
Kabar memang sengaja dihembuskan oleh Arumi mengenai kematian suaminya, dengan perintah Kazuki Arumi sudah mempersiapkan segalanya. Kazuki sudah melakukan operasi di Amerika, pria itu membutuhkan waktu sekitar satu atau dua bulan untuk beradaptasi dengan jantung barunya.
Kabar kematian Kazuki berhembus begitu kencang, Otaru benar-benar begitu bahagia. terlihat pria itu datang ke tempat Arumi dengan semua akting yang sudah ada di otaknya.
"Pria itu akhirnya datang kemari." ucap Enggar.
"Tenang saja, mas Enggar. Aku tidak akan membiarkan pria itu melakukan sesuatu kepadaku, tapi jika dia ingin berbuat jahat padaku aku harus mengatakan padanya untuk bersiap-siap." jawab Arumi.
"Lalu, apa yang akan kamu lakukan? Bukankah dia adalah satu-satunya keluarga dari suamimu?" tanya Enggar.
"Walaupun dia adalah satu-satunya keluarga suamiku, tapi dia adalah pria yang tidak pantas untuk diberikan maaf." jawab Arumi.
"Aku tidak akan pernah mengira kalau adikku akan mati secepat ini." ucap Otaru yang datang mengenakan pakaian serba hitam.
Raut wajahnya terlihat begitu sedih, kesedihan yang dibuat-buat hingga membuat Arumi dan yang lain ingin muntah di depan Otaru.
"Terima kasih atas kedatanganmu, Tuan. tapi Bagaimana anda tahu mengenai kematian suamiku?" tanya Arumi.
"Dunia ini begitu besar, dunia ini mempunyai mata dan telinga." jawab Otaru.
"Benarkah? lalu, apakah mata dan telinga itu bisa mengatakan dengan jelas mengenai rencana seseorang yang selalu ingin menghabisi suamiku?" tanya Arumi.
Mendapat sindiran seperti itu tentu saja pria itu sedikit kesal.
"Apa maksudmu?" tanya Otaru.
__ADS_1
"Apakah dunia ini bisa dikatakan adil kepada suamiku? begitu banyak orang yang ingin menyakitinya hanya karena ingin mendapatkan kekayaannya saja." jawab Arumi.
Para tamu yang ada di tempat itu tentu saja mereka tahu apa yang dikatakan Arumi, wanita itu seolah memberikan tekanan yang begitu tajam kepada Otaru.
"Memangnya siapa yang ingin membunuh suamimu? katakan, aku pasti akan membunuhnya." ucap Otaru.
Dari kata-kata yang diucapkan oleh pria itu ingin sekali Arumi tertawa terbahak-bahak.
"Yang pastinya orang itu adalah orang yang dikenal oleh Tuan Kazuki, orang yang mungkin sangat dekat dengannya namun dia mempunyai kebusukan yang sangat luar biasa." ucap Satya yang juga berada di tempat itu.
Otaru datang bersama Tuan Wang, mereka berdua nampak menatap Satya yang ada di tempat itu.
"Tuan Satya." ucap Tuan Wang.
"Halo Tuan Wang, Aku tidak pernah mengira Tuan Wang akan menghadiri upacara pemakaman dari tuan Kazuki." jawab Satya.
"Benarkah? lalu apa yang anda inginkan di sini? Bukankah Anda juga menginginkan salah satu bisnis yang dikelola oleh Nyonya Arumi?" tanya Satya.
Di depan begitu banyak orang tentu saja kata-kata yang diucapkan oleh Satya membuat para pelayat hari itu saling membicarakan satu sama lain.
"Apa-apa maksud, Tuan Satya? saya tidak mengerti." ucap Tuan Wang yang terlihat berusaha untuk menenangkan dirinya.
"Yang saya tahu anda menginginkan penginapan dan restoran milik Nyonya Arumi, bukan? Anda benar-benar sangat tidak bermanusia, anda menginginkan milik orang. anda benar-benar begitu terobsesi untuk mendapatkan tempat usaha Nyonya Arumi." jawab Satya.
Seketika para pengusaha mencibir Tuan Wang karena dia berusaha memiliki tempat itu dengan cara yang begitu licik.
__ADS_1
"Saya tidak mengerti dengan kata-kata Anda, tuan. lebih baik anda tidak mengatakan itu karena itu akan menimbulkan fitnah." ucap Tuan Wang.
"Kenapa saya harus melakukan fitnah kepada Anda? Bahkan waktu itu Anda bekerja sama dengan saya untuk mendapatkan tempat itu, bukan? waktu itu saya tidak tahu kalau Tempat yang ingin anda ambil adalah tempat mantan milik mantan istri saya." jawab Satya.
Baru kali ini Tuan Wang mengetahui kalau Arumi adalah mantan istri dari Satya, pria itu sangat terkejut. benar saja waktu itu Satya langsung pergi, dia tidak mau mengambil seluruh kerjasama dengan Tuan Wang karena Tempat yang ingin diambil oleh Tuan Wang adalah milik dari mantan istrinya.
"Mantan istri?" tanya Tuan Wang.
"Iya, Nyonya Arumi adalah mantan istri saya." jawab Satya.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
__ADS_1
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)