AKU MENCINTAI ISTERI YANG KU BENCI

AKU MENCINTAI ISTERI YANG KU BENCI
SURAT PERCERAIAN


__ADS_3

Kazuki terus berusaha untuk meyakinkan Arumi, pria itu berusaha untuk membuat Arumi menjadi wanita yang tegar tidak menyakiti dirinya ataupun berusaha untuk menangisi takdirnya.


"kamu percayalah padaku, aku pasti akan selalu berada di sisimu" jawab Kazuki.


setelah hari itu Kazuki meminta anak buahnya untuk melakukan penggugatan cerai terhadap Satya, Kazuki tidak pernah main-main dengan apa yang dia inginkan, Kazuki ingin semuanya cepat selesai.


*BEBERAPA HARI KEMUDIAN*


"Apa ini, Enggar?" tanya Satya.


"Bacalah, tuan. nanti Tuan akan mengerti." jawab Enggar.


Satya menerima amplop coklat itu, pria itu nampak sedikit terkejut karena di amplop itu ada tulisan dari pengadilan negeri.


"Apa ini?" tanya Satya kembali.


"Tuan silakan baca." jawab Enggar tanpa mengatakan apapun.


Tentu saja Satya sangat penasaran, pria itu membuka amplop coklat tersebut. di sana Satya dibuat terkejut dengan isi dari amplop itu surat perceraian.


"Apa maksudnya ini?" tanya Satya.


"Maaf, tuan. itu adalah surat gugat cerai dari Arumi." jawab Enggar.


"Apa maksudmu, Enggar?" tanya Satya yang sedikit bingung namun dia tidak ingin mengerti dengan apa yang dia dapatkan.


"Arumi menggugat cerai, tuan Satya." jawab Enggar dengan hati-hati.


Surat itu baru sampai tadi pagi, Satya harus menerima kenyataan yang begitu pahit ternyata Arumi benar-benar ingin lepas darinya. Di saat Satya ingin memperjuangkan Arumi.., namun wanita itu ingin segera pergi dari Satya. jangan salahkan Arumi kalau dia ingin meninggalkan suaminya, karena apa yang dilakukan oleh Satya di masa lalu masih membekas begitu dalam di hati dan pikiran Arumi.


"Tidak, aku tidak akan melepaskan dia, aku tidak akan membiarkan dia meninggalkanku." ucap Satya.


"Tuan," Panggil Enggar.


"Dengarkan aku baik-baik, Enggar. Aku tidak akan pernah meninggalkan wanita itu, Aku tidak akan pernah menceraikan dia bagaimanapun caranya." Satya yang terlihat mulai marah.


Terasa surat itu bagaikan kehancuran yang benar-benar membuat Satya tidak bisa melakukan apapun. di lain pihak Arumi mendapatkan dukungan yang begitu besar dari Kazuki.


"Aku yakin pria itu ingin segera melepaskan Arumi dariku, aku yakin pria itu ingin segera memilikinya." ucap Satya.

__ADS_1


Satya langsung merobek surat dari pengadilan tersebut, Enggar juga tidak bisa menyalahkan Arumi. terlihat pria itu hanya bisa terdiam seribu bahasa, walaupun Enggar tahu kalau sekarang Satya sudah berubah namun semuanya itu sudah terlambat.


"Memangnya apa yang bisa kita lakukan, Tuan?" tanya Enggar.


Tentu saja aku tidak akan membiarkan wanita itu bersama dengan pria itu, wanita itu masih istriku secara sah agama dan negara. Aku tidak akan membiarkan mereka bersama." jawab Satya.


"Wanita itu sudah bersama Tuan Kazuki, Tuan. Arumi Kelihatannya sudah menerima pria itu." ucap Enggar.


BRAKKK..


"Sampai kapanpun aku tidak akan menyerahkan istriku kepada pria lain, sampai kapanpun aku tidak akan membiarkan dia bersama pria lain." jawab Satya dengan emosi yang mulai tinggi.


Pria itu terlihat menjambak rambutnya dengan frustasi, harapannya mendapatkan sang istri kembali terasa benar-benar sangat berat. salah kan saja dirinya sendiri karena dia tidak bisa mencari jawaban atas apa yang dia tuduhkan kepada istrinya, penderitaan yang dialami oleh Arumi selama 7 bulan menjadi Istri setia benar-benar begitu mengerikan. disiksa secara mental bahkan disiksa secara jasmani membuat Arumi harus merasakan penderitaan luar biasa. Satya yang sudah berubah nampak pria itu akan berusaha untuk mendapatkan istrinya.


"Hubungi pengacara yang ada di Indonesia, katakan padanya untuk melakukan apapun agar sidang perceraian itu tidak berlanjut." pinta Satya.


"Baik, tuan." jawab Enggar.


Satu jawaban namun semuanya bagaikan petir, Satya tidak akan melepaskan Arumi begitu pula dengan Kazuki. pria itu juga sudah terlanjur jatuh cinta kepada Arumi, pria itu akan melakukan segala cara untuk mendapatkan Arumi.


"Enggar pakai jaket mu. kita keluar." pinta Satya.


"Kita mau kemana, tuan?" tanya Enggar.


Sebenarnya beberapa hari yang lalu juga Enggar menemui si mbok secara diam-diam, Enggar mencari tahu mengenai hubungan Arumi dan pria itu. Enggar baru mengetahui kalau Arumi dan Kazuki baru berhubungan sekitar 1 bulan lebih.


Langkah kaki yang terasa berat itu dirasakan oleh Satya, pikirannya melayang entah kemana. pikirannya benar-benar terasa berat ketika dia mengingat Arumi sudah menggugat cerai dirinya.


"Aku tidak akan membiarkanmu lepas dariku, aku akan memperjuangkanmu bagaimanapun caranya. cinta ini adalah cinta yang murni cinta ini begitu luar biasa." guman Satya dalam hati.


Percuma saja pria itu mengatakan hal itu, karena dunia sudah berputar begitu jauh meninggalkannya.


Di musim salju ini Arumi merasakan kegundahan yang begitu luar biasa, sering sekali Satya ke restoran pria itu selalu mencoba mencari perhatian Arumi. namun sayangnya Arumi selalu saja menolak kehadiran Satya.


Di sebuah rumah sederhana Arumi tinggal bersama Si Mbok, mereka nampak menatap salju yang mulai turun sedikit demi sedikit.


"Kenapa kamu ada di luar?" tanya si mbok kepada Arumi.


"Aku hanya ingin menatap salju yang turun saja, Bu." jawab Arumi.

__ADS_1


"Butiran salju tidak akan bisa kita lihat, Arumi. namun bekunya salju itu dapat kita rasakan, dingin terasa menusuk di tulang, hempasan angin bagaikan kesedihan yang kamu rasakan." ucap si mbok.


"Apakah aku tidak berhak mendapatkan kebahagiaan, Bu?" tanya Arumi.


"Tentu saja kamu berhak mendapatkan kebahagiaan, kamu berhak mendapatkan cinta yang pantas kamu dapatkan." jawab si mbok.


"Aku ingin bersama dengan seorang pria yang benar-benar mencintaiku, Bu. aku ingin bersama seorang pria yang selalu mengatakan dia merindukanku." jawab Arumi.


"Kita hanyalah manusia, Arumi. kita hanya bisa berdoa dan memohon kepada Tuhan, kita adalah manusia yang selalu merasakan kekurangan, kita hanyalah manusia yang tak pernah sempurna." jawab si mbok.


"Aku akan berdoa kepada Allah semoga aku mendapatkan jalan yang terbaik, Aku ingin bersama dengan pria itu. walau dia sangat keras tapi aku sangat yakin dia mampu menjadikanku seorang wanita yang sempurna." ucap Arumi.


"Kamu harus meyakinkan dia, kalian adalah makhluk ciptaan Allah namun ada kalanya Jika kamu meyakinkan dia untuk mengikuti agamamu. bukan apa-apa, Arumi. hanya saja jika kalian hidup dalam perbedaan akan terasa tidak ada yang bisa mendukungmu." ucap si mbok.


Wanita tua itu tidak ingin memiliki pemikiran negatif, namun setiap perbedaan pasti akan melahirkan sesuatu yang tidak baik. namun Arumi yakin jika cinta Kazuki dan dirinya mampu memberikan jalan yang terbaik, Malam penuh salju itu membuat si mbok dan Arumi hanya bisa menatap langit. dua wanita itu nampak menatap cahaya dari kejauhan pagar rumah mereka.


"Siapa yang datang, mbok?" tanya Arumi.


"Apa mungkin Kazuki kemari?" tanya si mbok.


"Tidak mungkin Kazuki, kan ada di luar kota untuk menyelesaikan beberapa pekerjaannya." jawab Arumi.


"Lalu, Siapa yang kemarin?" tanya si mbok kembali.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir

__ADS_1


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


__ADS_2