satya meminta si mbok dan yang lain mengerjakan pekerjaan sesuai tempat mereka masing-masing.
"Oh ya, Mbak. aku akan keluar kota selama dua hari. ingat bersihkan kamarku jangan mengajak-ngacaknya." ucap Satya.
"Kamu kira aku anak kecil." jawab Si mbok.
Pagi itu Satya bersama dengan Enggar pergi ke perusahaan terlebih dahulu, sedangkan Arjuna dia berpamitan kepada Satya untuk keluar kota. dia juga menumpang dengan Satya, pria itu harus membuat pengalihan agar salah satu diantara mereka tidak dituduh membantu Arumi.
Sedangkan Arumi dan si mbok sudah mempersiapkan segalanya tadi malam, siang itu dia bergegas pergi bersama Si mbok. para penjaga rumah nampak sudah agak berkurang, si mbok segera pergi dengan pakaian seperti biasanya memakai sandal dan lain sebagainya.
"Kamu harus ingat, kamu tidak boleh mengatakan apapun." ucap si mbok.
"Hati-hati ya." jawab Rani.
Hari itu akhirnya menjadi hari pelarian Arumi dan si mbok, mereka akan menjalani kehidupan baru mereka. Arumi akan memiliki garis takdir yang baru.
Dua hari kemudian ketika Satya hendak pulang dia menerima kabar dari Enggar kalau Arumi tidak pulang bersama Si mbok semenjak kemarin.
"Bagaimana bisa, Enggar?" tanya Satya. biasa
"Saya tidak tahu, Tuan. Tapi menurut istri saya dia dan si mbok berpamitan ke pasar dan tidak pernah kembali." jawab Enggar.
"Bagaimana dengan orang-orang yang ada di rumah?" tanya Satya.
"Saya memerintahkan mereka untuk mencari mbok dan Arumi, tapi katanya Mereka tidak bisa mendapatkan keberadaan mereka berdua." jawab Enggar.
"Bagaimana bisa mereka tidak bisa ditemukan." Satya yang marah.
"Saya tidak tahu, Tuan. apalagi anak buah Tuan Arjuna sedang tidak ada di sana karena mereka harus mengurus beberapa hotel yang bermasalah." jawab Enggar.
"Brengsek, ketika aku tidak ada di rumah dan anak buahku berkurang Wanita itu sudah berani melarikan diri." ucap Satya.
"Lalu apa yang terjadi, Tuan? Apa yang akan kita lakukan?" tanya Enggar.
"Aku tidak akan membiarkan wanita itu lepas, Enggar. akan kucari dia sampai dapat." jawab Satya.
__ADS_1
Enggar tidak mengatakan apapun pria itu nampak terdiam namun dalam hati dia terus berdoa agar saat dia tidak bisa menemukan keberadaan Arumi ataupun si mbok.
*BEBERAPA BULAN KEMUDIAN*
PRANGG..
Satya memecahkan vas keramik.
"Kalian semua bodoh, bagaimana bisa kalian tidak menemukan keberadaan wanita itu!" teriak Satya.
"Kami sudah berusaha untuk mencari keberadaan wanita itu, Tuan." jawab anak buah Satya.
Satya terlihat benar-benar begitu frustasi, tiba-tiba saja ketika dia pergi Arumi menghilang dari rumahnya. seharusnya tidak seperti ini, Seharusnya semuanya tidak terjadi seperti yang tidak diinginkan oleh Satya.
"Tuan, Apakah Arumi tidak mempunyai keluarga lain atau Tuan Burhanuddin tidak mempunyai keluarga lain?" tanya Enggar.
"Ini sudah 2 bulan, Enggar. Bagaimana mungkin kalian tidak bisa menemukan wanita itu? wilayah ini begitu kecil, tapi kenapa kalian tidak bisa menemukan keberadaannya?" tanya Satya.
"Kami sudah mencari di sekitar tempat ini dan beberapa kota lainnya, kami sudah menyusuri beberapa desa di kota ini tapi tidak ada kabar sama sekali. bahkan kami juga sudah menempelkan selembaran di beberapa tempat." jawab Enggar.
Satya hanya bisa menghela nafasnya kasar, entah bagaimana dan apa yang terjadi kepada Arumi sekarang.
Lambat laun namun pasti perasaan Satya benar-benar tergoncang, belum selesai dengan rasa bersalahnya sekarang Arumi sudah meninggalkan rumahnya.
Di tempat lain Arumi harus menata hidupnya, Wanita itu sudah pergi, bukan saja keluar kota Arumi dan si mbok bahkan sudah melarikan diri ke negara Thailand. si mbok memiliki saudara yang ada di sana, orang itu menjadi pengusaha makanan. si mbok yakin kalau di Indonesia pasti Satya bisa menemukan mereka, karena itu si mbok memutuskan untuk mengajak Arumi pergi ke Thailand.
Bahkan Enggar dan Rani pun tidak mengetahui hal itu, sepasang suami istri itu benar-benar sangat khawatir dengan si mbok ataupun Arumi, sudah 2 bulan mereka tidak memberikan kabar sama sekali. begitu pula dengan Arjuna, pria itu memberikan tiket penerbangan ke pulau Kalimantan, namun yang terjadi malah di tempat yang sudah ditentukan oleh Arjuna Arumi tidak ada di sana.
"Kalian cari tahu di mana keberadaan Arumi, ini sudah 2 bulan Kenapa dia tidak pergi ke tempat itu?" tanya Arjuna.
"Saya tidak tahu, tuan. memang Nona Arumi menggunakan penerbangan itu, selanjutnya dia tidak pergi ke tempat yang tuan tentukan." jawab anak buah Arjuna.
"Lalu di mana dia sekarang?" tanya Arjuna.
"Saya tidak tahu, Tuan." jawab anak buah Arjuna.
Di salah satu tempat yang ada di Thailand, di sebuah kawasan tempat saudara si mbok tinggal di tempat itu. begitu banyak orang-orang Indonesia, mereka begitu baik kepada Arumi bahkan majikan tempat Arumi bekerja pun sangat baik kepada wanita itu.
__ADS_1
"Arumi Tolong kamu persiapkan pesanan meja nomor 8 sama nomor 19, mereka adalah tamu spesial kita." ucap Bos Arumi.
"Baik, Tuan. oh ya tuan, katanya tuan ada perlu dengan saya?" tanya Arumi.
"Nanti saja kalau kamu sudah selesai dengan pekerjaanmu, karena aku harus membicarakan mengenai salah satu restoran yang sudah aku buka di Cina." jawab Bos Arumi.
Setelah Arumi mengantarkan makanan pesanan meja nomor 8 dan 19 Arumi pergi ke kantor bosnya, pria tua itu meminta Arumi untuk memegang restoran sekaligus penginapan yang ada di Cina. Arumi sedikit terkejut apalagi dia hanyalah pegawai baru, dia takut dia akan membuat para pegawai lama iri kepadanya.
"Aku yakin kamu bisa memegang tempat itu, Jadi aku minta kamu pergi ke Cina untuk mengurus restoran itu. apalagi aku juga mempunyai penginapan yang menjadi satu dengan restoran itu." pinta si bos.
"Kalau bos percaya sama saya, saya akan menerimanya." jawab Arumi.
Kehidupan benar-benar mulai berjalan, Arumi perlahan-lahan mulai merubah dirinya, hatinya kini telah tertutup untuk seorang pria ataupun pria lain. Arumi ingin fokus menjadi seorang wanita karir, Arumi ingin memiliki kehidupan sendiri. wanita itu ingin berjalan menapaki cerita kehidupan yang baru.
*BEBERAPA MINGGU KEMUDIAN*
Arumi akhirnya benar-benar pergi ke Cina bersama Si mbok, di sebuah tempat yang ada di Beijing Arumi menjadi pemimpin atau pemegang restoran sekaligus penginapan tersebut. Arumi yang wajahnya memang memiliki wajah khas orang Asia.., Wanita itu sangat terkenal dengan keramahannya, cara berbicaranya yang halus bahkan tutur katanya benar-benar membuat orang-orang yang ada di sana menyukai Arumi yang begitu baik.
Di tempat itu Arumi mempunyai nama baru, mereka memanggil Arumi dengan panggilan Arumi Lin (Alin).
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
__ADS_1
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)