
Siapa yang akan mengira kalau Satya adalah mantan suami dari Arumi, mungkin bagi orang-orang terdekat Arumi mereka sudah mengetahuinya. namun bagi orang-orang seperti Tuan Wang ataupun Otaru mereka sangat terkejut dengan kata-kata yang diucapkan oleh Satya.
"Pantas saja dia tidak mau membuat masalah di restoran itu." guman Tuan Wang.
Senyum ditunjukkan oleh Satya ketika melihat Tuan Wang benar-benar dibuat kebingungan oleh Satya, apalagi Satya juga berinvestasi di salah di hotel milik Tuan Wang.
"Kalau seperti ini jangan-jangan Tuan Satya akan menarik investasinya di hotel." guman Tuan Wang yang terlihat kebingungan jika tiba-tiba Satya akan melakukan hal itu.
Apakah ada yang kamu pikirkan Tuan bang tanya Satya lambang terlihat bingung harus menjawab apa sesaat kemudian pria itu nampak tersenyum dengan semua kata-kata yang diucapkan oleh Satya Tentu saja tidak Tuan Kenapa saya harus kebingungan jawab Tuan bang Ya sudah kalau begitu aku pikir Anda kebingungan Kalau Anda sudah siap Maka karena anda sudah di sini saya harus mengatakan suatu hal ucap ya mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Satya seketika Tuan uang tersentak dalam pikirannya Satya akan menarik kembali investasi yang ada di hotelnya Memangnya ada apa Tuan Satya tanya tuanwan yang terlihat menenangkan diri karena saya harus membantu Nyonya Arumi mengurus perusahaan Tuan Kazuki maka saya harus berat hati mengatakan hal ini ucap Satya.
DEG.
DEG..
seketika jantung Tuan Wang berdebar saat dia mendengarkan perkataan Satya.
Ada apa ya, Tuan?" tanya Tuan Wang.
"Saya akan menarik investasi saya yang ada di hotel Anda, saya harus mengambil seluruh uang yang pernah saya gelontorkan di restoran hotel Anda." jawab Satya.
Bener apa yang ditakutkan oleh Tuan Wang, Satya benar-benar menarik investasi yang ada di hotelnya.
"Kenapa bisa seperti itu, Tuan?" tanya Tuan Wang.
__ADS_1
"Tentu saja saya bisa melakukan apapun karena itu adalah uang saya. Saya akan mengambil uang saya kembali dari hotel Anda, saya akan fokus di perusahaan Tuan Kazuki." jawab Satya.
Melihat Satya sorot mata Satya, nampak pria itu menganggap Satya adalah orang yang berbahaya. mungkin juga pria itu akan menjadi penghalang untuk mengambil seluruh milik Kazuki.
"Aku tidak akan pernah melepaskan sesuatu yang sudah menjadi milikku." ucap Otaru yang dari tadi menatap Satya.
Tentu saja pria itu sudah memikirkan 1000 cara untuk menjebak Satya, dia tidak akan membiarkan Satya mendekati Arumi bahkan mengambil seluruh harta milik adiknya itu.
"Tidak sepantasnya Anda mengatakan hal itu, Tuan Satya. anda datang kemari setelah mendengar kabar kematian dari adikku, Apakah ada tidak tahu malu atau Anda memang tidak punya malu?" tanya Otaru.
Satya tidak ingin meneladani Apa yang diucapkan oleh Otaru, dia tahu kalau pria itu memang berniat untuk membuat Satya marah dan sakit hati.
"Kenapa Anda mengatakan hal itu, Tuan Otaru, Apa maksud dari perkataan Tuan?" tanya Arumi.
Arumi nampak menunjukkan senyumnya kemudian menatap Otaru. "Apakah yang Anda maksud itu Tuan Satya ingin mendekati saya karena kekayaan suami saya?" tanya Arumi.
"Tentu saja, apalagi yang ingin dia lakukan. apalagi kamu adalah seorang janda kaya yang mewarisi kekayaan dari adikku." jawab Otaru.
"Lalu, Sebenarnya apa yang ingin anda lakukan di sini? Ya..., saya juga tahu anda tidak pernah ingin berada di sini, bukan? Lalu kenapa tiba-tiba ada di sini? bahkan mencoba untuk berbuat baik kepada pria yang selalu anda benci." tanya Arumi.
Kata-kata ya diucapkan oleh Arumi tentu saja membuat Otaru sangat tersinggung.
"Kenapa kamu mengatakan hal itu, apakah kamu sudah berselingkuh dengan pria itu sebelum adikku meninggal?" tanya Otaru.
__ADS_1
Tuduhan yang di berikan oleh Otaru tidak membuat Arumi marah. wanita itu malah mengatakan kata-kata yang pedas.
"Mengatakan sebelum anda mengatakan hal itu." sindir Arumi.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
__ADS_1