
Disebuah club malam, iya Vino sedang berada di club malam itu. Vino juga terlihat di kelilingi oleh beberapa wanita cantik yang pakaiannya kurang bahan.
Tadinya Vino pergi ke rumah Jessy, tapi Jessy nya tidak ada jadi Vino memilih club malam untuk dirinya bersenang-senang.
"Mas, malam ini aku temanin kamu." Kata salah satu wanita yang nemenin Vino.
"Kita bersenang-senang, aku juga siap di acak-acak mas," sambung salah satu wanita yang lainnya.
Lalu wanita yang satunya lagi, sibuk mer*m*s-r*m*s milik Vino dengan tangannya. Bahkan tangan wanita itu sudah menyusup masuk ke dalam celana Vino.
"Emmhh...."
"Kita minum lagi!
"Pokoknya sampai mabuk!"
Vino dan ketiga wanita itu minum bersama, sungguh ternyata Vino adalah laki-laki yang doyan dengan j*l*ng juga.
"Pelan-pelan, sayang!" lirih Vino, karena merasakan keenakan karena ulah satu wanita j*l*ng itu.
__ADS_1
"Mas, kamu tidak mau pesan kamar? Biar aku bisa lebih liar lagi," kata wanita itu terdengar d*s*h*n lembut dari mulut wanita itu.
"Iya mas juga sudah tidak kuat, Elly dan Ellen, kalian pergilah! Aku mau sama Siva saja dan ini bayaran kalian," Vino memberikan beberapa lembar uang pada Elly dan Ellen.
"Terimakasih mas," sebelum Elly pergi dia memberikan ciuman bibir di bibir Vino."Acch.." terdengar suara itu begitu menikmatinya.
Sedangkan Ellen tiba-tiba membuka bajunya hingga dua gundukan kembarnya menyembul keluar.
"Mas k*l*m*n p*t*ng aku!" pinta Ellen, sungguh menjijikkan sekali.
Tapi Vino langsung melakukan itu, bahkan dia meny*d*t p*t*ng Ellen agak lama.
"Mas, aku juga mau...." rengek Siva.
"Sayang, kalau kamu khusus, nanti kamu harus puaskan adik kecil mas sampai puas," sahut Vino, setelah Elly dan Ellen pergi Vino langsung membawa Siva ke hotel.
Di mobil sebelum Vino menyalakan mesin mobilnya, mereka juga berciuman begitu hangat bahkan Siva meng*m*t m*l*k Vino terlebih dahulu.
"Achhh, sayang kalau kamu seperti ini, bisa-bisa aku garap kamu di dalam mobil, sudah tidak kuat sekali sayang," kata Vino terdengar nafasnya tersengal-sengal karena mehanan d*s*h*nnya.
__ADS_1
"Sebentar mas, ini sudah sangat tegang!" pinta Siva, dia terus melanjutkan aksinya dan Vino juga menikmatinya.
Tanpa memberikan aba-aba tiba-tiba Siva membuka celana Vino, lalu mengeluarkan m*l*k Vino yang sudah sangat tegang. Siva langsung menaikan rok nya lalu melepaskan c*nya dan mengarahkan m*l*k Vino ke dalam rumah siputnya.
Siva yang sudah melayani laki-laki hidung belang, tidak butuh lama karena m*l*k Vino juga langsung masuk dengan sempurna dan Siva juga langsung berg*y*ng manja.
Kini mereka tidak jadi pergi ke hotel, karena akhirnya mereka bermain di dalam mobil, Siva g*y*ng sedangkan Vino asik meny*s* seperti anak bayi.
"Enak mas, lebih kuat mas!"
Vino menuruti apa kata Siva, sungguh Vino ini laki-laki br*ng*k yang tidak bersyukur punya istri sebaik Alina.
Vino bersenang-senang dengan Siva, bahkan setelah permainannya di dalam mobil selesai Vino langsung buru-buru pergi ke hotel untuk melanjutkan permainannya selanjutnya.
*****
Malam menunjukkan pukul 10 malam, Vino belum pulang tapi Alina tidak perduli, biarkan Vino mau melakukan apa saja.
BERSAMBUNG
__ADS_1
Terimakasih para pembaca setia