AKU MENCINTAI ISTERI YANG KU BENCI

AKU MENCINTAI ISTERI YANG KU BENCI
KAZUKI MARAH


__ADS_3

BRAKKK!!


Kazuki mendobrak pintu bangunan tempat Otaru.


"beraninya kamu menculik istriku otaru seru Kazuki yang sudah masuk ke dalam salah satu persembunyian Otaru.


"Apa yang kau lakukan di sini!!" seru Kazuki.


BRAKK!!!


"Tangkap mereka semua!!" seru Kazuki.


"Jika kamu berani melakukan sesuatu maka aku pasti akan membunuh mereka berdua!!" seru Otaru.


"Jika kamu berani melakukan sesuatu kepada istriku dan anakku, maka akan kupastikan kalau kamu dan mereka semuanya akan aku bunuh!!" seru Kazuki.


Otaru tidak akan pernah mengira kalau Kazuki tiba-tiba datang ke tempat itu, bahkan mereka langsung menyerang dengan semua yang sudah dia kerahkan.


"Kamu berani mengancamku? Kamu kira aku tidak akan berani membunuh anak dan istrimu?!" seru Otaru.


Tanpa mengatakan apapun Kazuki langsung mengambil salah satu pistol yang ada di tubuh Daichi.


DORR!!


satu tembakan mengenai salah satu kaki Otaru.


"Kamu kira aku juga hanya mengancam? jika kalian berani menyentuh istriku walau sehelai rambutnya maka aku akan membunuh kalian. di sini berapa jumlah kalian? aku sudah membawa seluruh anak buahku, bahkan aku juga sudah mengerahkan seluruh polisi. Aku mau lihat kalian mati mengenaskan di sini atau kalian pulang bersama istri dan anak-anak kalian!!" teriak Otaru.


Anak buah Otaru seketika nyalinya langsung menciut saat Kazuki mengatakan hal itu, tentu saja mereka tidak akan berani melakukannya jika mereka berani melakukan sesuatu yang membuat Kazuki marah. bisa-bisa mereka dibunuh atau masuk penjara.


"Ampuni kami, Tuan. kami tidak bermaksud untuk menculik anak dan istri Tuan." ucap salah satu anak buah Otaru.


"Sekarang bawa mereka kemari!" perintah Kazuki.

__ADS_1


"Jika kalian berani membawa mereka, aku pasti akan membunuh kalian!!" seru Otaru.


Kazuki nampak tersenyum, pria itu sudah terjepit malah masih berani mengancam anak buahnya.


"Memangnya kamu membawa apa? Aku ingin tahu apa yang ingin kamu lakukan, kita lihat Apa yang terjadi jika aku langsung membunuh kalian. bahkan aku membuat kalian kehilangan segalanya." jawab Kazuki.


Ancaman yang ditunjukkan oleh Kazuki bukanlah ancaman yang main-main, sekarang pria itu tidak akan menganggap Otaru sebagai saudaranya. anak buah Otaru tentu saja tidak akan berani melakukan hal itu, mereka lebih memilih untuk menyelamatkan diri mereka.


"Sayang." panggil Arumi.


Anak buah Otaru melepaskan Arumi dan Putri kecilnya, sedangkan Otaru sendiri dia tidak bisa melakukan apapun karena Kazuki membawa begitu banyak anak buah.


"Jangan pernah berani mencoba untuk mengancamku!!" teriak Otaru.


"Siapa yang mengancammu? memangnya apa yang sudah aku lakukan?" tanya Kazuki.


Arumi dan putrinya sudah berada di pelukan Kazuki, pria itu melihat sang istri yang sudah mendapatkan bekas tamparan di wajahnya.


"Berani sekali kau memberikan gambaran di tubuh istriku." ucap Kazuki yang kemudian berjalan di depan Otaru.


satu tamparan diberikan oleh Kazuki di wajah Otaru.


"Beraninya kamu melakukan hal itu padaku!!" teriak Otaru.


"Kenapa aku tidak boleh melakukannya? bahkan kau dengan berani menampar wajah istriku." jawab Kazuki.


Tak ada kata yang bisa diucapkan oleh Otaru. pria itu melihat pistol yang ada di tangan Kazuki.


"Tuan, beberapa polisi sudah datang." ucap Daichi.


"Minta mereka untuk mengamankan mereka semuanya, aku akan menuntut pria ini karena sudah berani mencelakai istriku." ucap Kazuki.


Beberapa polisi langsung masuk ke dalam ruangan itu, tatapan mata mereka menatap Kazuki yang sudah mempersilahkan para polisi untuk menangkap Otaru.

__ADS_1


"Aku tidak akan pernah bisa dimasukkan ke penjara!" teriak Otaru.


"Siapa yang akan membuatmu masuk penjara, aku akan menjebloskanmu ke penjara seumur hidupmu. Aku tidak akan membiarkanmu hanya masuk, tapi aku akan membuatmu membusuk dipenjara." jawab Kazuki.


Para polisi langsung membawa Otaru pergi, "Aku tidak akan dipenjara!" teriak Otaru.


Kazuki tidak mengatakan apapun, pria itu menetap sang istri dan Putri kecilnya.


"Ayo kita pulang." ajak Kazuki kepada istri dan Putri kecilnya.


Daichi sedikit menghela nafas karena Arumi dan putrinya tidak mengalami apapun, karena ketika Otaru ingin melakukan sesuatu. Kazuki sudah berada di sana.


"Lepaskan, lepaskan aku!!" teriak Otaru yang dibawa oleh para polisi.


Percuma saja meminta maaf atau berusaha untuk dilepaskan, semuanya benar-benar sudah terlambat. Kazuki tidak akan melepaskan saudara tirinya itu karena sudah berani menculik istrinya.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci

__ADS_1


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


__ADS_2