AKU MENCINTAI ISTERI YANG KU BENCI

AKU MENCINTAI ISTERI YANG KU BENCI
TAMU MISTERIUS


__ADS_3

"Aku tidak peduli dan aku tidak mau tahu itu, Tempat siapa tapi yang jelas kalian harus membuat tempat itu hancur dan berantakan. aku harus memiliki tempat itu secepatnya, jika aku tidak segera memiliki tempat itu aku yakin tempat itu akan menghancurkan Hotel ku. Kalian tidak bisa melihat apa kalau hotelku ini sangat sepi gara-gara penginapan itu!!" seru Tuan Wang.


"Tapi tuan, penginapan itu kan cuma penginapan lantai 4. memang bangunannya lantai 5 tapi yang lantai bawah kan restoran. Lalu kenapa tuan takut kalah saingan dengan mereka?" tanya anak buah Tuan Wang yang membuat Tuan Wang benar-benar sangat marah.


"Kalian ini benar-benar bodoh ya, tentu saja aku sangat marah. Tentu saja aku kesal, seharusnya restoran itu sudah tidak ada, sudah tidak beroperasi. kalau perlu restoran itu dijual padaku agar aku bisa membangun kembali restoran itu dan penginapan itu. akan aku jadikan tempat itu lebih besar." jawab Tuan Wang.


Memang orang serakah itu tidak akan pernah menerima semua yang dia miliki, dia akan tetap kurang dengan semua yang sudah dia dapatkan.


"Tapi tuan, apakah tidak berbahaya jika sampai tuan Kazuki mengetahui kalau Tuan mencoba untuk mengganggu tempat itu?" tanya anak buah Tuan Wang.


"Aku tidak peduli, tapi kalian harus melakukan apa yang aku perintahkan. jika kalian tidak melakukan apa yang aku perintahkan maka kalian harus bersiap-siap angkat kaki dari hotel ini. buat apa aku membayar kalian jika kalian tidak bisa melakukan apa yang aku perintahkan?" tanya Tuan Wang yang membuat beberapa anak buahnya langsung terdiam.


Pria tua itu benar-benar sangat menyebalkan, dia selalu saja mengganggu dan mengganggu orang-orang yang ada di tempat itu.


"Pria ini benar-benar sangat menyebalkan, seandainya aku bisa melakukan sesuatu padanya pasti mulutnya itu sudah aku bungkam dengan sesuatu." ucap seorang pria.


"Sudah-sudah, lebih baik kita lakukan apa yang dia perintahkan." jawab pria yang lain.


Hari ini hari yang begitu dingin, karena salju turun terus menerus para pekerja yang kebagian untuk membersihkan salju mereka nampak terlihat melakukan pekerjaannya dengan sangat baik.


Beberapa jam kemudian Arumi sudah sampai di restoran, hari sudah berganti menjadi siang. Arumi meminta beberapa pelayan untuk menghidupkan alat penghangat ruangan.


"Nona." Panggil seorang pria.


"Ya." jawab Arumi.


"Nona, Bisakah kita berbicara sebentar?" tanya si pria


"Ingin berbicara apa, ya?" tanya Arumi yang baru masuk ke restoran.


"Saya ingin membicarakan kerjasama dengan anda." jawab si pria.


Arumi yang masih memakai mantel itu pun wanita itu terlihat membuka matanya.


"Sebentar ya, tuan? saya mau meletakkan motor saya dulu." ucap Arumi.


Tatapan mata seorang pria menatap Arumi yang sedang meletakkan pakaian tersebut.


"Jadi wanita ini adalah kekasih Kazuki, wanita ini terlihat lumayan menarik juga. pantas saja Kazuki menyukai wanita ini." ucap si pria.


Tak berselang lama terlihat Arumi mendatangi pria itu.

__ADS_1


"Apa yang ingin anda bicarakan, Tuan?" tanya Arumi.


"Begini, Nona. saya ingin membicarakan mengenai kerjasama yang akan menguntungkan bagi kita." jawab si pria.


Sesaat kemudian Mei datang dengan membawa minuman hangat untuk 2 orang itu.


"Mei, apakah tadi ada tamu yang mencariku?" tanya Arumi.


"Tidak ada, Nona Alin tidak ada yang mencari Anda, tapi tadi ada tamu yang mendatangi Mbok." jawab Satya.


"Siapa?" tanya Arumi.


"Itu loh yang dekat sekali sama Mbok, Siapa ya namanya.., yang waktu itu kemarin dengan seorang pria lalu Nona Alin usir." jawab Mei.


Tentu saja Arumi tahu siapa yang dimaksud oleh Mei.


"Ya sudah kalau begitu lakukan tugasmu, setelah itu tolong nanti lihat stok barang yang akan datang." pinta Arumi.


"Baik, nona." jawab Arumi yang kemudian pergi.


Hari ini seorang pria datang dengan maksud mengajak Arumi bekerja sama, namun tidak akan ada yang tahu apa maksud dari pria itu.


Ternyata pria itu adalah pria yang mungkin musuh dari Kazuki.


"Maafkan saya, tuan. saya tidak bisa bekerja sama dengan anda, saya hanyalah pengelola restoran dan penginapan ini." ucap Arumi.


"Akan sangat menyenangkan jika anda mau bekerja sama dengan saya, Nona Arumi. apalagi yang saya tahu kalau anda adalah seorang pembisnis yang sangat hebat." ucap si pria.


"Maafkan saya, tuan. bukannya saya menolak Tapi saya tidak mempunyai wewenang atas tempat ini. Jadi jika anda ingin melakukan kerjasama lebih baik anda mencari tempat lain." jawab Arumi sopan.


Terlihat senyum di wajah si pria tatapan matanya seketika begitu menakutkan ketika Arumi menolak kerjasama tersebut.


"Kenapa kamu tidak mau bekerja sama denganku? Aku akan memberikanmu keuntungan besar." ucap si pria.


"Maafkan saya, tuan. saya tidak akan melakukan kerjasama apapun, saya hanyalah pengelola hotel dan restoran ini." jawab Arumi.


Kemarahan dapat dilihat dari mata pria itu, Arumi dapat melihat Kalau pria itu benar-benar sangat kesal.


"Baiklah kalau begitu, kalau kamu tidak mau bekerja sama denganku itu artinya kamu menolak uang-uang yang mungkin akan aku berikan untukmu." ucap si pria.


Sesaat kemudian Seorang Pria muda nampak mendatangi pria itu.

__ADS_1


"Tuan Otaru." Panggil seorang pria.


"Ada apa." jawab anak buah tuan Otaru.


"Yang Saya dengar pria itu tidak ada di sini, Tuan. Dia sedang menyelesaikan beberapa pekerjaan di luar sana." bisik anak buah Tuan Otaru.


"Baiklah kalau begitu, kalau anda tidak mau menerima kerjasama ini tidak apa-apa, Nona. Tapi Aku sarankan untuk kamu menjauhi seorang pria yang bernama Kazuki." ucap Tuan Otaru.


"Maksud Anda apa ya? Anda ini siapa, Kenapa Anda mengatakan hal itu?" tanya Arumi.


"Akan sangat baik bagimu untuk menjauhi pria itu, jika kamu terus-menerus berusaha untuk mendekati pria itu maka jangan salahkan aku karena aku bisa menghancurkan bisnis yang sedang kamu jalankan." ancam Tuan Otaru.


"Maafkan saya, tuan. saya tidak mengenal Anda, walaupun Anda mengancam saya saya minta maaf. saya tidak akan melakukan apa yang anda inginkan, saya bukanlah orang yang akan melakukan kesalahan. jadi lebih baik anda meninggalkan tempat ini, tuan. saya mengatakan ini dengan sopan." pinta Arumi.


Terlihat Tuan Otaru tersenyum menatap Arumi.


"Kamu belum tahu siapa aku, jika kamu tetap tidak bisa menjauh dari Kazuki lihat saja aku pasti akan menghancurkan tempatmu ini tanpa tersisa sama sekali." ancam Tuan Otaru kembali.


"Sekali lagi saya minta maaf, lebih baik anda meninggalkan tempat ini. akan lebih baik jika anda tidak melakukan apapun, Saya tidak ingin memanggil polisi." ucap Arumi yang kemudian meminta pria itu untuk pergi.


Tak berselang lama beberapa anak buah Kazuki sudah masuk ke tempat itu, mereka baru mendapatkan kabar Kalau pria yang bernama Otaru datang ke tempat Arumi.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)

__ADS_1


__ADS_2