
"Sebenarnya aku kemari karena ada urusan pekerjaan, jadi mau tidak mau Mas Satya kemari lagi." jawab Satya.
"Memangnya apa yang membawamu kemari? Apakah ada sesuatu?" tanya Arumi kepada Satya.
"Maafkan aku, sebenarnya beberapa hari yang lalu Daichi menelponku. dia bilang ingin meminta tolong kepadaku mengenai perusahaan Kazuki." jawab Satya.
"Maksudmu apa?" tanya Arumi.
"Sebenarnya Daichi sangat kasihan kepadamu dengan semua yang sudah terjadi, sebelum suamimu tidak sadarkan diri seperti ini dia pernah bilang jika ada sesuatu dengannya Daichi disuruh minta tolong kepadaku." jawab Satya.
"Kenapa suamiku harus meminta tolong kepadamu?" tanya Arumi.
"Kamu percaya atau tidak, Tapi sering sekali kami berbicara dan merundingkan sesuatu. aku dan suamimu sering membicarakan mengenai dirimu dan kehidupan kalian, dia juga menceritakan mengenai kalau dia sering sakit karena jantungnya yang tidak sehat itu." jawab Satya.
Memang terkadang Arumi melihat suaminya berbicara dengan seseorang, Arumi tidak akan pernah mengira kalau orang yang diajak berbicara oleh suaminya adalah mantan suaminya.
"Pantas saja aku sering melihat dia menelpon seseorang, Ketika aku bertanya dia selalu bilang dia sedang menelpon temannya. aku kira dia berbicara dengan siapa, tak tahunya kamu sedang berbicara dengan suamiku." ucap Arumi.
"Kamu jangan salah paham, aku sudah bilang kan kalau aku akan berubah. aku sudah mengikhlaskanmu menjadi isteri Kazuki. apalagi yang aku tahu kamu benar-benar begitu bahagia, sekarang kita adalah saudara walaupun dulu kita mempunyai hubungan yang benar-benar tidak menyenangkan." ucap Satya.
"Lalu, apa yang kamu inginkan di sini?" tanya Arumi.
Sesuai dengan permintaan suamimu, aku akan membantumu di sini, kita akan lihat Bagaimana kondisi suamimu. dia harus berjuang di sana, apalagi yang aku dengar dari Daichi kalau kondisinya sudah lebih baik." jawab Satya.
"Kamu benar, mas. aku berdoa semoga dia cepat sembuh, Cepat kembali bersama kami dan cepat memberikan aku cinta yang selalu dia berikan." jawab Arumi.
__ADS_1
Satya memang bisa mengatakan hal itu, namun jantungnya berdebar begitu kencang ketika Arumi tersenyum saat dia membicarakan mengenai suaminya.
"Apa kamu yakin ingin melakukan hal itu, Satya?" tanya si mbok.
"Tentu saja mbok aku akan melakukan hal itu, aku sudah berjanji kepada Kazuki ketika dia masih sehat. Aku bilang padanya aku akan menjaga Arumi, aku memang tidak bisa menjaganya sebagai wanita yang aku cintai. namun tidak apa-apa kan jika aku menjaganya sebagai seorang adik." jawab Satya.
"Ada seribu ketidak percayaan di mata si mbok, karena wanita tua itu dapat melihat rasa cinta di mata Satya.
"Ya sudah kalau begitu, kalau kamu mau membantu Arumi Mbok benar-benar sangat berterima kasih. Oh ya, Kamu tinggal di mana sekarang?" tanya si mbok.
aku mempunyai apartemen yang tidak jauh dari perusahaan Kazuki." jawab Satya.
"Lalu, Kalian sudah makan belum? pagi-pagi buta sudah sampai di sini." sindir Si Mbok lagi .
"Belum, Mbok. kami belum makan, kami kelaparan dari tadi malam." Enggar yang langsung berbicara tanpa malu sama sekali.
"Kamu masih tetap saja sama saja, Enggar. kamu itu selalu berbicara seperti itu, kalau ada istrimu mungkin tanganmu itu akan dipukuli." canda si mbok.
"Masa' sih Mbok. aku udah berubah banyak banget loh. dulu aku itu orangnya pelupa Tapi sekarang kan aku tidak lupa sama sekali." ucap Enggar.
"Coba kamu masih pelupa, Mas Enggar. Apa mungkin kamu kalau keluar dari rumah kamu bilang kalau kamu itu pasti perjaka? soalnya kan kamu pelupa, lupa lupa sama anak lupa sama istri." ucap Arumi yang membuat Enggar tertawa kecil.
Setelah pembicaraan itu akhirnya si mbok mengajak Satya dan Enggar untuk makan, perbincangan dan pertemuan Hari itu membuat Arumi tahu kalau suaminya benar-benar takut kehilangan dia.
DUA HARI KEMUDIAN
__ADS_1
"Arumi." Satya yang berada di perusahaan Kazuki.
"Iya Mas, ada apa." jawab Arumi.
"Kamu berhenti dulu, ada sesuatu yang harus kamu lihat." jawab jawab Satya.
"Memangnya ada apa, Mas?" tanya Arumi yang melihat Satya benar-benar serius.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
__ADS_1
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)