Alur Hidup Yang Rumit

Alur Hidup Yang Rumit
Kencan ??...


__ADS_3

Yollan yang sudah pulang dari tadi siang sedang mempersiapkan keperluan untuk besok pagi berangkat pulang , merebahkan diri sejenak.


Meraih Handphone , membuka dan membaca pesan yang masuk yang salah satunya pesan dari Ardi .


"lan , kapan kembali.. biar nanti aku yang jemput " . isi pesan Ardi


saat Yollan akan membalas ada panggilan berdering , dengan nomer yang tak dikenal.


" siapa ini ?"


" *Hallo.."


" halo lan , jangan lupa jam 7 aku jemput " yang tak lain suara Azka


" iya pak* "


Tut..Tut... panggilan berakhir. Yollan langsung melanjutkan membalas pesan dari Ardi.


" besok , tak usah menjemput "


Yollan sangat tidak ingin memberi harapan apapun pada Ardi. Saat akan menaruh handphone ada balasan masuk.


" aku akan tetap menjemput " . Ardi memaksakan kehendaknya walau nanti tak ada kabar waktu dan pesawat yang akan digunakan , dia akan cepat mendapatkan info.


Yollan tak membalas pesan itu , dia memejamkan mata didera rasa lelah. tetapi dia tidak tidur hanya merasakan lelah yang pada akhirnya membuka mata kembali menatap kosong langit langit.


Hembusan nafas kasar yang dikeluarkan benar benar terasa berat , dirasainya dada yang sulit untuk bernafas tenang. Fikirannya berkecamuk , bagaimana melepaskan Ardi yang sangat ingin kembali menjalin hubungan tanpa memperdulikan apapun lagi.


Yollan yang sudah menghindar pun seolah olah Ardi tak peduli , hanya terus mendekati dengan cara yang selalu memaksakan kehendaknya tetapi dalam batas yang wajar.


Yollan bangun dari tempatnya merebahkan diri , bergegas mandi karena waktu sudah mulai gelap. mempersiapkan untuk melaksanakan ibadah sebelum menepati janjinya pada Azka.


* * * *


Azka merasa sangat berbeda hari ini , hatinya sedang merasa sangat bahagia.


pulang bekerja langsung bersiap siap akan pergi menjemput orang yang sangat disukainya , terlihat rona bahagia di wajahnya walau dengan sedikit memaksa agar orang yang disukainya itu tetap mau diajak keluar tapi ada rasa kepuasaan dalam hatinya.


" Aku sudah tidak sabar rasanya " gumamnya dalam hati. " pergi berdua saja , rasanya benar benar tak karuan , aku tak biasa seperti ini. waaah detak jantungku makin kencang berdetak padahal belum aku bertemu orangnya. semoga bisa tenangkan diri saat bertemu dengannya" berbicara sendiri didepan cermin dengan tangan didadanya.


* * * * *

__ADS_1


tepat pukul 7 malam arka sudah ada di depan gerbang mess.Dan terlihat Yollan sedang menuju ke arah mobilnya.


" sudah lama menunggu pak ? , maaf "


" tidak , ini pas ..."


di dalam mobil mereka berdua canggung , Yollan tak berani melihat Azka ataupun berbicara mendahului atasannya itu.


" apa yang kamu lakukan selepas pulang kerja siang ? " akhirnya Azka memulai obrolan .


" tidak ada pak, hanya beres beres pakaian saja "


" besok aku antar ke bandara ya ? "


" uhmm.. pak gak usah repot repot , saya memakai taxi online saja "


" baiklah " diam sejenak " Lan , bisa gak jangan memanggil bapak d luar kerja.. serasa aku jauh usianya dari kamu padahal cuma beda 3 tahun "


" eh.. rasanya tidak enak pak "


" please ... panggil Azka saja , lagian sekarang kamu bukan bawahan aku lagi. iya kan ? "


" itu lebih bagus..." senyuman tersungging di wajahnya sekilas memerah merona , rasa senang di panggil seperti itu.


mobil sudah terparkir di area parkir , Restoran sederhana yang dipilih Azka karena Yollan memintanya memutar mencari restoran yang tidak mewah. Azka menuruti Yollan.


memasuki ruangan , Azka meminta ruang privat agar tak terlalu bising dan tetap fokus makan . tidak ada yang lalu lalang melewati tempatnya.


makanan yang tadi sudah dipesan sudah terhidang di meja.


" makanlah.. "


" ba..baik pak , eh maz "


mereka berdua makan tanpa bersuara , sesekali Azka melihat Yollan , rasanya menyenangkan bisa memandang wajahnya agak lama dari biasa walau saat di kantor Azka sering mencuri curi kesempatan untuk melihat wanita yang disukainya.


" semakin dilihat , semakin manis saja " gumam Azka dalam hati.


setelah selesai makan , Azka meminta pelayan untuk membereskan piringnya dan hanya menyisakan minum karena menunggu makanannya turun ,,


" Lan , apa sudah tahu tempat tempat disini ?"

__ADS_1


" belum maz , saya jarang kemana mana " bahkan Yollan tak pernah kemana mana selain ke tempat kerja , makan pun selalu delivery online.


"sudah ini kita ke taman yuk , disana kamu pasti suka tempatnya.."


" boleh.."


setelah itu mereka pergi dan menuju ke taman yang ditunjuk Azka..


sebenarnya azka pun tidak pernah kesini , hanya sering lewat saja dan sering melihat orang orang sedang berpacaran .


" maz , tempatnya bagus tapi..." Yollan melihat banyak pasangan dikiri kanannya


" tapi apa ? "


" sepertinya taman ini khusus buat sepasang kekasih , banyaknya pasangan disini maz "


" apa iya ? , ah biarkan saja . toh kita jg berpasangan kan "


" ah .. iya pak " senyum canggung , baru sadar akan hal itu


malam semakin larut , mereka banyak mengobrol tentang dan kadang tertawa bersama . mereka bangkit dari duduk dan akan pulang . setelah sampai di gerbang mess Yollan Azka mengucapkan terimakasih


" terimakasih atas kencannya hari ini , semoga kedepannya kita bisa bertemu dan berkencan kembali " ucap Azka dan menyunggingkan senyuman


" kencan...? "


" Anggaplah seperti itu " kekeh Azka


" hmmm.. kalau gt saya permisi maz , selamat malam "


" selamat malam jg ..."


di perjalanan Azka bersenandung , merasa sangat senang bisa berdua sangat lama dengan Yollan walau tanpa menyentuhnya itu sangat cukup bahagia.


aku jatuh cinta kepada dirinya


sungguh sungguh cinta oh apa adanya


tak pernah ku ragu , namun tetap selalu menunggu.. sungguh aku jatuh cinta kepadanya...


seperti itu Azka bersenandung , mengikuti lagu yang sedang di putarnya di dalam mobil.

__ADS_1


__ADS_2